
Dia berfikir untuk memanfaatkan pria di hadapanya, tapi tanpa ia ketahui Sakutapun, berpikir demikian.
' mungkin aku akan membebaskan perempuan ini, Tapi itupun kalau dia yang minta,' batin Sakuta. Dan Sakuta ingin memanfaatkannya, untuk menemukan jalan, di mana tempat para bos dari Dongeon lantai ini berada.
" Aku berpikir, Tuan Sakuta, apa mungkin, mau mencari bos dari Dongeon ini? "
' Pas sekali dengan apa yang aku pikirkan,!' batin sakuta. " Yah kau benar apa kau mengetahui tempatnya?."
" Aku mengetahuinya, tapi tuan!, apa tuan mau membebaskanku?." Tapi di pikirannya, seketika itu terlintas, sesuatu yang penting, mustahil bagi seorang manusia biasa yang tak memiliki mana, mampu membuka segel, yang mampu membelenggunya saja, bagai seorang yang lebih menyeramkan dari seorang iblis batinya, bahkan rantai yang membelenggunya mampu menghisap mana miliknya.
Kalaupun, mana mampu menghancurkan belengku di tubuhnya, dia mungkin sudah menghancurkannya dari dulu, karena dia di kurung dan di segel di Dongeon, jauh dari jangkauan manusia, agar dia tidak mudah di temukan, dan berakhir bebas.
" Baiklah, aku akan membebaskan mu!." Sakuta membuat, segel tangan.
" LEPASKAN KEKAI.."
Belenggu, yang memenuhi gadis misterius itu, seketika hancur dengan mudah.
' Mana mungkin!' Batin gadis misterius tersebut, ' Aku harus berhati-hati padanya, mungkin, kalau aku menyinggungnya, aku akan berakhir seperti rantai yang membelengguku,'. Gadis misterius itu sempat memandangi rantai-rantai kecil yang jatuh berhamburan di lantai.
" Boleh kutahu namamu? Dan kenapa kau bisa di kurung di sini?." Sakuta membuat, gadis misterius itu, kaget dari lamunanya.
__ADS_1
" Namaku Tomoe Gozen, Aku berasal dari Benua Badai, aku di kurung oleh Dewa perang, Lubu keiji, karena dulu hampir membantai habis, salah satu negara, di Benua Badai, tepatnya di bagian Utara."
Sakuta mengangguk." Dunia ini ternyata begitu sempit, sampai aku bisa bertemu, Dewi racun es, yang terkenal di benua Badai."
" Bagai mana kau tau tentangku? aku bahkan tidak sekuat dirimu tuan, Kalau boleh tau tuan berasal dari mana?."
" Ehem.. Tolong tanyakan padaku satu persatu."
" Maafkan aku, tuan Sakuta."
" Aku berasal dari benua Angin."
" Aku, terkejut, ada orang kuat, dan hebat selain, tuan Hanzo ( Hanzo adalah legenda shinobi ) di benua Angin, mungkin masih banyak yang aku, tidak ketahui."
' Apa Cantik.' Sambil tersipu malu, dia menundukan wajahnya, tapi rona pipinya tetap terlihat.
" T. T. Tuan terlalu banyak memuji."
" Tidak kau memang cantik, dan kuat, mungkin, Dongeon lantai ini membeku karena, tak kuat menampung besar mana milik mu."
Wajahnya berubah serius kembali, " Yah, rantai yang membelengguku, menghisap mana, sehingga menyulingnya dan memaparkanya, menjadi hawa dingin, yang menyelimuti lantai ini."
__ADS_1
" Baiklah, Sekarang, penuhi keinginanku tadi."
Tomoe mengangguk, " Tuan apa aku, boleh selalu bersamamu." Sambil Tubuhnya bertingkah, panik dan malu.
" Hemm. terserah padamu dewi, tapi kenapa kau mau mengikuti."
Eksperi wajahnya merah dan panik, sambil tersipu malu-malu.
" Aku, pernah menjadi pembunuh, yang di takuti semua orang, tapi tuan berbeda."
" Aku paham, semua orang tidak mau sendirian kan, Baiklah kita akan berteman."
Tomoe, berubah wajahnya menjadi senang.
" Terimakasih tuan, aku akan selalu mengikuti mu."
" Jangan terlalu formal, kita sepertinya seumuran, panggil saja namaku Sakuta, atau Ryogo." Sakuta menatap matanya.
Sehingga Tomoe panik, dan memutar-mutarkan tangannya, supaya Sakuta tak menatap, panas wajahnya.
' C. C. C. Cantik, Cantik, dia menyebutku, cantik, apa yang harus aku lakukan, Moo.' Batinya, Sambil memegangi dadanya, yang masih malu dan panik.
__ADS_1
" Baiklah, tuan bisa ikut aku."