Love Racer

Love Racer
#32


__ADS_3

Belle dan Jovanka menghampiri Jonathan diruangannya.


"Babe!" teriak Jonathan yang langsung memeluk Belle.


"Congratulations! I'm so proud of you, Nath." ucap Belle.


(Selamat! Aku sangat bangga padamu, Nath.)


"This is your fiancé, Jo?" tanya rekan rekannya yang lain.


(Ini adalah tunanganmu, Jo?)


"Yes, she is my fiancé. Soon, she is my wife!" jawab Nathan.


(Ya, dia adalah tunanganku. Sebentar lagi, dia adalah istriku!)


"Hey Mr. Jo, don't forget to invite us! Miss, you so lucky to be wife of our Jo." ucap salah satu pekerja disana.


(Hey, Tuan. Jo, jangan lupa untuk mengundang kami! Nona, kamu sangat beruntung menjadi istri dari Jo kami.)


"Not she. But I am. I so lucky to get my angel. Btw, this is Belle, my fiancé." saut Nathan lagi.


(Bukan dia (yang beruntung). Tapi aku. Aku sangat beruntung mendapatkan malaikatku. Oh ya, ini adalah Belle, tunanganku.)


"Hi, girl! I'm Sand, Jo's friends." kata orang itu.


(Hi girl! Aku Sand, teman Jo.)


Berbagai perkenalan dilakukan disana. Membuat Belle merasa tidak canggung meskipun bersama teman teman Nathan. Bahkan dari mereka pun ada yang mengenali Belle sebagai koki dan pemilik Y Hotel.


"Hey Jo! Who is this little girl?" tanya Tony rekan satu race Nathan.


(Hey Jo! Siapa gadis kecil ini?)


"She is my little sister!" jawab Nathan.


(Dia adalah adikku.)


"Hi! I'm Anthony."

__ADS_1


(Hi! Aku Anthony.)


"I'm Jo." saut Jovanka yang membuat Antony kebingungan atas jawabannya.


(Aku Jo.)


"What it is? Double Jo? JoJo siblings?" tanya Tony.


(Apa ini? Dua Jo? JoJo bersaudara?)


"Yes. My name is Jovanka. You can call me Jo. Mr. Tony." jelas Vanka.


(Ya. Namaku Jovanka. Kamu dapat panggil aku Jo. Tuan Tony.)


Melihat Anthony bertanya tanya tentang Jovanka, adiknya, membuat Nathan sangat ingin Vanka semakin dekat dengan Anthony yang usianya sama seperti Nathan. Namun, Vanka hanya menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh Anthony tanpa berniat untuk bertanya pada Anthony balik.


##############################


Harris mulai menyiapkan segala hal di Y Hotel untuk terhubung ke sistem yang nantinya bisa diakses saat Belle ada di negara lain.


"Belle, ada yang mau ditanyakan?" tanya Harris.


"I am Home!" ucap Vanka yang baru saja pulang.


(Aku pulang.)


"Yes, i'm here, dek." saut Belle.


(Ya, aku disini, dek.)


Vanka menghampiri Belle ke arah sumber suara yang tanpa ia lihat sebelumnya bahwa di depan pintu ada sepasang sepatu.


"Eh ada kak Harris." sapa Vanka.


"Hi, dek! Sudah lama aku ga lihat kamu." kata Harris.


"Kak Harris ga ke sini sih, jadi ga ketemu Vanka." saut Vanka.


Belle sudah melihat 2 kali bahwa Vanka sangat berbeda ketika mengobrol sama Harris. Ketika Nathan menjodohkan Vanka dengan Anthony, reaksi Vanka tidak begitu menyukai Anthony, berbeda dengan dia ketika bersama Harris. Belle mengira mungkin Vanka sudah mengenal Harris lebih lama ketibang Vanka yang baru kenal dengan Anthony.

__ADS_1


"Ris, kita makan siang bareng yuk, sama Vanka juga. Bisa?" tanya Belle.


"Tentu saja. Pak Jonathan ga ikut?" tanya Harris.


"Nathan sedang ada urusan dikantornya, dan bersiap untuk kembali ke Indonesia." jawab Belle.


"Apa kamu yakin, Belle, akan pulang ke Indonesia?" tanya Harris lagi.


"Aku harus ikut calon suamiku, Ris."


"Bisa kita bicara sebentar, Belle? Ada hal yang ingin aku sampaikan." pinta Harris.


"Apa itu, Ris?"


"Kita ke lantai bawah." ucap Harris.


"Baiklah, kau duluan saja."


"Ok aku duluan."


"Dek!" Belle memanggil Vanka.


"Ya kak?"


"Kita akan makan siang di luar. Bersama Harris juga tentunya."


"Aku mandi dulu yah?"


"Baiklah. Kakak tunggu kamu di lobby ya. Kakak dan Harris disana."


"Ok kak!" jawab Vanka.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰

__ADS_1


__ADS_2