
"Pokoknya sampai kapanpun mama ga setuju ya pah, punya menantu dari keluarga yang tidak utuh!" ucap Gwenneth.
Dalam hal ini, Gwenneth tidak bisa disalahkan. Hanya saja ucapannya yang terlalu frontal membuat JoJo Siblings tidak begitu dekat dengan ibunya. Hal itu membuat mereka sebagai anak tidak nyaman ketika harus berdiskusi pada sosok seorang ibu.
Abimanyu segera menyusul Jonathan ke lantai bawah. Disana, Jonathan yang sedang duduk di cafetaria kantornya, dihampiri oleh sosok bos besar yang sangat disegani di kantor itu.
"Papa setuju jika Ysabelle menjadi menantu papa. Papa merestuimu, nak." ucap Abimanyu.
"Serius papa setuju?" tanya Jonathan.
"Ya seriuslah, masa iya papa bercanda!"
"Tapi Ysabelle anak yatim piatu pah."
"Hal itu tidak masalah bagi papa. Yang mau berkeluarga itu kamu dengan Ysabelle, bukan menikah dengan keluarganya atau orang tuanya kan?"
"Pap! Thank you so much!" ucap Jonathan.
"Hanya restu yang bisa papa berikan untuk kebahagiaanmu, Jo. Papa merasa sangat kecewa pada diri papa yang belum bisa menjadi seorang ayah yang baik untukmu dan Jovanka."
Sejak Abimanyu muda, ia sudah sangat terkenal karna ia adalah workaholic. Ia tidak peduli kepada perasaannya sendiri. Bahkan, Abimanyu menikah karna ia tertekan dengan keluarganya yang selalu bertanya kapan ia menikah? Karna tergiur oleh harta untuk keluarga dan keturunannya nanti, Abimanyu bekerja dengan sangat keras. Jatuh bangun ia lewati sendirian, bahkan ia tidak mengetahui perkembangan Jonathan dan Jovanka.
############################
"Cari wanita yang bernama Ysabelle pemilik Y Hotel di Paris. Kirim foto dan identitasnya ke saya."
Gwenneth menyuruh anak buahnya mencari identitas Ysabelle melalui sambungan telepon.
"Ysabelle mau diapain mah?" tanya Abimanyu.
__ADS_1
"Mama cuma mau tau seperti apa Ysabelle itu hingga bisa menaklukkan playboy seperti Jonathan."
"Dia anak baik mah, jangan di apa apakan!" ancam Abimanyu.
##########################
3 hari kemudian, Jonathan kembali ke Paris setelah memastikan bahwa orang tuanya itu telah pulang ke Indonesia.
"Kangen sama aku?" tanya Jonathan.
"Sedikit!" jawab Belle.
"Ututututu ada yang kangen sama aku." ucap Jonathan dengan bangga.
"Bangga banget sih bang?" ledek Jovanka.
"Ga suka aja kamu!"
"Mama tanya apa ke kamu?"
Jonathan terlihat panik ketika mendengar ucapan Jovanka.
"Mama tanya kalau Vanka disini tinggal sama siapa."
"So, kamu jawab apa dek?"
"Vanka jawab sama kak Belle dia teman Vanka."
"Mati aku!" ucap Jonathan yang langsung meninggalkan Belle dan Vanka.
__ADS_1
"Abangmu kenapa itu?" tanya Belle.
"Entah. Vanka juga ga tau kak."
Di dalam ruangan yang berbeda, Jonathan menghubungi Abimanyu.
"Hallo pah!" sapa Jonathan dengan panik.
("Ya Nat? Ada apa?")
"Pah, mama menghubungi Vanka 2 hari yang lalu dan bertanya tentang Belle."
("Mungkin mama hanya ingin tau seperti apa calon menantunya, Nat.")
"Firasatku buruk pada mama, pah. Aku takut kalau mama berbuat aneh pada Belle."
("Beritahu papa kalau terjadi sesuatu! Beritahu Vanka untuk menghubungi papa.")
"Ok pah. Akan aku sampaikan pada Vanka. Tolong jaga mama agar tidak bertindak yang aneh pada Belle ku, pah."
("Baiklah baiklah akan papa awasi mamamu itu.")
"Thank you, pap! Thank you so much!" ucap Jonathan.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
__ADS_1
See you at the next chapter. 🥰