Love Racer

Love Racer
#36


__ADS_3

Belle dan Nathan sudah lebih dulu menunggu di resto.


"Jo! He is Jo! King of Race, Jo!" ucap salah satu wanita yang mengenali Jonathan.


Padahal saat itu, Jonathan sedang berpakaian formal menggunakan setelan kemeja dan rompinya. Berbeda 180° dengan pada saat dia berada di lapangan balap.


Para wanita itu mengajak Jonathan untuk berfoto bersama sebagai fans beratnya.


"Boleh aku foto dengannya?" tanya Nathan pada Belle.


"Tentu saja, Nath. Dia penggemarmu." jawab Belle.


"Jo, this is your fiancé?"


(Jo, ini tunanganmu?)


"Yes, she is my fiancé." jawab Jonathan.


(Ya, dia tunangan saya.)


"Chef Ys?" tanya penggemar itu.


"You know me too?" tanya Belle pada penggemar itu.


(Kamu mengenalku juga?)


"Wow! It's the big news. Chef Ys is King Jo's fiancé!" kata penggemar itu.


(Waw! Ini kabar besar. Chef Ys adalah tunangan Jo!)


Jonathan meminta mereka untuk menjaga privasi dirinya. Biar nantinya media akan mengetahui hal itu dengan sendirinya. Di media sosialnya pun, Nathan dan Belle tidak pernah memposting foto berdua, walaupun foto mereka saat sedang berdua, mereka dijadikan sebagai wallpaper ponsel masing masing.


"Banyak sekali penggemarmu, beb?" sindir Belle.


"Namanya juga orang terkenal, jadi kemanapun pasti ada yang mengenali." saut Nathan.

__ADS_1


"Kamu ini PD sekali sih?"


"Ini buktinya, sayang. Bukan aku yang PD."


Saat keduanya sedang bercandaan, tim Richard dan Mel sudah terlihat berjalan menuju ke arah mereka berdua.


"Bu, ini kunci ruangannya." ucap Mel yang sebari memberikan kunci kepada Belle.


"Thanks, Mel."


"Sama sama bu."


"Duduklah, kalian semua juga duduk saja." kata Belle.


"Chard, kamu beruntung loh bisa makan masakan chef YS yang sangat terkenal dikancah internasional." ujar Nathan yang membanggakan kekasihnya itu.


"Ini bu Ysabelle yang memasak?" tanya Richard.


"Cobain, Chard. Bahkan, Mel yang pegawai disini aja baru kali ini makan masakan Belle. Ya kan, Mel?" tanya Nathan.


"Terimakasih pak, bu. Maaf merepotkan." ucap Richard.


"Saya yang merepotkan kamu dan Jonathan atas bergabungnya kedua perusahaan kami, Chard. Maaf ya." ujar Belle.


"Itu sudah tugas saya, bu."


"Baiklah silahkan di makan. Selamat menikmati." ucap Belle.


############################


Satu hari tidak cukup untuk mencopy data dan memasukkannya ke dalam satu sistem. Richard dan timnya harus stay di Paris untuk beberapa hari. Belle memberikan mereka fasilitas yang nyaman untuk para tamunya ini, termasuk memberikan kamar tidur, makanan, dan hal lainnya.


"Sudah sampai mana?" tanya Belle yang baru saja tiba di kantornya pada Richard.


"1/4 lagi selesai bu." jawab Richard.

__ADS_1


"Ok. Kalian kerjanya santai aja jangan terlalu di paksakan ya. Saya harus ke resto dulu." kata Belle.


"Baik bu. Terimakasih." saut Richard.


"Mel, kamu ikut saya ke bawah ya. Bantu periksa di resto." ajak Belle.


"Baik bu." jawab Mel.


Ketika diperjalanan menuju resto, Belle bertemu dengan Harris.


"Belle, aku ingin bicara." ucap Harris.


"Apa lagi yang mau kamu bicarakan, Ris? Saya sibuk." jawab Belle.


"5 menit aja aku minta waktu kamu." pinta Harris.


"Baiklah. Mel, kamu ke resto duluan, nanti saya nyusul." ucap Belle.


"Ya bu."


*


"Apa yang mau kamu bicarakan sama saya?" tanya Belle.


"Belle, aku benar benar ga bisa melupakan kamu. Aku minta maaf karna kemarin aku memaksa kamu untuk meninggalkan Jonathan, tapi aku serius, Belle." kata Harris.


"Saya ga akan meninggalkan Jonathan! Dan kamu, bahkan sekarang pun saya masih kecewa dengan kamu, Harris!" saut Belle.


"Apa perlu aku bicara ke Jonathan yang sebenarnya?"


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading

__ADS_1


See you at the next chapter. 🥰


__ADS_2