MELIK

MELIK
Lio


__ADS_3

" Apa itu Ilmu Penangkeb,Bu ? Namanya juga terdengar aneh sekali,"kata Ketut Erni


" Ilmu Penangkeb adalah sarana gaib agar orang menjadi tunduk. Dengan demikian orang tersebut dapat mengendalikan, mengarahkan,dan menguasai orang lain dengan bantuan para mahkluk halus. Dan ilmu ini sudah ada sejak dari dulu. Ilmu ini banyak di pakai oleh wanita atau istri agar suaminya menjadi penurut, takut ,dan tunduk kepada istrinya. Dan Ilmu penangkeb adalah proses awal dari suatu ilmu Leak. Seseorang yang menggunakan ilmu penangkeb lama-kelamaan bisa menguasai ilmu Leak tanpa di sadari . Contohnya seperti Ibu," terang Ibu Tari


" Jadi Ibu selama ini belajar Ilmu Leak ?" tanya Ketut Erni


" Ya Nak, Ibu melakukan itu karena tidak kuat dengan sifat Bapakmu. Kamu kan tahu sendiri bagaimana sifat  Bapakmu . Dari dulu dia selalu memarahi Ibu , dan Ibu selalu merasa ketakutan jika Bapakmu ada di rumah. Lalu Nenekmu menyuruh Ibu agar menggunakan Ilmu Penangkeb saat itu,"  jawab Ibu Tari


" Berarti Nenek dari dulu belajar Ilmu Leak ? " tanya Ketut Erni


" Iya benar, Nenekmu juga dulu belajar Ilmu Leak karena tidak kuat dengan sifat Kakekmu. Lalu sekarang bagaimana ? Apa kamu mau belajar Ilmu seperti itu ?"


" Hmm, tapi aku takut, Bu." Jawab Ketut Erni


" Takut apa ? "


" Takut dosa ," jawab Ketut Erni


" Sekarang kamu mau memikirkan dosa begitu ? Lalu kemarin saat kamu menggugurkan kandunganmu , apa kamu tidak takut akan dosa ? "


" I-iya juga sih," sahut Ketut Erni. Dia lalu memikirkan semua ucapan Ibunya.


Ibu Tari lalu meninggalkan putrinya ke dapur.


5 menit kemudian Ketut Erni menghampiri Ibunya di dapur.


"Ibu ,aku sudah memikirkan semuanya." Kata Ketut Erni sambil menatap Ibunya

__ADS_1


" Lalu bagaimana ? " tanya Ibu Tari dengan alis mata terangkat


" Bu, aku mau belajar Ilmu Penangkeb. Aku rela melakukan semua itu asalkan suamiku tidak selingkuh dariku," ucap Ketut Erni


" Baiklah kalau begitu , nanti malam Ibu akan mengajarkan Ilmu Penangkeb untukmu,dan setelah itu suamimu pasti akan selalu ada di dekatmu ,dan apapun yang kamu ucapkan maka dia pasti akan menurutinya,"kata Ibu Tari sambil mengusap rambut putrinya


" Terima kasih ya,Bu. Dari dulu hingga sekarang,setiap aku ada masalah maka Ibu pasti akan selalu membantuku. Ibu selalu membuatku bahagia," ujar Ketut Erni sambil memeluk Ibunya.


" Aku ini adalah Ibumu, jadi mana mungkin aku bisa membiarkan putriku ini menderita. Lebih baik sekarang kita makan, Ibu yakin kalau kamu pasti belum makan," ucap Ibu Tari yang langsung mengambilkan makanan untuk putrinya.


" Ibu tahu saja kalau aku belum makan," balas Ketut Erni sambil tersenyum


" Ibu sudah hafal betul dengan kebiasaanmu itu, dari dulu jika kamu lagi ada masalah, pasti tidak mau menyentuh makanan sama sekali, Tapi sekarang masalahmu sudah ada solusinya, jadi kamu harus makan dulu," terang Ibu Tari sambil memberikan putrinya makanan


" Ibu memang yang terbaik," ucap Ketut Erni sambil tersenyum


Di Kerajaan Wong Samar( Kerajaan Jin )


Raja Wong Samar baru saja pulang setelah beberapa hari pergi ke rumah sahabatnya. Dia pulang dengan seorang anak laki-laki yang usianya sama dengan Gandi.


" Suamiku ,siapakah anak laki-laki yang kamu bawa kemari ? " tanya Kadek Ayu pada suaminya


" Dia adalah putra dari almarhum sahabatku ,kedua orang tuanya baru saja meninggal ,dan dia tidak memiliki siapapun, jadi aku memutuskan ingin menjadikannya anak angkatku. Itupun kalau kamu setuju," ucap suaminya sambil menatap wajah istrinya.


" Kalau itu alasannya, maka aku juga setuju." Balas Kadek Ayu


15 menit kemudian Raja Wong Samar memanggil Gandi.

__ADS_1


" Salam Ayahanda," kata Gandi dengan sedikit membungkuk


" Duduklah sebentar," perintah Ayahnya dan Gandi langsung duduk.


"Gandi, kamu setiap hari hanya sibuk dengan sahabatmu itu. Apakah kamu tidak merasa bosan setiap hari bertemu dengan sahabatmu itu ? " tanya Raja Wong Samar dengan wajah yang merah padam. Raja Wong Samar selalu saja marah dengan putranya , dan itu karena Gandi tidak pernah mau menuruti apa yang Ayahnya ucapkan. Mereka dari dulu seperti seorang musuh ,dan Ayahnya juga tidak pernah mau mengalah dengan Gandi.


Gandi memilih diam saja karena tidak ingin bertengkar dengan Ayahnya.


Tiba-tiba Gandi melihat Ibunya yang sedang berjalan ke arahnya bersama dengan seorang anak laki-laki yang seusia dengan dirinya.


" Lio , duduklah di sana! " kata Ibu Gandi pada anak itu. Dan Lio langsung menuruti ucapan Ibu angkatnya.


" Gandi, Ayahanda memanggilmu kemari karena ingin memperkenalkan seseorang kepadamu," ucap Ayahnya sambil menatap Gandi yang masih diam saja.


" Gandi, ini adalah Lio dan Lio ini adalah putra dari sahabat Ayahanda. Mulai sekarang Lio akan menjadi saudara Gandi, karena kedua orang tuanya baru saja meninggal, dan dia tidak memiliki siapapun saat ini. Jadi tolong kamu terima Lio sebagai saudaramu ya ? " Kadek Ayu bicara sambil menatap putranya yang terus menunduk.


" Iya ,Ibunda." Jawab Gandi tanpa menatap Lio sedikitpun


" Dan satu lagi, mulai sekarang Ayahanda akan menyuruh Lio pergi ke dunia manusia untuk mendekati Gayatri. Ayahanda akan menyuruh Lio untuk mencari kelemahan sahabatmu itu," ucap Raja Wong Samar sambil tersenyum licik


Gandi langsung mendongkakkan kepalanya dengan wajah yang terlihat marah.


" Ayahanda memang sangat jahat, aku benci kepadamu." Teriak Gandi yang langsung pergi meninggalkan ruangan itu, dan setelah itu dia pergi mencari Gayatri.


Gayatri yang baru saja bangun setelah tidur siang langsung kaget melihat Gandi yang sudah ada di sampingnya


" Gandi , kamu selalu membuatku terkejut. Kenapa dengan wajahmu itu ? Setiap datang wajahmu selalu saja cemberut," ucap Gayatri sambil menatap Gandi yang masih diam saja.

__ADS_1


__ADS_2