Love Racer

Love Racer
#83 (21+)


__ADS_3

Perhatian untuk pembaca yang belum berusia 18 tahun ke atas, silahkan meninggalkan page ini. Karna dalam page ini mengandung unsur 18+. Mohon kebijakan dari kalian ya terimakasih dan selamat membaca.


######################################


Tono langsung me***** ***** Sissy karna merasa sangat tergoda dengan bukit kembar milik Sissy yang cukup besar itu.


"Tunggu dulu, sayang." ucap Sissy menghentikan tangan Tono.


"Kenapa, sayang?" tanya Tono.


"Malam ini, aku yang akan memuaskanmu. Kamu bisa memuaskan aku dilain waktu." saut Sissy.


"Itu artinya kita akan bertemu lagi?"


"Tentu saja! Kita bahkan bisa bertemu setiap minggu."


"Tapi apa yang harus aku katakan pada istriku?"


"Bilang saja kalau kamu ada dinas pekerjaan di luar kota, sayang."


"Gadis pintar! Ayo puaskan aku sekarang!" ucap Tono.


"Dengan senang hati, tampan!"


Sissy membuka handuk yang menutupi pinggang Tono dan mulai melakukan hal yang tak terduga dengan tanpa rasa geli ataupun jijik terhadapnya.

__ADS_1


"Istriku tidak pernah melakukan ini kepadaku. Apa kamu ga jijik?" tanya Tono melihat Sissy yang sudah mahir.


"Aku akan melakukan hal yang tidak pernah dilakukan istrimu!" jawab Sissy.


Tono mulai mendesah dibuatnya. Hingga akhirnya Tono mengeluarkannya dimulut Sissy.


"Kamu lemah! Baru segini saja, kamu sudah keluar!" ucap Sissy meledek pak Tono.


"Kita lihat saja bisa tahan berapa ronde dirimu, sayang? Aku sudah minum obat kuat tadi."


"Baiklah kita lihat saja. Ayo kita lanjutkan." kata Sissy.


Tono sangat tertarik pada kedua bukit milik Sissy, ia pun segera memainkannya. Sebenarnya, Sissy sering melakukan perawatan dibagian dadanya hingga tampak sangat menggoda. Sissy melepaskan pakaiannya dan terlihatlah tubuhnya tanpa sehelai benangpun.


"Benar benar luar biasa." ucap Tono.


Sissy mendesah hebat dibuat pak Tono tapi ia sangat kuat. Pertahanan Sissy tidak runtuh sampai disitu.


"Segera masukkan!" kata Sissy yang tidak tahan dengan aksi Tono.


Hingga akhirnya terjadilah penyatuan diantara mereka berdua.


Dilain sisi, ini sudah pukul 9 malam. Tapi bu Lidya sama sekali belum terlihat di hotel permata. Nathan dan yang lainnya bertanya tanya apakah Lidya benar percaya pada ucapan Gerald atau hanya menganggapnya angin lalu saja.


10,30

__ADS_1


Lidya hadir dengan membawa beberapa orang media dan menemui Gerald.


"Bu, kenapa ibu bawa wartawan?" tanya Gerald.


"Saya ingin biar media tau apakah ini hal benar atau hanya jebakan saja!" jawab Lidya.


"Ya ampun, saya tidak mungkin membohongi ibu!" ucap Gerald.


"Bu Lidya, saya Jonathan, pemimpin perusahaan Abimanyu Corporation, anak pak Abimanyu." ucap Nathan memperkenalkan dirinya.


"Oh jadi kamu pimpinan perusahaannya si ****** Sissy? Masih sangat muda ya!"


"Dengan segera saya bukan lagi atasannya wanita itu, bu. Saya ingin memecatnya karna kelakuan bejat dia. Sissy sangat tidak profesional dalam bekerja."


"Saya juga akan memastikan dia akan sulit melamar pekerjaan dimanapun jika terbukti tidur dengan suami saya!" tegas Lidya.


"Segera saja bu ayo kita pergoki mereka berdua." ajak Gerald.


Gerald yang sudah memegang duplikat kartu akses kamar tersebut pun berjalan duluan. Bersama dengan 4 orang dari media massa yang ikut ke tkp.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2