Love Racer

Love Racer
#06


__ADS_3

Jonathan segera keluar dan menutup pintu rumah dengan keras. Ia melajukan motor sportnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Jonathan kecewa dengan orang tuanya. Dari dulu hingga sekarang, mama dan papanya tidak pernah setuju anaknya itu menjadi atlet balap.


Jonathan memikirkan bahwa orang tua teman temannya selalu mendukung keinginan anak anak mereka. Ia sangat ingin sekali memiliki orang tua seperti itu. Namun, kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita dan mau di dalam keluarga mana kita lahir. Tiba tiba, ada sebuah truk besar yang melaju dari arah berlawanan,


tinnnnnn..... tinnnnnnn...... Mobil truk tersebut membunyikan klakson agar Jonathan belok ke sebelah kiri, namun belum sempat membelokkan, depan truk tersebut sudah menabrak body motor dengan keras dan membuat Jonathan yang mengendarainya terpental beberapa meter. Jalanan saat itu sedang sepi, tidak ada pengemudi lain yang melintas. Sopir truk tersebut turun, dan mengecek keadaan Jonathan yang berlumuran darah. Namun, ia dengan segera pergi dari tempat kejadian itu karna ketakutan.


Ysabelle bersama dengan supir taksi, melintasi jalanan yang sama saat itu. Ia melihat keramaian ditempat itu. Warga mulai memadati TKP tanpa menelepon ambulance.


" Ada apa pak?" tanya Ysabelle pada supir taksi.


" Sepertinya ada kecelakaan non." jawab supir taksi tersebut.


" Tunggu sebentar pak, saya akan turun dan memeriksanya."


Ysabelle turun dari taksi dan mendekati kerumunan orang.


" Permisi pak, ini ada apa ya?" tanya Ysabelle pada salah seorang warga.


" Ada tabrak lagi mba."


" Sudah telepon ambulance atau polisi?" tanya Ysabelle lagi.


" Belum. Sepertinya dia sudah mati."


Dia memberanikan diri mendekati korban yang tak lain adalah Jonathan itu. Ysabelle lupa bahwa ia pernah bertemu dengan Jonathan, hanya saja saat ini wajahnya Jonathan dipenuhi banyak darah. Belle memerika denyut nadi Jonathan dan ternyata masih berdenyut.


" Dia masih hidup! Ada yang bisa tolong saya menelepon ambulance?" kata Ysabelle.

__ADS_1


" Hey! Hey! Bangun!" Ysabelle berusaha untuk menyadarkan orang tersebut.


Seluruh warga hanya menontoni nya saja tanpa ada yang mau menjawab Ysabelle. Belle melihat bila tak segera dibawa ke rumah sakit, korban bisa kehilangan nyawanya dengan segera, dan juga bila ia menghubungi ambulance, akan membutuhkan waktu yang lama untuk tiba di TKP.


" Bapak bapak, tolong bantu saya bawa orang ini ke dalam taksi." ucap Ysabelle pada warga sana.


Mereka membantu Ysabelle. Belle yang saat itu memakai saputangan dilengannya pun ia buka dan menekan luka dikepala Jonathan.


*


*


*


" Nona, apakah anda keluarga pasien?" tanya sang dokter.


" Ya dok, saya keluarganya." jawab Ysabelle memberanikan diri.


" Mari ikut saya ke dalam."


Dokter menjelaskan bahwa pasien mengalami patah tulang serius di bahu dan juga kakinya akibat benturan yang membuat badannya terpental sangat keras. Ysabelle memohon agar dokter segera memberikan tindakan yang terbaik untuk pasien.


" Nona mohon untuk mengisi data pasien terlebih dulu." pinta suster pada Ysabelle.


Belle yang tidak tau apa apa, mengisi data pasien dengan identitas Haris temannya itu. Ia tidak mengetahui lagi biodata seseorang selain Haris.


" Terimakasih nona." ucap Suster.

__ADS_1


" Sama sama." jawab Belle.


" Nona siapanya pasien?"


" Sa.. saya temannya." jawab Belle.


" Baiklah, saya permisi dulu nona."


Belle pun menemani Haris (KW) yang sudah dipindah ke ruang rawat. Karena mengurusi korban kecelakaan, Belle lupa bahwa ia sudah memiliki janji untuk bertemu dengan investor.


" Ah pak Abimanyu! OMG sampai lupa tujuan gue ke Indonesia." ucap Belle yang teringat pada tujuan utamanya.


Belle segera menghubungi Haris untuk mengabarkan kepada sekretaris Abimanyu dan memberitahu bahwa ia tidak bisa datang untuk menemuinya.


" Ada apa Belle sampai kamu ga bisa ketemu pak Abimanyu mendadak gini?" tanya Haris yang berada di Paris.


" Aku ga enak badan Ris, nanti ku jelaskan." jawab Belle memutuskan teleponnya


Disisi lain, sekretaris Abimanyu memberitahu kepada tuannya itu mengenai Ysabelle.


" Sangat tidak sopan membatalkan pertemuan bisnis secara sepihak. Batalkan saja kerja samanya dan investasi ke Y Hotel. Memangnya dia siapa berani sekali membohongiku " ucap Abimanyu dengan emosi.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2