
" Jro Balian Katakson adalah Jro Balian( dukun ) yang mendapat keahlian melalui taksu, roh , atau kekuatan gaib yang memiliki kecerdasan, mukzijat ke dalam dirinya, sedangkan taksu adalah kekuatan gaib yang masuk kedalam diri seseorang dan mempengaruhi orang tersebut, baik dari cara berpikir, berbicara , atau tingkah lakunya. Karena kemasukan taksu inilah orang tersebut mampu untuk mengobati orang sakit. Kalau Balian jenis ini Ibu belum pernah melihatnya. Kalau Jro Balian ( dukun ) Usada adalah seseorang dengan sadar belajar tentang ilmu pengobatan,baik melalui seorang guru, ataupun melalui lontar usada. Tapi ada juga orang jahat yang tidak pernah belajar ilmu pengobatan tetapi mengaku menjadi seorang Jro Balian (dukun ) hanya untuk mendapatkan uang, jadi kita harus hati-hati. Dan yang terakhir yaitu Balian( dukun ) campuran . Sedangkan balian Campuran pada umumnya campuran antara Balian( dukun ) Katakson maupun Balian Kapican. " Terang Ibunya
" Lalu tempat Ibu meminta gelang ini namanya Jro Balian(dukun) apa ? " tanya Gayatri dengan wajah penasaran.
" Jro Balian ( dukun ) Kapican,di rumahnya terdapat begitu banyak sekali benda- benda yang aneh, dan bahkan rumahnya sampai penuh berisi benda-benda yang dia dapat. Jro Balian ini sangat terkenal sekali, dan bahkan orang-orang sampai mengantri kalau kesana." Kata Ibunya
" Wah, hebat sekali. Kapan-kapan aku ingin kesana dan mengucapkan terimakasih padanya," sahut Gayatri
" Iya,tapi kalau ada waktu ya Nak." Balas Luh Ani.
" Iya, Bu. " Jawab Gayatri.
Selesai membantu Ibunya membuat canang, Gayatri langsung membawa pesanan canang para tetangga di sekitar rumahnya. Setelah itu dia membantu Ibunya membersihkan rumah.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Jam 18 : 40
Luh Ani lagi menyiapkan makanan di dapur, sedangkan Gayatri lagi belajar di kamarnya. Tiba-tiba Gandi muncul dan langsung duduk di samping Gayatri yang lagi belajar.
" Gandi, kenapa luka di tubuhmu malah bertambah banyak ? " tanya Gayatri sambil menatap Gandi
" Tadi Ayah menghukumku lagi," ucap Gandi menunduk
" Kenapa Ayahmu melakukan itu lagi ? " tanya Gayatri dengan alis mata terangkat
" Dia marah karena aku menemui Kakek dan Nenek," jawab Gandi dengan raut wajah yang terlihat sedih
"Ayahmu sangat kejam sekali, Apa lukamu sudah di obati ? " tanya Gayatri dengan wajah yang terlihat kesal.
__ADS_1
" Sudah, tadi Ibuku yang mengobati. Dia sampai menyalahkan dirinya sendiri karena aku di hukum oleh Ayah. Dia juga tidak mau berkunjung ke rumah Kakek dan Nenek." Kata Gandi
" Sabar ya, Gandi. Menurutku ,jangan mengajak Ibumu berkunjung sekarang, biarkan Ayahmu melupakan masalah ini dulu," sahut Gayatri sambil tersenyum
"Gayatri...ayo makan dulu Nak ! " teriak Luh Ani memanggil putrinya
" Iya ,Bu. Aku kesana sekatang," jawab Gayatri
" Gandi, aku makan dulu ya ? Apa kamu sudah makan ? " tanya Gayatri sambil menatap Gandi
" Sudah,kalau begitu makanlah dulu. Aku akan menunggumu disini," balas Gandi tersenyum.
Gayatri lalu keluar menemui Ibunya. Dan setelah itu dia duduk di samping adiknya.
" Tumben Bapak pulang jam kesini, memangnya tadi Bapak dari mana ? Soalnya aku cari ke kebun malah tidak ada ,"Luh Ani bertanya sambil menatap suaminya
" Tadi Bapak habis membantu Pak Ari , dia terkena cetik. Saat kami lagi mengobrol, tiba-tiba saja dia muntah darah dan beling dari dalam mulutnya." Terang Wayan Rasta
"Iya ,Pak .Kok serem sekali ? Pasti dia sangat kesakitan sekali, " kata Gayatri bergidik ngeri.
" Tapi dia sudah di obati oleh Jro Balian (dukun) ,dan kata Jro Balian dia itu terkena cetik." Balas Wayan Rasta
" Apa itu cetik,Pak ? Kok sepertinya sangat berbahaya sekali," ucap Gayatri sambil menatap Bapaknya
" Cetik adalah racun mematikkan yang diramu oleh seseorang yang telah mempelajari ilmu pengeleakan. Konon cetik dapat bekerja sesuai pesanan , bisa membunuh dengan cepat, atau yang pelan-pelan sembari memberi rasa sakit tersiksa pada korbannya. Seseorang yang terkena cetik pasti akan kebingungan mencari obatnya karena di dunia medis mungkin tidak terdeteksi. Racun gaib ini akan bekerja sesuai perintah majikannya , konon jika seseorang ingin mengirimkan cetik kepada target, bisa melalui media makanan, bukan berarti langsung membubuhkannya, namun secara gaib akan menuju makanan target, misalnya dalam wujud lalat, belatung dan lain sebagainya. Dan cetik yang paling berbahaya adalah cetik gringsing, dan croncong polo, karena sifatnya mematikan dalam hitungan jam."Tutur Wayan Rasta
"Berarti seperti makanan kita yang waktu itu ada ulat belatung ya,Pak ? " tanya Gayatri.
"Ya betul . Tapi untung waktu itu kamu mengetahuinya, kalau tidak mungkin kita semua sudah terkena cetik, " jawab Wayan Rasta
__ADS_1
" Lalu apa itu cetik gringsing ,dan cetik croncong polo ? " Gayatri bicara sambil mengambil air.
" Cetik croncong polo,yaitu racun gaib yang membuat target sakit kepala tidak terkira,dan matanya menjadi melotot. Sedangkan cetik gringsing adalah racun yang di ramu dari kepiting yang bernama yuyu gringsing. Selain cetik itu masih ada lagi yang lain, yaitu cetik jinten dan cetik badung. Cetik jinten adalah cetik yang terbuat dari tulang manusia yang telah meninggal. Dan cetik badung adalah cetik yang terbuat dari air yang di keluarkan oleh mayat yang telah membusuk. Jika tingkatan ilmu Leak seseorang sudah tinggi, maka hanya dengan memandang orang yang sedang makan atau minum saja, dia sudah bisa memberi cetik kepada si korban. Ilmu ini disebut dengan cetik Terangjana. Ilmu ini bisa di rapal dari jarak 30 sampai 50 meter. Tapi adapula cetik yang menggunakan perantara udara, maka secara tidak sadar cetik masuk ke dalam tubuh korban melalui pori-pori. Namun , sedahsyat apapun cetik yang pernah di buat sudah pasti ada obat penawarnya. Dan masih ada banyak lagi macam-macam cetik. Jadi kita harus berhati-hati , dan kalau makan ingat juga untuk berdoa." Kata Wayan Rasta
" Apa tujuan orang itu mengirim cetik , Pak? " tanya Gayatri dengan alis mata terangkat.
" Tujuan orang nyetik amat beragam, mulai dari hanya coba-coba, lalu karena iri dengki , cemburu, balas dendam , berselisih paham dan masih banyak lagi yang lain." Terang Bapaknya
" Jahat banget mereka," balas Gayatri dengan wajah telihat kesal.
" Ya sudah, lebih baik sekarang kita makan. Ayo berdoa dulu ," kata Luh Ani
Selesai makan , Gayatri langsung membantu Ibunya mencuci piring.
" Gayatri, apa kamu sudah selesai belajar ? " tanya Ibunya
" Sudah Bu," jawab Gayatri
"Ya sudah, sekarang Gayatri tidur ya ? Karena besok kamu harus pergi ke Sekolah," ujar Ibunya
"Iya ,Bu. " Jawab Gayatri yang kemudian menuju ke kamarnya.
Setelah sampai di kamarnya ,Gayatri melihat Gandi yang sedang membaca bukunya.
" Gandi, aku kira kamu sudah pergi." Kata Gayatri sambil memasukkan buku ke dalam tasnya.
" Aku tidak ingin pulang, aku mau tidur di sini, apa kamu mengizinkan ? " tanya Gandi dengan wajah yang terlihat sedih.
" Ya , tentu. Kamu itu adalah sahabatku, jadi tentu aku mengizinkan. Kalau begitu ayo kita tidur," ucap Gagatri
__ADS_1
" Terimakasih ,Gayatri." Balas Gandi tersenyum
Jangan lupa like, vote dan komentarnya🙏