Love Racer

Love Racer
#99


__ADS_3

Perhatian dalam episode ini, akan tersaji cerita yang mengandung unsur 21+ harap kebijakan dari para pembaca sekalian yang belum cukup umur, untuk melewati halaman ini.


"Hey jaga mulutmu! Apakah kamu sungguh ingin tau di dalam perutku ini adalah anak siapa?" tanya Sissy.


"........." tak ada jawaban dari Vanka.


"Ini adalah anak Antonio." bisik Sissy di telinga Vanka.


Vanka pun dibuat mematung olehnya. Ia berusaha mencerna ucapan Sissy itu. Sedangkan Sissy, telah meninggalkannya yang mematung disana.


"Van! Van!" panggil Kinan kepada Vanka.


"Ah?"


"Lo kenapa? Orang tadi bicara apa sama lo? Sepertinya kalian kenal."


"Dia itu mantan pegawai perusahaan bokap gue, dan sekarang dia sudah dipecat." jelas Vanka.


Disisi lain, Wira yang memang sudah melihat lihat baju bayi disana, melihat Sissy berjalan dari arah lain yang seperti baru selesai berbicara dengan orang lain.


"Siapa dia?" tanya Wira.


"Adik temanku, mas." jawab Sissy.

__ADS_1


"Sudahlah, kita tidak baik berada disini. Kita beli online saja." kata Wira.


*


Sissy dan Wira pulang ke rumah Sissy yang diberikan oleh Wira. Semenjak kehamilan Sissy, Wira semakin jarang untuk pulang ke rumah istri sahnya.


"Mas, aku ingin mandi dulu ya. Gerah." pamit Sissy.


"Haruskah kita mandi bersama?" tanya Wira.


"Jangan, mas. Nanti tambah lama." ucap Sissy.


Sissy pun masuk ke kamarnya untuk mandi.


Ia keluar dengan menggunakan lingerie seksi untuk menarik perhatian Wira. Selama Sissy hamil, Wira belum pernah lagi menyentuh dirinya. Sissy sengaja berjalan di depan Wira yang lagi asik dengan laptopnya.


"Hei anak nakal!" panggil Wira pada Sissy.


Sissy tak menangapi panggilan Wira.


Wira meninggalkan laptop dan pekerjaannya. Ia menghampiri Sissy. Inilah yang Sissy inginkan, semuanya berjalan sesuai rencana.


"Sayang, aku sangat bahagia melihatmu hamil anakku. Kamu bahkan terlihat lebih berisi. Dan yang ini, semakin menggodaku untuk memakanmu." kata Wira memeluk dan memainkan badan Sissy.

__ADS_1


"Mas, aku pengen......." ucap Sissy menggantung.


"Aku tau, sayang. Makanya kamu menggodaku seperti ini. Aku juga sudah tidak tahan. Ayo kita selesaikan." ajak Wira.


"Tapi mas, aku lagi hamil anakmu lho. Nanti dia terganggu dengan permainanmu!" kata Sissy berpura pura mengelus perutnya.


"Aku sudah bertanya pada dokter. Ia memperbolehkan untuk kita berhubungan suami istri, asal dengan lembut. Dan dokter juga bilang, bahwa berhubungan intim bisa semakin memperkuat janinmu itu, sayang."


"Tapi aku bukan istrimu, mas." jawab Sissy kecut.


Duar! Inilah point yang Sissy inginkan. Ia ingin agar segera menjadi nyonya Wira.


"Baiklah, aku berjanji. Sebelum anak kita lahir, aku akan menikahimu." janji Wira pada Sissy.


Sissy sangat bersorak dalam hatinya. Ia akhirnya mendapatkan cinta Wira dan juga seluruh kepercayaan dari dirinya. Anaknya ini tidak akan lahir tanpa ayah. Itulah hal yang sangat membuat Sissy bergembira. Meskipun ia tidak tau saat ini, anak siapa yang berada di dalam rahimnya ini.


Wira pun saat ini sudah sama sekali tidak mencintai istrinya lagi. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk menceraikan istrinya, tepatnya setelah ia berhasil menguasai harta keluarga istrinya, ia pun akan segera mencampakannya. Wira tau betul bahwa keluarga istrinya adalah keluarga konglomerat. Dan sangat kebetulan sekali bahwa istrinya merupakan anak tunggal yang akan mewarisi seluruh harta keluarganya. Ditambah, ia juga tidak memiliki keturunan dari pernikahannya dengan Wira.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2