
Selama Vanka berada dirumah Belle, dia selalu melihat Belle yang setiap pagi hari harus menerima paket bunga dari kurir. Hal tersebut membuat Vanka penasaran akan hal itu.
"Kak, itu dari siapa?" tanya Vanka pada Belle.
"Aku tidak tau."
"Sepertinya selama aku disini, paket bunga selalu datang ke rumahmu setiap hari."
"Sebelum kau tiba disini pun aku sudah menerima bucket bunga setiap harinya." ucap Belle.
"Boleh aku lihat pesannya?"
"Bukalah."
Jovanka membuka isi surat tersebut yang bertuliskan :
*Have a nice day my queen
-Mr. T*.-
"Mr. T?" tanya Vanka.
"Hm, aku pun tidak mengetahui siapa itu Mr. T."
"Lalu kenapa kakak terima bucket bunga ini setiap harinya?"
"Jika aku tidak menerima bunga tersebut, kurir pengirimnya akan mendapat masalah dari bos mereka. Walaupun aku tidak tau siapa Mr. T itu, aku hanya menganggapnya sebagai pengagum rahasiaku." jelas Belle.
##################################
Setahun kemudian, Belle yang semakin dekat dengan Vanka pun terlihat sangat bahagia melihat Vanka tiba di Paris untuk melanjutkan pendidikan yang telah ia rencanakan satu tahun yang lalu. Tanpa diduga, Vanka datang bersama Jonathan.
"Hi Bel!" sapa Jonathan.
__ADS_1
"Hi." jawab Belle canggung.
"Aku mendapat izin dari orangtuaku karna kak Belle." ucap Jovanka saat bertemu Belle kembali.
"Aku senang melihatmu ada disini, dek. Ayo kita langsung saja ke tempatku."
"Maaf aku belum bilang kalau kak Jo ikut aku ke sini."
"It's okay." jawab Belle.
Belle pun membantu Jovanka dan Jonathan memasukkan kopernya ke dalam mobil. Lalu mereka pun melaju meninggalkan bandara ke rumah Belle.
*
Saat sudah sampai dirumah Belle dan masuk ke dalam rumahnya, Belle mempersilahkan mereka duduk terlebih dahulu dan dia menyiapkan minuman.
"Aku hanya mempersiapkan makanan untuk Vanka saja, tidak mempersiapkan untuk Jonat, karna aku tak tau bila kakakmu ikut. Lebih baik nanti kita makan diluar saja. Kali ini aku yang traktir." kata Belle.
"Terimakasih. Kak Belle sangat terbaik!" ucap Vanka.
"Kak, kenapa kau tidak kembali menetap ke Indonesia?" tanya Vanka pada Belle.
"Aku tidak punya siapa siapa disana. Dan sekarang, aku sudah menjadi warga negara sini. Tak ada alasan untukku kembali menetap di Indonesia." jawab Belle.
"Apakah ada sesuatu yang membuatmu tidak ingin kembali ke Indonesia?"
"Jika aku kembali, aku hanya teringat akan orang tuaku saja. Selama ini aku bersusah payah hidup sendiri dan akhirnya bisa ke sini."
"Kak! Aku menyayangimu seperti kakakku sendiri." ucap Vanka memeluk Belle.
Setelah selesai makan, mereka pun segera pulang ke apartemen Belle. Sebenarnya Vanka yang akan melanjutkan kuliahnya di Paris ini sudah tidak menerima bantuan apapun dari orang tuanya. Ia hanya memiliki uang tabungannya selama ini, dan dibantu oleh Jonathan.
"Dimana kamarku?" tanya Jonathan pada Belle.
__ADS_1
"..................."
"Aku bertanya dimana kamarku? Aku sudah sangat lelah hari ini."
"Maaf! Ku kira hanya Vanka sendiri yang akan datang jadi dia bisa tidur di kamarku juga. Kalian bisa pakai apartemen di sebelahku. Rumah itu milikku juga, jadi kalian bisa pakai. Dan disebelah, kamar tidurnya ada 2 jadi cukup untuk kalian."
"Kenapa kakak tidak ikut kesana saja tidur bersamaku? Akan sangat membosankan bila hanya ada aku dan kak Jo."
"Kamu mau tidur disini saja?" tanya Belle pada Vanka.
Vanka mengangguk tanda ia mau.
"Tidak! Kau harus ikut denganku." ucap Jonathan ke Vanka.
"Aku tidak mau! Kau tidurlah sendiri disana."
"Come on! Aku sudah lelah hari ini. Disana aku harus membersihkan tempatnya lagi." erang Jonathan.
"Rumah itu sering dibersihkan oleh asistenku jadi terawat walaupun tidak ditempati. Kamu hanya perlu bawa pakaian saja." jelas Belle.
"Vanka! Kau ini merepotkan orang saja!"
"Kakak yang merepotkan kak Belle! Aku sudah lama ingin tinggal bersama kak Belle!" saut Vanka.
Menyerah dalam perdebatan dengan adiknya, Jonathan lebih memilih untuk menginap di rumah samping apartemen Belle. Pertemuan kembali Jonathan dan Belle, membuat keduanya sangat dilingkupi oleh rasa canggung. Untung saja ada Jovanka yang membuat suasana lebih ceria.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Maaf ya lama upnya. 🙏
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
__ADS_1
See you at the next chapter. 🥰