MELIK

MELIK
Pulang


__ADS_3

Saat Gayatri memasuki pasar bangsa Wong Samar ( Bangsa Jin ) , suasana pasar yang ramai menjadi hening karena semua orang yang ada di sana menatap Gayatri dengan pandangan heran. Salah satu dari mereka ingin menyentuh Gayatri , namun saat kulit tangannya bersentuhan dengan kulit Gayatri tangannya langsung seperti kesetrum. Mereka kemudian sedikit menjauh dari Gayatri. Merasa tidak enak Gayatri lalu bertanya  kepada salah satu pria tua yang ada di sana.


" Maaf , Kek. Saya ingin pulang ,tapi saya tidak tahu bagaimana caranya pulang . Soalnya saya sudah mencari jalan keluar akan tetapi tidak menemukan sama sekali," ujar Gayatri


" Maaf ya ,Nak. Aku tidak bisa membantumu , karena kamu tidak bisa kami sentuh . Tapi kamu harus segera keluar dari sini, kalau kamu terlalu lama di sini nanti kamu akan jadi seperti kami,"balas Kakek itu yang sudah terlihat sangat takut ketika Gayatri ada di dekatnya.


" Pasti Kakek ini takut aku sentuh, kalau aku membuka gelang ini nanti mereka malah menyakitiku. Sepertinya aku harus memanggil Gandi, karena hanya Gandi yang bisa membantuku," pikir Gayatri sambil mengernyitkan dahinya.


" Gandi...Gandi...Gandi..." panggil Gayatri


Kalau Gayatri memanggil Gandi , maka Gandi akan langsung tahu dimana keberadaan Gayatri .


Beberapa menit kemudian Gandi datang bersama Lio .


" Gayatri , kenapa kamu bisa ada di bangsaku ? " tanya Gandi dengan alis mata terangkat


" Aku juga tidak tahu. Saat teman-teman  di sekolah mengejarku ,aku lari ke hutan,dan bersembunyi di balik rumpun pohon bambu. Dan setelah temanku tidak ada aku memutuskan ingin keluar dari tempat persembunyianku,akan tetapi aku malah tidak menemukan jalan keluar," tutur Gayatri menunduk


" Kenapa kamu tidak langsung memanggilku ? Semua keluargamu sangat bingung mencarimu, apalagi kamu menghilang selama 10 hari," terang Gandi.


"APA ," teriak Gayatri dengan mata membulat dan juga lebar. Mulutnya juga sedikit terbuka ,karena begitu terkejut mendengar ucapan Gandi.


" Kenapa ekspresimu seperti itu ? " tanya Gandi sambil menggosok punggung lehernya karena merasa bingung


"Aku di sini mungkin tidak ada 2 jam, tapi kamu malah bilang 10 hari. Pasti kamu mau ngerjain aku ya ?" tanya Gayatri sambil menatap Gandi


" Tapi Gandi bicara jujur, kamu hilang selama 10 hari." Sahut Lio yang ikut menjelaskan

__ADS_1


" Hah ? Bagaimana mungkin aku hilang selama 10 hari ? Aku saja belum bertemu malam selama disini," jelas Gayatri semakin bingung


" Gayatri, perjalanan waktu di bangsa Wong Samar ( bangsa jin ) dengan perjalanan waktu di dunia manusia tidaklah sama. Perjalanan waktu di bangsa kami sangatlah lambat sekali," terang Gandi sambil menatap Gayatri


" Jangan-jangan selama kita mengobrol, di rumahku malah sudah malam atau pagi lagi ? " ujar Gayatri


" Kalau kamu pulang sekarang maka kamu jadinya hilang selama 12 hari," terang Lio ikut menjelaskan


" Apa ? Masak cepat sekali ? Baru saja kamu bilang 10 hari, tapi hanya mengobrol sebentar saja sudah menjadi 12 hari. Ini sebenarnya perjalanan waktu di dunia manusia yang berjalan terlalu cepat , apa perjalanan waktu di bangsa Wong Samar yang bermasalah ya ? Bikin kepalaku pusing," ucap Gayatri sambil memijat pelipis kepalanya.


" Gayatri, lebih baik sekarang kamu pulang. Nanti Raja Wong Samar( raja jin ) tahu kamu berada di sini. Jika dia sampai tahu kalau kamu berada disini , maka dia pasti akan menangkapmu," kata Lio


Gayatri menatap Lio dengan tatapan tidak suka, dia masih membenci Lio karena Lio selalu mengganggunya.


" Gandi , tumben dia ikut bersamamu ? " tanya Gayatri sambil menatap sahabatnya


" Dia sudah minta maaf denganku , dan sekarang dia ingin berteman dengan kita," jawab Gandi


" Kalau begitu kamu harus merahasiakan masalah gelang itu, jangan sampai Lio tahu. Sekarang untuk sementara waktu kamu buka gelang itu secara diam-diam, karena kalau gelang itu tidak di buka maka kamu tidak akan bisa pulang. Cara membawamu pulang hanya dengan menyentuhmu. Sekarang buka saja gelang itu dulu. Masalah Lio biar aku yang mengajaknya bicara agar dia tidak menatapmu terus," bisik Gandi


" Baiklah kalau begitu ," balas Gayatri.


Gayatri kemudian membuka tasnya lalu memasukkan tangannya. Dia pura-pura mencari sesuatu di dalam tasnya, dan setelah itu dia membuka gelangnya.


" Gayatri, kamu mencari apa ? " tanya Lio sambil menoleh ke arah Gayatri


" Aku mencari air minum, aku kira ada air minum di dalam tasku," jawab Gayatri berpura-pura.

__ADS_1


" Ya sudah, kalau begitu sekarang aku akan mengantarmu pulang." Sahut Gandi


" Tapi bagaimana caranya kita mengantar Gayatri pulang ? Sedangkan kita tidak bisa menyentuh Gayatri ," kata Lio terlihat bingung


" Tenang saja, biar aku yang menyentuh Gayatri. Aku akan tahan rasa sakitnya agar Gayatri bisa pulang, " ucap Gandi berbohong agar Lio tidak curiga.


" Tapi apa kamu kuat ? " tanya Lio dengan alis mata terangkat.


" Kuat kok, karena cuma ini jalan satu-satunya agar Gayatri bisa pulang ke rumahnya," jawab Gandi yang langsung mendekati Gayatri.


Lio langsung percaya begitu saja dengan ucapan Gandi.


Gandi lalu menggenggam tangan Gayatri dan membawanya pulang. Dia juga berpura-pura kesakitan agar Lio tidak curiga. Lio yang melihat kedekatan Gayatri dan Gandi hatinya selalu merasa sangat sakit dan ingin menangis.


Tidak menunggu begitu lama mereka telah sampai didepan rumah Gayatri.


" Tok...tok...tok...om swastyastu ," ucap Gayatri


" Om swastyastu," balas Wayan Rasta sambil membuka pintu


Setelah pintu terbuka ,Bapaknya begitu terkejut melihat Gayatri yang berdiri di depan pintu rumahnya.


" Gayatri ? " ujar Wayan Rasta dengan tatapan tidak percaya sambil menghampiri putrinya.


Wayan Rasta langsung memeluk Gayatri


"Kamu dari mana saja nak ? Kami sampai bingung mencarimu ? Ibumu setiap hari selalu menangis karena memikirkanmu,dan kami bahkan sampai mencari Jro Balian( dukun ) ," ucap Wayan Rasta sambil mengelus rambut Gayatri

__ADS_1


" Ceritanya panjang ,Pak. Tapi untung Gandi datang menolongku,"sahut Gayatri


Setelah itu Wayan Rasta mengajak putrinya masuk ke dalam . Luh Ani langsung tersenyum melihat putrinya yang sudah pulang. Gayatri langsung menceritakan semua yang dia alami kepada kedua orang tuanya.


__ADS_2