Love Racer

Love Racer
#37


__ADS_3

"Mau kamu apa sih?" tanya Belle.


"Kenapa? Kamu takut kalau Jonathan tau yang sebenarnya?" tanya Harris balik.


"Saya sudah tau semuanya!" jawab seorang pria yang baru saja keluar dari lift.


"Nathan?"


Belle terkejut dengan kedatangan Jonathan yang tiba tiba tanpa pemberitahuan kepadanya.


"Akhirnya calon suami mu ini tau juga, Belle!" pekik Harris.


"Sudah saya katakan, bahwa saya SUDAH mengetahui semuanya!" jawab Jonathan dengan penekanan.


"Kamu pikir saya takut sama ancaman kamu, Ris? Bahkan saya berpikir sepertinya kita sudah tidak bisa menjadi sahabat lagi. Tapi kamu tenang saja, pekerjaan tetap pekerjaan, saya profesional, tidak seperti kamu!" ucap Belle.


"Tapi aku tulus sama kamu, Belle! Aku mau kita menikah." kata Harris.


"Saya ga cinta sama kamu Harris! Berapa kali saya harus bilang?" bentak Belle dengan suara keras hingga membuat karyawan kantor keluar.


"Ayo, sayang! Jangan permalukan diri kamu sendiri di depan pegawaimu." ajak Nathan.


Belle pergi mengikuti Nathan. Dalam hati Belle, dia sangat kecewa pada Harris dan sekaligus juga merasa takut bila Nathan tidak mempercayainya. Nathan membawa Belle ke area rooftop Hotel yang terdapat taman sekaligus swimming pool yang megah.


"Aku ngerti, sayang. Sudahlah jangan dipikirkan lagi." kata Nathan menenangkan Belle.


"Tapi kamu percaya kan sama aku, Nath? Aku ga pernah cinta sama Harris!"


"Aku percaya. Tapi kenapa kamu ga pilih Harris aja, beb? Dia lebih lama mengenal kamu, loh."


"Aku cintanya sama kamu, bukan Harris!" kata Belle.

__ADS_1


"Yakin kamu pilih aku? Bukan Harris?" tanya Nathan dengan nada meledek Belle.


"Aku yakin JONATHAN! Sepertinya kamu jadi meragukan aku?"


"Aku hanya bercanda, sayang. Aku juga yakin dengan pilihanku menjadikan kamu sebagai pendamping hidupku." ujar Jonathan.


"Aw! So sweet!" ucap Belle.


"Sudahlah, lebih baik kita mengurus surat surat ke kedutaan Indo, sayang. Ayo."


"Aku harus membawa beberapa berkas dari resto dan membawa laptopku yang ada diruangan, Nath."


"Baiklah, minta Mel saja yang mengambil ke ruanganmu. Kalau kamu kesana lagi, ada Harris disana."


"Mel ada di resto, sayang."


"Kamu tunggu saja di mobilku, dan aku yang akan ke resto untuk mengambil berkas serta meminta Mel untuk ke ruanganmu."


"Ayo dengarkan perkataanku kali ini aja, ya?"


"Oke." saut Belle.


Mereka pun pergi setelah Nathan mengambil berkas dan juga laptop Belle dari Y Hotel. H-10 sebelum Belle dan Nathan kembali ke Indonesia.


############################


Richard dan timnya sudah menyelesaikan pekerjaan mereka di Y Hotel, dan mulai besok, Y Hotel resmi bergabung dengan JY Real Estate & Resort.


"Besok kita akan merayakan penggabungan kedua perusahaan kita, sayang." ucap Belle.


"Yah akhirnya selesai juga semuanya. Oh ya, sayang, mama dan papa tidak bisa hadir karna mereka ada perjalanan bisnis ke Hongkong."

__ADS_1


"It's fine, sayang. Ga papa. Mereka sudah mendukung kita saja, terimakasih banget."


"Surat beres, urusan kantor beres, dan kita tinggal mengurusi untuk resepsi pernikahan kita." kata Nathan.


"Aku tinggal berkemas."


"Kita tinggal membeli baju untukmu di Jakarta nanti. Jangan membawa banyak pakaian dari sini."


"Aku akan membawa berbagai macam bahan masakan yang tidak ada di Indonesia, beb."


"Kalau kamu ga bawa juga, ga masalah sayang." ucap Nathan.


"Ini adalah hobiku, sayang, aku harus bawa."


"Bila nanti kamu membutuhkan, aku bisa meminta Richard untuk membawanya ke Indonesia."


"Hey Mr. Jo, kita akan hidup mandiri di Indonesia. Jangan merepotkan orang lain."


"Baiklah, Mrs. Jo!" saut Nathan.


"Aku belum jadi Mrs. Jo, Nath!"


"Mau aku resmikan kamu menjadi Mrs. Jo sekarang?"


"Ngaco kamu!" jawab Belle.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2