Love Racer

Love Racer
#60


__ADS_3

Nathan terbangun lebih dulu sebelum Belle terbangun dari tidurnya karna ia menerima telepon dari Antonio yang memberitahu bahwa Vanka menolaknya. Nathan setuju untuk membantu Antonio membuat Vanka menjadi lebih dekat dengannya.


Saat sedang berbicara dibalkon kamar hotelnya, Nathan dikejutkan dengan Belle yang menepuk pundaknya.


"Antonio." ucap gerakan bibir Nathan tanpa mengeluarkan suara.


"Hm."


Setelah mengetahui Antonio yang menelepon suaminya sepagi ini, Belle masuk kembali.


*


"Beb, Antonio memintaku untuk mendekatkan dia dengan Vanka. Sepertinya mereka juga saling menyukai deh." ucap Nathan.


"Aku juga melihat hal itu dimata Nio. Tapi aku ingin kamu tau satu hal, Nath."


"Apa?"


"Ini hanya pendapatku saja selama ini."


"Apa itu, sayang? Jangan buat aku semakin penasaran deh." tanya Nathan.


Belle mengatakan pada Nathan bahwa Vanka menyukai Harris asistennya itu. Hal itu bisa Belle lihat ketika Vanka bertemu dengan Harris. Perbedaan sikap, cara bertutur kata, dan juga perlakuannya pada Harris membuat Belle tersadar bahwa Vanka menyukai Harris.


"Serius kamu, beb?"


"Aku serius, sayang. Aku lihat itu di mata Vanka."


"Tapi apa Vanka tau kalau Harris menyukaimu?"

__ADS_1


"Aku tidak pernah memberitahunya soal itu."


Pada saat hari dimana Harris menyatakan perasaannya pada Belle yang hendak menikah, membuat Belle sangat marah dan sangat ingin menjauh dari Harris karna perasaan tidak nyaman itu. Hal berbeda ketika Belle dan Vanka masuk ke dalam base Nathan yang sedang bersama kawan kawannya. Disanalah Vanka bertemu dengan Antonio.


"Aku rasa Vanka tau jika Harris menyukaimu." ucap Nathan.


"Aku enggan untuk bertanya pada Vanka tentang perasaannya itu. Aku takut akan melukai dia dan bahkan mengingat tentang Harris lagi."


"Menurut kamu Antonio itu orang yang bagaimana sih, beb?" tanya Nathan.


"Aku baru 2x bertemu dengan Antonio, Nath. Mana bisa aku menilainya melalui itu?"


"Ya setelah pertemuam 2x itu, menurutmu sikap Antonio bagaimana?"


"Antonio memang terlihat bersungguh sungguh menyukai Vanka. Tapi tujuan dia mendekati Vanka untuk menikahinya atau tidak, aku ga tau." jawab Belle.


"Bahkan lebih lama dari aku mengenalmu yah?" tanya Belle.


"Dia sahabatku, sayang. Dan aku juga mau hal yang terbaik untuk dia. Bahkan jika dia kesulitan, aku ingin membantunya."


"So sweettttt!"


"Aku serius, beb!"


"Selama ini dia belum pernah bertemu Vanka?"


"Belum. Aku hanya pernah menceritakan bahwa aku punya adik perempuan dan saat itu Vanka masih siswa sekolah." jelas Nathan.


"Aku melihat Vanka juga sepertinya sudah tergoda dengan Antonio, beb. Dan sepertinya mereka cocok."

__ADS_1


"Antonio itu anak yang baik, beb. Dia menjadi pebalap juga karna ingin menghidupi orang tuanya. Memang Antonio tidak seperti aku yang memiliki orang tua tajir. Antonio itu mirip sepertimu, yang berjuang sendiri untuk menjadi seperti sekarang. Hanya saja dia melakukan itu untuk keluarganya." kata Nathan.


Belle tertunduk mendengar cerita Antonio melalui Nathan yang ternyata sama seperti dirinya yang harus berjuang dari 0.


"Kamu jangan sedih. Sekarang kan kamu sudah punya keluarga baru, sayang. Dan kita juga akan buat keluarga kecil kita." ucap Nathan.


"Aku ga sedih, Nath. Hanya saja aku merasa 11 12 dengan Antonio."


"Jadi bagaimana? Kita bantu dia atau jangan?" tanya Nathan.


"Baiklah kita bantu untuk Antonio dekat dengan Vanka." putus Belle.


"Kamu memang istri terbaik!"


"Aku ini temanmu..... Jadi aku harus dipihakmu. Jika itu yang terbaik."


"Iyah teman hidupku........." ucap Nathan.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


Inilah tampilan visual Antonio ya sayyy moga suka 😘


__ADS_1


__ADS_2