Love Racer

Love Racer
#64


__ADS_3

Pagi hari, Antonio terbangun karna mendengar suara pesan masuk dari ponselnya. Ia pun melihat ke layar ponselnya dan seketika mata Antonio langsung melotot setelah membaca pesan yang ternyata dari Jovanka. Vanka memberikan jawaban dari pertanyaan yang Antonio berikan padanya beberapa waktu lalu. Sekarang mereka resmi berpacaran.


"I think it's a dream! Wow!" ucap Antonio.


##################################


Di lain waktu, pagi hari dirumah Abimanyu dan keluarganya.




"Morning, mam, morning pap." ucap Belle dan Nathan yang tidak sengaja bersamaan.


"Morning, kesayangannya mama!" jawab Gwenneth.


"Papa ga ngantor?" tanya Nathan yang sudah rapi dengan pakaian casualnya.


"Buat apa papa ke kantor kalau di sana sudah ada anak anak papa?"


"Jadi, aku harus ke kantor, pah?" tanya Nathan lagi.


"Kamu ini sekarang pemimpin perusahaan. Wakil kamu sementara adalah istri kamu sendiri. Sekretarismu ya Dennis!"


"Dennis bukannya bawahan papa?" tanya Gwen.


"Bawahan papa, karyawan papa, artinya bawahan dan karyawan Nathan, Belle, dan Vanka juga kan mah?"


"Tepat sekali!" saut Gwen.


Vanka keluar dari kamarnya dengan tampilan yang sangat elegan sekaligus terbuka.


__ADS_1


"Ya Tuhan, Vanka! Kamu kesambet apa deh?" tanya Gwen.


"Gimana mah, cocok untuk aku kan?"


"Bahkan kakak iparmu saja, belum pernah berpakaian seperti itu dihadapanku yang notabene suaminya, dek!" kata Nathan.


"Belle, bawa anak ini ke kamarnya, dan beritahu dia cara berpakaian yang pantas sebagai perempuan!" bentak Gwen.


Belle dengan segera menarik lengan Vanka untuk kembali ke kamarnya.


"What's wrong with my outfit?"


(Apa yang salah dengan busanaku?)


"Apa kamu ga pakai b*a?" tanya Belle.


"Ga. Kata kak Sissy ini adalah outfit yang bagus untuk pergi ke kantor, kak." jelas Vanka.


"Hey, dek. Dengan kamu pakai pakaian seperti ini, kamu bayangkan jika talinya ini tak sengaja terjatuh ke lenganmu, apa yang terjadi?"


"Kamu lihat? Kamu ingin menunjukkan pada semua orang kantor mengenai bagian pribadimu ini?"


"Tapi aku berusaha untuk berpakaian lebih sexy kak!"


"Bukan seperti ini caranya, dek! Kamu ingin terlihat sexy kan? Sini aku bantu pilih baju yang lain."


Belle membuka lemari baju Vanka dan memilihkan beberapa potong pakaian agar ia terlihat sexy seperti keinginan Vanka.


"Apa kamu mau menunjukkan kecantikanmu ini pada orang kantor? Ada yang menarik bagimu di kantor?" tanya Belle.


"Ga ada."


"Masa sih? Aku yakin kamu punya tujuan dibalik tindakanmu ini, dek."

__ADS_1


"Ga ada yang menarik di kantor, kak. Aku hanya diminta kak Sissy untuk berpakaian lebih terbuka agar lebih menarik."


"Cobalah pakai baju ini."


Vanka mengambil baju dari tangan Belle dan segera mencobanya.



"Nah, seperti ini kan kamu terkesan elegan dan juga sexy."


"Serius penampilanku berbeda, kak?"


"Kamu jadi sangat sangat cantik, dek! Bahkan Antonio pun bila melihatmu seperti ini langsung naksir." ucap Belle.


"Kakak tau mengenai Antonio?"


"Bagaimana aku ga tau? Antonio itu menganggu bulan maduku dengan kakakmu, dek!"


"Astaga pria itu benar benar!"


"Bagaimana pendapat kamu tentang si Antonio?" tanya Belle.


"Antonio itu pacarku, kak."


"What? Serius, dek? Sejak kapan?"


"Aku serius kak. Sejak tadi malam."


"Utututu aku makin sayang deh sama kamu! Pertahankan dia, dek! Aku dan kakakmu mendukungmu selalu!"


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?

__ADS_1


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2