Love Racer

Love Racer
#45


__ADS_3

Mereka bertigapun akhirnya pergi ke sebuah mall untuk berbelanja. Niat awalnya memang untuk berbelanja bahan makanan, namun malah jadi belanja pakaian.


"Kak, kakak ga bawa baju banyak kan ke Jakarta? Ayo kak kita shopping." ajak Vanka.


"Betul juga. Ayo."


"Hey, tidak bisakah kalian shoppingnya besok saja?" tanya Nathan.


"Besok aku akan ke kantor lagi, kak!" jawab Vanka.


"Baiklah..... Karna Belle kekurangan baju, kita akan belanja. Tapi sedikit saja ya. Lihat, aku berkeliling mall mendorong trolly yang isinya sayur sayuran semua." kata Nathan.


"Ok!"


Pertama, Vanka mengajak Belle untuk membeli pakaian dalam di toko yang ada di mall itu.


"Kakak mau ikut?" tanya Vanka.


"Kamu ini! Memancing aku saja!" omel Nathan.


"Aku serius bertanya, apa kakak mau ikut atau tidak ke dalam?"


"Untuk apa aku ikut ke dalam, bocil? Itu semua isinya pakaian wanita!"


"Yah, barangkali aja kakak mau ikut."


"Aku menjaga barang saja di sini." ucap Nathan.


"Baiklah. Kamu jangan marah marah sayang! Nanti cepat tua!" kata Belle.

__ADS_1


"Aku sadar hal itu. Aku memang sudah tua!" jawab Nathan.


Cukup lama Belle dan Vanka berada disana. Setelahnya, mereka pun keluar dari toko itu.


"Aduh, kalian ini mencari apa sih? Beli pakaian dalam saja sampai selama ini!" ucap Nathan.


"Kakak tau apa soal perempuan? Karna ini aku lebih suka punya kakak perempuan. Bisa diajak jalan jalan dan hangout bareng. Belanja pula juga. Bahkan kita bisa saling bertukaran baju, dan pakaian dalam." sesal Vanka.


"Jadi kamu ga suka aku jadi kakak kamu?" tanya Nathan.


"Bukan ga suka, kakakku sayang! Aku hanya lebih suka punya kakak perempuan. Dan sekarang, aku punya kakak perempuan yang setipe sama aku!"


"Dia tidak setipe denganmu! Belle itu lemah lembut. Sedangkan kamu? Bar bar! Belle itu kalem, tenang. Sedangkan kamu? Kasar! Dan yang lebih terpenting, perawakan tubuh Belle itu mungil, sedangkan kamu? Bengkak!" jawab Jonathan.


"Dasar buaya! Tega banget kakak membandingkan aku dengan kak Belle!"


"Aku benar bukan? Aku tau bahkan ukuran itu kalian pun berbeda jauh! Lebih more punya Vanka daripada Belle!"


"Sudahlah, kalian ini! Kita sedang ada di mall! Ayo kita ke toko lain." ucap Belle yang menghentikan pertengkaran kakak beradik itu.


Bila ada yang bilang lebih baik memiliki saudara yang berlainan jenis kelamin, daripada yang sejenis, karna akrab. Kalian salah besar! Nathan dan Vanka memang saling menyayangi satu sama lain. Namun, tak jarang juga mereka bertengkar karna hal kecil.


Mereka bertiga pun banyak membeli baju dan juga bahan makanan untuk di apartemen sana.


"Kak, kita harus berpisah disini." ucap Vanka pada Nathan.


"Ok. Kalian hati hatilah!" jawab Nathan.


"Kak sampaikan pada mama dan papa kalau aku menginap sama kak Belle."

__ADS_1


"Akan aku sampaikan perkataanmu pada papa dan mama, Van."


"Thank you." ucap Vanka.


"Siapa yang menyetir?" tanya Nathan.


"Aku." jawab Belle.


"Baiklah. Aman jika kamu yang menyetir. Vanka kamu jangan merepotkan Belle ya."


"Iyah kakak!"


"Ya sudah, sana. Sudah malam ini."


"Baiklah. Kami pulang dulu, Nath." pamit Belle.


"See you tomorrow, babe."


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰


Bonus untuk kalian.......


__ADS_1



__ADS_2