
Sissy yang mengajak Vanka untuk bersenang senang dengan iming iming penat akan pekerjaan, Sissy membawa Vanka ke sebuah bar.
"Kak, kita ko kesini?" tanya Vanka.
"Kamu cobain aja dulu, masuk. Tenang aja, dek. Ada gue ko." jawab Sissy.
"Kalau bokap tau, bisa habis gue kak."
"Gue ga akan bilang ke bokap lo, lagi pula ditempat ini ga ada yang kenal dengan bokap lo."
Sissy terus menerus membujuk Vanka untuk ikut masuk ke dalam bar itu. Akhirnya, karena rasa penasaran Vanka akan bar tersebut, dia pun mengikut Sissy masuk ke dalam bar tersebut.
Di dalam bar tersebut, semua mengenal Sissy dan mengobrol seperti orang yang akrab.
"Madam Sissy!" sapa bartender disana.
"Daniel, my love!" jawab Sissy menghampiri Daniel.
*
"Niel, tolong berikan layanan terbaik untuk teman gue ya." pinta Sissy pada Daniel.
"Dek, sebentar ya gue kesana dulu. Mau sapa teman teman gue." ucap Sissy meninggalkan Vanka.
"Ok." saut Vanka.
"Lo siapanya Sissy?" tanya Daniel.
"Teman kantor." saut Vanka.
"Lo juga kerja di perusahaan besar itu?"
"Iyah."
__ADS_1
"Posisi lo sebagai apa?" tanya Daniel lagi.
"Asisten direktur." jawab Vanka.
"Hebat banget lo bisa masuk perusahaan besar tempat Sissy kerja. Dapat jabatan yang bagus pula. Lo mau pesan apa?"
"Apa saja yang enak."
*
Sissy yang berkumpul bersama teman temannya mulai membahas Vanka.
"Lo bawa anak bawang ke sini, Sy?" tanya salah satu temannya.
"Gue punya tujuan bawa dia kesini. Anaknya polos banget, jadi gue ajak aja kesini."
"Masih itu dong?"
"Mungkin. Gue ga tau kehidupan pribadi dia seperti apa." jawab Sissy.
"Lo ajak aja sendiri, gue mau pulang! Gue kasih teman gue itu untuk menemani kalian malam ini. Silahkan kalian mau berbuat apapun padanya, I don't care!." ucap Sissy yang meninggalkan mereka termasuk Vanka.
Tanpa berpamitan pada Vanka yang sudah mabuk, Sissy berjalan keluar bar tersebut dan membawa mobilnya untuk pulang.
Saat Sissy sudah tidak ada lagi di bar ini, salah satu teman Sissy yang tadi mengobrol dengannya menghampiri Vanka.
"Cantik, sedang apa?"
"Hm?"
"Sepertinya kamu mabuk, cantik. Gabung sama kita yu, kita seru seruan bareng." ajak teman Sissy.
"Lo siapa?" tanya Vanka.
__ADS_1
"Gue Pedro. Ayo ikutin gue. Kita seru seruan."
Pria itu menyentuh bahu dan pinggang Vanka untuk dibawa ke tempatnya.
"Jangan sentuh dia!" ucap seorang pria dengan suara yang keras.
"Lo siapa?" tanya Pedro.
"Lo siapanya perempuan ini?"
"Gue pacar dia!" saut Pedro.
"Apa lo tau nama dia siapa?"
"........."
"Lo tanya gue siapa? Gue suaminya! Jadi lepaskan tangan lo itu!"
"What the f*ck? Ga mungkin! Dia ini pacar gue!" kekeh Pedro.
"Man, gimana lo bisa jadi pacarnya dia? Bahkan nama pacar lo aja ga tau?" balas pria tersebut.
"Gue kenal dia dari Sissy! Lo tau Sissy? Dia pelanggan tetap di bar ini! Dia ngasih istri lo ini ke gue! Bahkan gue ga tau kalau dia sudah menikah!" jawab Pedro.
"Tadi dia dibawa Sissy ke sini." ujar Daniel yang datang menyelesaikan ini.
"Sorry, bro. Gue ga tau kalau dia sudah menikah." kata Pedro.
"Ga masalah." saut pria tersebut.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
__ADS_1
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰