
Setelah selesai memakaikan baju pengantin dan merias wajah Gayatri. Ibu Tari menunggu kedatangan Raja Wong Samar ( Raja Jin ). Beberapa menit kemudian, Raja Wong Samar datang bersama keluarganya. Kadek Ayu juga ikut menghadiri acara itu, akan tetapi wajahnya di tutup menggunakan kain penutup wajah oleh suaminya. Raja Wong Samar melalukan itu agar Ibu Tari tidak mengetahui wajah Kadek Ayu.
"Ayahanda ? Apa maksud dari semua ini ? Tolong ,lepaskan aku! " teriak Gandi sambil menatap Gayatri yang lagi tidur.
" Ha...ha...ha...lebih baik kamu diam saja," teriak Raja Wong Samar merasa sangat puas dengan rencananya.
" Ayahanda, aku mohon jangan lakukan ini ! Gayatri adalah seorang manusia, dan kami berbeda. " ucap Gandi sambil berlutut di depan Ayahnya dengan tangan yang masih di ikat.
" Memang kenapa kalau dia seorang manusia ? Ibundamu juga seorang manusia," bisik Raja Wong Samar
" Kasihan Gayatri Ayahanda , aku mohon jangan lakukan itu pada Gayatri !" ucap Gandi yang masih berlutut di depan Ayahnya.
" Kalau kamu tidak mau melakukan ini, maka Ayahanda akan menyakiti Kakek dan Nenekmu yang ada di alam manusia," ancam Ayahnya dengan mata melotot dan wajah merah padam
Gandi yang mendengar ancaman Ayahnya tidak bisa berbuat apapun. Dia tidak ingin terjadi sesuatu dengan Kakek dan Neneknya. Menurutnya Kakek dan Neneknya sudah menderita selama ini karena kehilangan anak-anaknya, jadi dia tidak ingin menambah penderitaan mereka.
" Argh " teriak Gandi dengan wajah yang sangat marah.
Ibu Tari dan Ketut Erni hanya diam saja, mereka tidak berani mengeluarkan suara karena merasa takut.
Sedangkan Lio merasa sangat cemburu melihat semua itu, tapi dia tidak bisa menggagalkan pernikahan Gandi karena tangannya juga di ikat , dan dijaga oleh seorang pengawal.
" Gayatri...Gayatri...bangunlah Gayatri, aku mohon bangunlah ! " teriak Gandi yang berteriak di dekat Gayatri , namun Gayatri begitu terlelap tidur bagaikan seorang putri tidur.
"Ternyata Gayatri hebat juga , dia bisa berteman dengan anak Raja Wong Samar," pikir Ibu Tari sambil menatap Gandi yang masih berteriak memanggil Gayatri.
Ibu Tari dan Ketut Erni saat ini sudah berubah menjadi sesosok Leak, karena cuma dengan cara berubah wujud menjadi sesosok Leak dia bisa melihat Raja Wong Samar.
Kadek Ayu sangat sedih sekali melihat semua itu , dia juga tidak bisa berbuat apa-apa.
" Tante Tari begitu tega sekali mengorbankan cucunya sendiri. Aku juga tidak menyangka kalau Tante Tari dan Ketut Erni belajar ilmu Leak. Sepertinya aku harus memberitahu Ibu dan Bapak mengenai masalah ini," pikir Kadek Ayu sambil menatap Ibu Tari dan Ketut Erni secara bergantian.
1 jam kemudian pernikahan itu telah selesai di laksanakan. Gandi menatap Gayatri yang saat ini sudah menjadi istrinya.
" Gayatri, maafkan aku karena tidak bisa menghentikan semuanya. Tapi kamu tenang saja, mulai saat ini aku akan berhati-hati dengan Ayahku. Aku tidak akan membiarkanmu di sakiti oleh keluargaku," gumam Gandi di dalam hatinya
" Tolong, jangan buat cucuku hamil dulu ! Dia saat ini masih duduk di kelas 3 SMP . Kalau dia hamil nanti Bapaknya akan curiga dan marah padaku," ucap Ibu Tari sambil menatap Raja Wong Samar.
" Kamu tenang saja, aku juga tidak akan membiarkan Gayatri hamil karena pernikahan ini hanya untuk mengambil darah Gayatrì ," balas Raja Wong Samar.
Setelah acara itu selesai keluarga Gandi telah kembali ke bangsanya, Ibu Tari dan Ketut Erni juga sudah kembali tidur, hanya Gandi yang masih berada di sana. Dia terus menatap Gayatri yang sedang tidur lelap.
__ADS_1
Jam 05 : 00 Gayatri membuka matanya sambil merentangkan kedua tangannya.
" Argh ,"Gayatri berteriak dengan mata membulat karena begitu terkejut saat melihat Gandi yang sedang duduk sambil menatapnya.
" Gandi, kenapa kamu bisa ada di sini ? Kamu juga menatapku begitu banget, membuatku kaget saja,"ucap Gayatri sambil menatap Gandi.
" Gayatri, tolong maafkan aku ! Aku sudah gagal melindungimu,"ucap Gandi sambil menatap Gayatri
" Apa maksudmu bicara seperti itu ? Aku juga baik-baik saja, " terang Gayatri
" Gayatri, sebenarnya kemarin ada masalah dan aku tidak bisa menolongmu," ungkap Gandi
" Memang ada masalah apa ?" tanya Gayatri sambil menatap Gandi dengan wajah bingung.
Gandi langsung melamun mengingat semuanya.
" Gandi .. Gandi..." panggil Gayatri.
" Kok dia malah melamun sih ? " gumam Gayatri yang terlihat kesal.
Gayatri lalu melempar bantal ke arah Gandi.
" Ada apa ? " tanya Gandi kaget
Gandi lalu menceritakan semuanya pada Gayatri .
" Apa ? " teriak Gayatri dengan mata membulat.
" Ssstttt , pelan sedikit dong ! " Gandi meletakkan jari telunjuknya didepan bibirnya.
" Nanti kalau Nenekmu mendengar bagaimana ?" tanya Gandi sambil menatap Gayatri.
" Paling kamu hanya bercanda kan ? Tapi aku juga kemarin mimpi menikah dengan seseorang , dan mimpiku itu seperti nyata," ungkap Gayatri sambil mengingat mimpinya .
" Gayatri , aku bicara serius. Lebih baik setelah ini kamu tidak usah kesini lagi, karena kamu di sini tidak aman," terang Gandi
" Jadi semuanya benar begitu ? Lalu kenapa aku tidak terbangun saat acara pernikahan itu ? Padahal di kamarku pasti ramai, " tanya Gayatri merasa bingung
" Kamu tidak bangun karena Nenekmu menggunakan Ilmu Aji Sesirep," ungkap Gandi
" Berarti Nenekku menumbalkan aku begitu ?"tanya Gayatri dengan alis mata terangkat
__ADS_1
" Iya benar, tapi kenapa kamu tidak memberitahuku kalau mau ke sini ?" tanya Gandi dengan alis mata terangkat.
" Maaf , aku lupa." Jawab Gayatri menunduk
" Kamu kebiasaan, jadi begini kan jadinya,"sahut Gandi
" Lagian ,aku kesini sangat mendadak sekali. Tadinya aku mau bilang sama kamu tetapi kamu malah tidak datang," balas Gayatri
"Aku waktu itu tidak bisa kerumahmu karena dikurung sama Ayahku. Tanganku juga di ikat, dan setelah itu di ancam lagi," tutur Gandi dengan wajah terlihat kesal.
"Berarti kita saat ini sudah menikah begitu? " tanya Gayatri sambil menatap Gandi
" Iya benar. Pasti kamu senang banget karena menikah denganku ya ? " tanya
Gandi menggoda Gayatri
" Tidak tuh," jawab Gayatri ketus
" Tapi aku tidak menyangka kalau Nenekku jahat dan tega sekali padaku. Tolong rahasiakan dulu pernikahan ini ya ? Orang tuaku pasti sangat sedih mendengarnya," ucap Gayatri. Dia sedang berpikir kalau orang tuanya tahu pasti mereka akan sangat marah sekali , terutama marah dengan Neneknya.
" Kamu tenang saja, aku tidak akan membiarkanmu di sakiti oleh mereka," jawab Gandi
" Terimakasih, kamu memang sahabatku yang paling baik," jawab Gayatri sambil tersenyum
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jam 11 : 25
" Gayatri , bagaimana hari ini ? Seru kan jalan-jalannya ? " tanya Neneknya
" Iya Nek,seru." Jawab Gayatri sambil menunduk.
" Makanya sering-sering ke rumah Nenek. Kalau kamu kemari , maka Nenek pasti akan mengajakmu jalan-jalan dan membelikanmu baju baru," ujar Neneknya sambil tersenyum.
" Terimakasih ya Nek ,karena Nenek sudah membelikanku baju baru," ucap Gayatri
" Iya sama-sama, kalau begitu sekarang kamu tidur siang dulu ya ? " balas Nenek Tari
" Iya ,Nek." Jawab Gayatri yang langsung pergi ke kamarnya.
" Gayatri, besok-besok jangan mau kesini. Nenekmu jahat ,dan dia hanya baik di depanmu saja," ucap Gandi
__ADS_1
" Iya tenang saja,besok-besok aku tidak akan datang kemari," jawab Gayatri sambil merebahkan tubuhnya di samping Gandi.