MAHAR 10 MILIAR

MAHAR 10 MILIAR
Bab 61


__ADS_3

Hari ini Bayu, mantan asisten Devon datang menemui laki-laki itu di kantor. Dia mengajukan resign sekitar dua tahun yang lalu. "Lama tidak jumpa." Devon memeluk Bayu ketika bertemu dengannya.


"Saya ke sini ingin memberikan undangan pada Anda," jawab Bayu. Sikapnya masih tegas seperti dulu.


"Duduk dulu!" Devon mempersilahkan tamunya untuk duduk.


Devon menerima undangan yang diberikan oleh Bayu padanya. "Siapa yang akan menikah?"


"Anak saya," jawab Bayu singkat.


"Tentu kami akan datang," balas Devon.


Bayu berdiri. "Saya tidak bisa lama-lama," pamit Bayu.


"Kenapa kita tidak mengobrol sambil minum kopi?" bujuk Devon. Bayi tersenyum.


"Mungkin lain waktu saja. Saya tunggu kedatangan Anda pada pesta pernikahan anak saya." Devon mengangguk menanggapi ucapan Bayu.


Setelah kepergian Bayu, Devon memikirkan Lisa sejenak. "Apa dia juga mengundang Lisa?" batin Devon.


Beberapa hari ini Devon bolak-balik menemui Lisa. Dia membantu Lisa untuk bercerai dengan suaminya. Lisa kabur dari suaminya karena kasus kekerasan dalam rumah tangga.


Saat itu tidak ada lagi yang bisa diandalkan oleh Lisa karena orang tuanya sudah meninggal. Lisa adalah anak tunggal dan tidak ada saudara dari pihak keluarga orang tuanya yang dekat dengan dia.


Satu-satunya orang yang dia yakin bisa diandalkan adalah Devon. Saat itu Lisa menikahi seorang duda beranak dua. Di awal pernikahan mereka hidup normal layaknya pasnagan suami istri. Namun, ketika anak-anaknya besar teradapat perebutan harta warisan.


Lisa merasa berhak untuk mendapatkan apa yang menjadi bagiannya selama menjadi istri Ferdian. Akan tetapi anak-anak Ferdian tidak terima jika Lisa mendapatkan sebagian hartanya.

__ADS_1


Oleh karena itu, anak-anak Ferdian memfitnah Lisa. Dia dituduh berselingkuh. Padahal waktu itu dia hanya makan bersama dengan teman lamanya.


Ferdian yang merasa dikhianati menjadi murka. Dia pun mulai menyiksa Lisa. Oleh sebab itu Lisa kabur dari rumah. Dia ingin bercerai dengan Ferdian tapi waktu itu suaminya tidak menyetujui usulannya.


Lisa tidak memiliki anak karena rahimnya harus diangkat akibat kecelakaan yang dia alami. Kecelakaan itu tak lain adalah ulah Bayu yang tidak sengaja menabrak Lisa ketika dia sedang menyeberang jalan.


Kisah hidupnya yang rumit bisa dibaca di novel CLICK YOUR HEART ya.


Losa menceritakan secara detail mengenai apa yang menimpa dia pada Devon. Oleh karena itu, Devon bersedia membantu Lisa atas dasar kemanusiaan. Namun, Devon sengaja menyembunyikan hal itu dari Cindy karena dia tidak mau istrinya salah paham.


Devon menyewa pengacara untuk Lisa guna mengurus perceraian dengan suaminya, Ferdian.


Pagi itu, pengacara Lisa menghubungi Devon karena ada yang harus didiskusikan. Devon berangkat pagi-pagi sekali.


Ketika di lampu merah Anwar tak sengaja melihat mobil Devon sedang berhenti. Tapi dia tidak tahu Devon bersama siapa. Setelah menanyakan pada kekasihnya Anwar menduga Devon berselingkuh. Akan tetapi, dia tidak mau mengungkapkan hal itu sebelum dia mendapatkan bukti.


Anwar tahu pasti Daisy akan merasa sedih jika mengetahui ayahnya berselingkuh. Padahal selama ini rumah tangga Devon dan Cindy terlihat sangat harmonis.


Semua orang menikmati makanan yang disediakan termasuk Fara. Dia yang sedang hamil memilih untuk mencicipi semua kudapan yang tersedia.


Setelah itu dia mengajak suaminya duduk. Papa Devon menghampiri menantu dan anaknya. Dia duduk di sebelah Fara. Sementara mama Cindy sedang mengobrol dengan istri Bayu karena mereka bersahabat.


"Kamu tahu tidak dulu papa sangat benci hadir di acara pesta semacam ini," kata Devon memberi tahu menantunya.


"Memangnya kenapa, Pa?" tanya Fara.


"Karena tidak ada yang mau menjadi pasangan papa," jawab Devon.

__ADS_1


"Oh ya? Bukankah papa ini tampan, kaya kurang apa lagi?" puji Fara. Cello yang mendengar gombalan Fara hanya menahan senyum.


"Mungkin papa terlalu pilih-pilih atau dia pernah patah hati hingga trauma," tebal Cello yang menyahut pembicaraan antara Devon dan Fara.


"Tepat sekali. Papa sempat patah hati karena dua kali gagal bercinta. Eh ralat menjalin hubungan." Devon membenarkan ucapannya.


Fara dan Cello terkekeh. "Terus kalian tahu papa minta tolong sama mama kalian untuk menjadi pacar pura-pura papa," ungkap Devon mengingat kejadian saat pertama kali bertemu dengan Cindy.


"Memang kenal mama di mana, Pa?" Fara antusias mendengarkan cerita papa mertuanya sambil memakan camilan yang dihidangkan oleh pemilik hajat.


"Dulu mama kalian buka jasa biro jodoh," bisik Papa Devon. Namun, ucapan tersebut didengar oleh Mama Cindy. Mama Cindy menghampiri keluarganya ketika selesai berbincang dengan istri Bayu, Irma. Wanita itu malu ketika sang suami memberi tahu pekerjaan yang pernah dilakoni olehnya.


"Papa, apaan sih? Pakai cerita ke anak-anak segala. Udah tuwir juga. Malu, Pa," omel Mama Cindy seraya menepuk bahu suaminya.


"Aw sakit, Ma." Devon mengusap bahunya yang terasa panas.


Mama Cindy ikut duduk di meja yang sama. "Jangan dengarkan papa kalian! Dia memang suka ngarang." Mama Cindy berbohong karena dia merasa malu pada anak dan menantunya.


"Ada orang yang tergelincir ke kolam," teriak salah seorang tamu yang melihat seorang wanita tercebur ke kolam.


Devon dan yang lain ikut mendekat. Devon terkejut ketika melihat orang yang tercebur itu adalah Lisa. Seketika dia menceburkan diri ke dalam kolam. Mama Cindy mengepalkan tangannya. Dia sangat tidak menyangka kalau suaminya masih peduli dengan wanita di masa lalu suaminya itu.


Mama Cindy memilih pergi. Fara dan Cello menyusul ibunya. Anwar dan Daisy yang baru bergabung terlihat bingung. Ketika Anwar melihat Devon menggendong wanita yang dia tolong malam itu barulah dia paham kenapa Cindy pergi meninggalkan pesta itu.


Anwar menduga kalau wanita yang berada di mobil bersama Devon pagi itu adalah orang yang sama.


Malam itu mereka menjadi pusat perhatian. Devon tak sungkan untuk memberikan nafas buatan pada Lisa. Sesaat kemudian Lisa terbatuk. Devon merasa lega setelah Lisa sudah baikan. Kemudian, Anwar berbaik hati meminjami jas yang dia kenakan pada Devon. "Pakailah ini, Pak!"

__ADS_1


Devon merasa terharu. Dia baru menyadari ternyata Anwar laki-laki yang peduli pada orang lain. Sementara itu Daisy juga kecewa ketika melihat ayahnya memilih meninggalkan sang ibu demi menolong wanita yang tidak dia kenal sebelumnya.


"Papa jelaskan padaku! Siapa dia?"


__ADS_2