MELIK

MELIK
Tamat


__ADS_3

" Ibu, kata Ibu kalau semua makhluk halus, para Leak dan para makhluk lainya sudah tidak bisa menyentuh Kakak. Lalu kenapa Gandi bisa menyentuh Kakak ? " tanya Rara dengan wajah bingung.


" Gandi bisa menyentuh Gayatri karena mereka sudah di ikat dengan sebuah pernikahan." Terang Luh Ani seraya tersenyum pada putrinya.


" Oh begitu. Aku baru mengerti sekarang,"


Tiba- tiba Wayan Rasta menghampirinya dengan tergesa-gesa.


" Bu, Kadek Ayu dan suaminya datang ingin bicara dengan kita. Ayo kita temui mereka," ajak Wayan Rasta


" Kadek Ayu dan suaminya ? Tumben suaminya ikut kemari, " pikir Luh Ani dengan perasaan yang sudah tidak enak.


" Om Swastyastu, Mbok Luh. Maaf kami mengganggumu," ucap Kadek Ayu seraya mengatupkan kedua tangannya di dada.


" Om Swatyaastu," sahut Luh Ani seraya tersenyum.


" Kami kesini ingin membicarakan masalah Gandi dan Gayatri dengan kalian,"


" Masalah Gandi dan Gayatri ? Memangnya mereka kenapa ? " tanya Wayan Rasta bingung.

__ADS_1


" Sebelumnya saya minta maaf karena perbuatan saya mereka jadi menikah. Saya merasa menyesal melakukan semua itu. Sebenarnya saya sudah tidak mempermasalah Gandi berada di dunia manusia , tapi rakyat kami menentang semua itu, karena melanggar peraturan kerajaan. Jujur saya bingung harus melakukan apa," ucap Raja Wong Samar


" Gandi sudah menceritakan semuanya pada kami. Apa sekarang kalian sudah menemukan solusi untuk masalah itu," tanya Wayan Rasta seraya menaikkan sebelah alisnya.


" Sudah.Dan saat ini hanya ada satu solusi , yaitu Gandi harus melupakan Gayatri. Begitu juga dengan Gayatri, putri kalian harus melupakan Gandi ," terang Raja Wong Samar seraya terus menjelaskan semuanya.


Wayan Rasta dan Luh Ani tampak terkejut mendengar ucapan Raja Wong Samar.


" Kenapa kalian begitu tega pada mereka ? Walaupun Gandi Bangsa Wong Samar , tapi aku selalu menerimanya di sini," ujar Wayan Rasta dengan wajah merah padam. Wayan Rasta marah karena sebelumnya dia yang menyebabkan mereka menikah. Sekarang dia sendiri yang ingin mereka saling melupakan.


" Maafkan aku dan suamiku. Kami terpaksa melakukan ini karena keadaan di Kerajaan kami semakin kacau. Aku mohon maafkan kami dan bantulah kami," ucap Kadek Ayu meneteskan air mata seraya berlutut di depan Wayan Rasta.


" Baiklah, aku akan membuat Gayatri melupakan sosok Gandi " sahut Wayan Rasta dengan pasrah.


Sebenarnya dia marah pada Raja Wong Samar karena tidak terima dengan keputusannya, tapi dia tidak tega melihat sepupunya berlutut seperti itu. Dia terpaksa menyetujuinya , karena saat ini mereka juga sudah membuat Gandi melupakan Gayatri. Kalau dia tidak menyetujuinya maka Gayatri akan terus menangis dan tidak memiliki semangat hidup karena memikirkan Gandi.


" Terima kasih . Biar kami yang mencarikan seorang Jro Balian ( dukun ) untuk kalian. Besok aku akan menyuruh Jro Balian itu datang ke mari di saat Gayatri tidur," ucap Raja Wong Samar.


" Baiklah ," balas Wayan Rasta yang merasa malas bicara banyak pada mereka.

__ADS_1


Hati Luh Ani begitu sedih mendengar semua itu. Dia tidak menyangka kalau kisah cinta Gayatri dan Gandi akan berakhir seperti ini.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Besoknya , di saat Gayatri tidur siang, datang seorang Jro Balian ke rumah mereka. Jro Balian itu terlebih dahulu membuat Gayatri tidur nyenyak menggunakan ilmu sesirep, setelah itu dia mengucapkan beberapa mantra di depan tubuh gadis itu.


" Mantra saya membutuhkan waktu satu minggu agar bisa bekerja dengan baik di dalam tubuh Gayatri. Mungkin tidak seperti di Bangsa Wong Samar yang bisa membuat orang lupa dalam sehari. Tapi kalian tidak usah khawatir, dalam satu minggu putri kalian akan benar-benar melupakan sosok Gandi.


Satu minggu kemudian , ucapan Jro Balian itu terbukti. Gayatri telah melupakan Gandi. Semenjak itu Gayatri tidak pernah bertemu dengan Gandi bahkan menyebut nama Gandi.


🌹Tamat.🌹


🌸Akhirnya novel ini tamat juga. Aku mau mengucapkan rasa terima kasih untuk semua pembacaku yang sudah mengikuti Novel ini. Novel ini akan author lanjutkan dengan judul yang berbeda " Suamiku Wong Samar"




Jangan lupa mampir juga ke novelku yang lain

__ADS_1



__ADS_2