
Detik detik terakhir, Antonio berhasil mendahului Nathan yang berada di depannya hingga membuatnya menjadi juara dalam musim ini. Kebahagiaan timbul diwajah para penggemar Antonio. Mungkin sekarang jumlah followers Antonio di sosial media meningkat karna ia memiliki wajah yang tampan khas bule dan juga memenangkan pertandingan musim Italia negaranya kali ini.
Walaupun bukan suaminya yang menjadi juara musim ini, Belle tetap senang karna Nathan kembali dengan selamat dan tidak mengalami kecelakaan di dalam sirkuit. Ditambah pula dengan kemenangan kekasih iparnya yang menjadi juara musim ini.
Belle dengan segera menelepon Vanka untuk memberitahukan kabar ini.
"Halo, dek! Tony kekasihmu juara musim ini!" ucap Belle pada Vanka melalui vidcall.
"Serius kak? Aku lupa menontonnya. Sekarang aku sedang bersama kak Sissy." ujar Vanka.
Belle terdiam mendengar jawaban dari Vanka yang masih saja berhubungan dengan Sissy tanpa sepengetahuan orang tuanya.
"Baiklah, aku harus menemui kakakmu dulu. Jangan pulang larut malam ya, atau kamu akan dimarahi oleh mama!" ancam Belle.
"Siap kakak iparku!" saut Vanka.
Vanka menutup panggilan video dari Belle.
Belle segera menghampiri Nathan dan menunggunya di ruangan. Nathan meminta akses kepada panitia untuk istrinya ini bisa masuk ke ruangan khusus peserta. Nathan dan Antonio masih berada di depan sirkuit untuk merayakan kemenangan mereka.
Di dalam ruang belakang sirkuit, Belle melihat banyak sekali pebalap yang ditemani oleh kekasih ataupun istri mereka disana.
"Hi, beautiful lady!" sapa salah seorang pebalap disana.
(Halo, cantik!)
Belle menjawab sapaan pria itu dengan senyuman saja.
__ADS_1
"You looking for someone?"
(Kamu mencari seseorang?)
"No, i'm just waiting for my husband."
(Tidak, aku hanya menunggu suamiku.)
Pria itu tidak begitu mendengar saat Belle mengatakan kata "Husband".
"Hey wifey!" ucap Nathan yang membuyarkan pria itu.
"Oh, Jo? This is your wife?" tanya pria itu.
(Oh, Jo? Ini istrimu?)
"Hubby, congratulations! Aku bangga padamu!" ucap Belle mencium pipi Nathan saat mengobrol di ruangan.
"Aku hanya dapat peringkat kedua, sayang." jawab Nathan memeluk pinggang Belle yang sedang berhadapan dengannya.
"Sebelumnya aku bilang apa? Ga masalah kalau kamu bukan juara, yang terpenting adalah kamu kembali dengan selamat dan tanpa cidera."
"Kata siapa aku ga cidera?" tanya Nathan pada Belle.
"Kamu ga kecelakaan kan tadi?"
"Tanganku lecet saat berganti motor tadi, sayang." jawab Nathan menunjukkan luka pada tangannya yang tadi tertutupi sarung tangan.
__ADS_1
"Astaga Nathan!"
"Ini hanya luka kecil, sayang."
"Ayo sini aku obati." Belle menarik tangan Nathan untuk duduk dan dia akan mengambil kotak p3k yang berada disana.
Namun, Nathan menarik tangan Belle hingga Belle berbalik dan membentur tubuh Nathan. Nathan mencium bibir Belle. Hal tersebut tidak lepas dari pandangan teman teman Nathan disana.
"Nathan!"
"Kenapa?"
"Kamu ini! Aku malu!"
"Kita ini suami istri jadi bebas! Dan lagi pula, ini Eropa sayang. Disini bebas dan banyak yang kissing di muka umum!" jawab Nathan.
Memang semenjak tadi Belle memasuki ruangan ini, para peserta yang datang bersama istri ataupun kekasihnya mereka melakukan hal itu. Yah, untuk Belle sih melihat hal itu biasa saja karna dia lama di Paris, namun ketika dia mengalaminya sendiri, Belle menjadi sangat malu.
"Lihatlah, teman temanku saja tidak peduli dengan kita." kata Nathan lagi menunjukkan sekitarnya.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰
__ADS_1