MELIK

MELIK
Di terima


__ADS_3

Besoknya...


" Gayatri, akhir-akhir ini kami sering melihatmu bicara sendiri, sebenarnya Gayatri sedang bicara dengan siapa ? " tanya Bapaknya sambil menatap putrinya


" Iya Nak, apa kamu menyembunyikan sesuatu dari kami ? " tanya Ibunya yang telihat cemas.


" Kami adalah orang tuamu , apa kamu tidak percaya dengan orang tuamu sendiri ? "tanya Bapaknya


" Maaf ,Pak, Bu. Aku memang sengaja tidak menceritakan semuanya pada  kalian, soalnya aku takut kalau nanti kalian akan melarangku untuk berteman dengan dia," ucap Gayatri menunduk


Gandi yang melihat semua itu merasa kasihan pada Gayatri.


" Pasti mereka akan melarang kami berteman," pikir Gandi dengan wajah yang sedih.


" Memangnya siapa yang sering kamu ajak bicara selama ini ? " tanya Luh Ani dengan alis mata terangkat karena merasa penasaran.


" Selama ini aku tidak memiliki seorang sahabat satupun di Sekolah ataupun di rumah, semua teman-temanku selalu menjauhiku. Mereka bilang kalau mereka takut berteman denganku, alasannya karena mereka takut di ganggu juga oleh mahkluk halus ataupun oleh para Leak," kata Gayatri dengan kepala yang masih menunduk


Wayan Rasta dan Luh Ani yang mendengar itu merasa kasihan pada Gayatri.


"Berarti selama ini kamu di Sekolah selalu sendiri ? "tanya Bapaknya


" Iya ,Pak. Aku hanya memiliki seorang sahabat dari bangsa Wong Samar ( bangsa jin ) . Selama ini , hanya dia yang selalu berteman denganku, dia yang selalu menemaniku saat di Sekolah ,dan dia juga yang selalu menolongku selama ini . Saat aku mati suri, dia yang menjaga jasadku agar para mahkluk halus dan para Leak tidak bisa menyentuhnya. Waktu itu dia disini selama 4 hari ,dan bahkan sampai tidak tidur dan pulang," tutur Gayatri sambil meneteskan air matanya.


Gayatri menceritakan semua tentang Gandi kepada orang tuanya.


" Kamu bilang kalau Ibu Gandi seorang manusia ? Dan nama Ibunya adalah Kadek Ayu ? " tanya Wayan Rasta menatap putrinya


" Iya ,Pak. Kakek dan Nenek Gandi tinggal di dekat hutan."Jawab Gayatri

__ADS_1


" Apakah Kakek dan Nenek Gandi namanya adalah Nenek Ratih dan Kakek Parjo ? " tanya Wayan Rasta penasaran


Dengan perasaan yang bingung Gayatri mengerutkan keningnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Dari mana Bapak tahu mengenai Kakek dan Nenek Gandi ? Apa Bapak pernah mengikutiku saat aku mengantar Gandi untuk bertemu dengan mereka ? " tanya Gayatri dengan alis mata terangkat


Mata Luh Ani membulat dan juga lebar mendengar itu.


"Dari mana kamu bisa tahu mengenai Kakek dan Neneknya Gandi ? " tanya Luh Ani


" Di dekat hutan itu hanya ada satu rumah. Dulu aku sering kesana dan bermain bersama Ibunya Gandi. Kakeknya Gandi bersaudara dengan Bapakku," jawab Wayan Rasta


" Maksudmu,Bapak mertua dan Kakeknya Gandi bersaudara begitu ? " tanya Luh Ani yang tampak terkejut.


" Iya benar, bukankah mereka pernah datang di acara pernikahan kita dulu. Masak kamu lupa ? " tanya Wayan Rasta pada istrinya.


" Oh iya ,aku ingat. Waktu itu mereka yang menyuruhku untuk makan dulu sebelum di rias ," Jawab Luh Luh


Gandi terdiam melihat semua itu. Dia masih tidak percaya kalau Kakeknya bersaudara dengan Kakeknya Gayatri.


" Gayatri, kami tidak akan melarangmu untuk berteman dengan Gandi. Karena dia juga keluarga kita , dan hatinya juga sangat baik karena dia sering membantumu, tapi dengan satu syarat kamu tidak boleh ikut ke bangsanya karena itu sangat berbahaya," ucap Wayan Rasta menjelaskan


Gandi yang mendengar itu langsung tersenyum lebar.


" Beneran ,Pak ? " tanya Gayatri yang masih tidak percaya dengan ucapan Bapaknya


" Iya benar,"jawab Wayan Rasta.


"Sekarang ,ajaklah temanmu itu untuk makan bersama, pasti dia sangat kelaparan karena dari kemarin tidak pulang," kata Luh Ani.

__ADS_1


" Iya ,Bu. " jawab Gayatri sambil tersenyum


Setelah selesai makan ,mereka bermain di dalam rumah tanpa bersembunyi lagi dari orang tuanya.


Lio yang melihat hal itu dari jauh langsung pergi untuk memberitahu Ayahnya.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Di Kerajaan Wong Samar ( Kerajaan bangsa jin )


" Apa Gandi belum pulang juga ? " tanya Raja Wong Samar dengan wajah yang terlihat sangat marah.


" Belum suamiku,aku sudah berkali-kali memanggilnya ,tapi Gandi tidak pulang juga. Aku sangat khawatir dengannya," ucap Kadek Ayu sambil menatap suaminya.


Kadek Ayu dari kemarin bahkan sampai tidak tidur karena memikirkan Gandi. Dia ingin mencari Gandi ke dunia manusia, tapi suaminya tidak mengizinkan dia pergi ke dunia manusia.


"Biarkan saja dia, aku capek ngurusin anak itu. Dia lebih memilih sahabatnya itu dari pada Ayahnya sendiri. Aku ingin kamu hamil lagi, dan melahirkan bayi laki-laki. Karena aku ingin memiliki seorang anak laki-laki yang patuh kepadaku bukan seperti Gandi yang selalu membuatku marah." Terang Raja Wong Samar


" Suamiku, cobalah bicara yang lembut dengan Gandi. Aku yakin kalau kamu bicara sedikit lembut padanya , maka dia juga akan mendengarkan apapun yang kamu ucapkan," balas Kadek Ayu


"Buat apa bicara lembut dengan anak seperti dia ? Seharusnya dia yang mengalah pada orang tuanya." Balas suaminya


Tiba-tiba Lio datang


" Salam Ayahanda, aku baru saja datang dari rumah Gayatri,"ucap Lio menunduk


" Lalu apa yang di lakukan Gandi di sana ? " tanya Raja Wong Samar pada Lio


" Gandi di sana bermain ,dan bahkan orang tua Gayatri tahu semua itu, tapi mereka menerima Gandi." Kata Lio sambil menatap Raja Wong Samar.

__ADS_1


Kadek Ayu merasa terharu mendengar semua itu.


" Mereka keluarga yang sangat baik, bahkan anakku di terima dengan baik di sana," gumam Kadek Ayu di dalam hatinya.


__ADS_2