Love Racer

Love Racer
#75


__ADS_3

Tak lama, pak Tono, pimpinan dari perusahaan Jayamakmur tiba dan Sissy menyambutnya dengan hangat.


"Selamat siang pak." sapa Sissy sambil menyalami pak Tono.


"Siang."


"Silahkan duduk, pak."


Sissy mempersilahkan pak Tono duduk di sebelahnya. Dan mereka pun berbincang mengenai kerja sama perusahaan diantara keduanya. Namun sepertinya pak Tono tidak menarik dengan benefit yang sudah diberitahukan oleh Nathan.


"Belle, lihat tangannya si Sissy!" bisik Gerald pada Belle.


Betapa terkejutnya mereka melihat tangan Sissy yang mengelus ngelus paha pak Tono tanpa terlihat oleh Nathan dan asistennya pak Tono.


Belle dan Gerald membulatkan mata mereka. Dan Pak Tono permisi untuk ke toilet. Ketika Pak Tono masuk ke toilet, dengan segera Gerald mengikutinya.


"Gila asisten perusahaan itu!" ucap Pak Tono di dalam toilet pada dirinya sendiri. Hal itu pun tentu saja di dengar oleh Gerald.


Tak lama, Sissy pun juga permisi untuk ke toilet pada Nathan.


"Pak, saya izin ke toilet." ucap Sissy pada Nathan.


Nathan hanya menganggukkan kepalanya tanpa bersuara.


Sissy melihat keadaan sekeliling dan saat ia merasa aman, dengan segera Sissy masuk ke toilet pria yang berada disebelah toilet khususnya (wanita). Belle pun semakin terkejut karna bukannya masuk ke toilet wanita, Sissy malah masuk ke toilet pria.

__ADS_1


Pak Tono terkejut melihat Sissy masuk ke dalam toilet khusus pria dan mengunci pintu toilet tersebut.


"Kekenapa anda kesini?" tanya pak Tono.


"Om....." ucap Sissy dengan gemulai.


Ya memang umur pak Tono sangat jauh dari Sissy. Ia berusia 45 tahunan sedangkan Sissy ia masih 29 tahunan.


"Om?" tanya pak Tono terkejut.


Sissy langsung mendorong pak Tono ke tembok dan bermesraan dengan pak Tono. Tak lupa Sissy juga melakukan aksi gilanya dengan milik pak Tono. Karna tergoda, pak Tono pun membalas Sissy.


"Kamu! Ahhh..." desah pak Tono.


Sissy menjauh dan menghindar sesudahnya.


"Kamu rela memberikan tubuhmu padaku dengan cara bekerja sama dengan perusahaanmu?" tanya Pak Tono.


"Aku tidak sebodoh itu om. Aku ingin merebut perusahaan itu. Kalau aku tidak berhasil dalam proyek kerja sama ini, aku bisa dipecat." jawab Sissy.


"Gadis pintar! Saya suka! Baiklah, saya akan bekerja sama dengan perusahaanmu, tapi dengan satu syarat!"


"Syarat apa om?"


"Temui saya jumat malam di hotel permata. Setelah itu, saya akan segera tanda tangan kerja sama dengan perusahaanmu." ucap Pak Tono.

__ADS_1


"Baiklah. Sampai bertemu hari jumat, om sayang. Aku mencintaimu." ucap Sissy kemudian merapikan pakaiannya yang sempat terbuka dan berantakan.


Sissy pun meninggalkan toilet dan kembali ke mejanya bersama Nathan. Ia terlihat seolah tidak terjadi apa apa.


"Boleh juga sekretarisnya." ucap pak Tono dan ia pun menetralkan tubuhnya.


"Pak Tono kemana ya? Lama sekali dia!" tanya Nathan.


"Mungkin dia sedang mendiskusikan dengan orang kantornya, pak." jawab Sissy.


Pak Tono pun terlihat keluar dari toiletnya.


Ketika pak Tono sudah keluar, dengan segera Gerald mengirim pesan pada Belle untuk segera ke parkiran. Belle pun mengikuti arahan Gerald untuk kembali bersamanya ke perusahaan sebelum Sissy dan Nathan kembali.


"Baiklah, pak Nathan. Saya minta waktu beberapa hari untuk mendiskusikannya dengan orang orang di perusahaan saya."


"Tak masalah, pak. Segera kabari ke sekretaris saya jika sudah ada keputusannya." jawab Nathan.


"Baiklah, saya permisi." ucap Pak Tono.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2