MENANTI CINTA DIANTARA CINTA MEREKA

MENANTI CINTA DIANTARA CINTA MEREKA
Bab 80 : Air Mata Terakhir


__ADS_3

"Il cancro si è diffuso ad altri tessuti o organi del corpo. Nello stadio IVA il cancro si è diffuso ad altre parti della testa come il cervello, la gola, gli occhi o le ghiandole salivari. Mentre nello stadio IVB, il cancro si diffonde agli organi che sono lontani dal rinofaringe, come la clavicola o i polmoni."


(Kanker telah menyebar ke jaringan atau organ tubuh lain. Pada stadium IVA kanker menyebar ke bagian lain di kepala seperti otak, tenggorokan, mata, atau kelenjar air liur. Sementara pada stadium IVB, kanker menyebar ke organ yang berjauhan dengan nasofaring, seperti tulang selangka atau paru-paru.)


"Casi come quello vissuto da una paziente di **** Helena, in cui il cancro ha danneggiato il sistema immunitario e ha provocato un danno al sistema immunitario. Far diffondere il cancro e danneggiare tutti i sistemi del corpo e interromperne la funzione."


(Kasus seperti yang dialami pasien bernama Helena, dimana kanker itu merusak sistem imun dan mengakibatkan sistem imun rusak. Membuat kanker menyebar dan merusak seluruh sistem di dalam tubuh dan menganggu fungsinya.)


"Inoltre, i malati di cancro rinofaringeo non possono rimanere incinta per un po ', fino a quando il medico non dice che sono guariti dalla malattia. Anche la paziente in precedenza non aveva detto a nessuno di essere incinta fino a quando la sua gravidanza non aveva compiuto 7 mesi."


(Ditambah sebenarnya penderita kanker nasofaring tidak di perbolehkan hamil untuk sementara waktu, sampai dokter menyatakan sembuh dari penyakit itu. Pasien sebelumnya juga tidak memberitahukan kepada siapapun bahwa dirinya hamil sampai kehamilannya berusia 7 bulan)


"Aspetta cosa? paziente incinta?" tanya Alvino yang terkejut mendengar penuturan dokter.


(Tunggu, apa? pasien hamil?)


Alvino memutuskan untuk mencari dokter yang selama ini menangani Helena untuk mencari tahu sebenarnya sakit apa yang sedang diderita oleh Helena. Terutama mencari tahu apakah benar bayi yang diberikan padanya dan masih belum memiliki nama itu adalah bayi Helena.


Alvino meragukan bahwa Helena hamil anaknya, itulah yang membuat Alvino memilih untuk pergi menemui dokter dan mencari informasi mengenai Helena sebelum masuk untuk menemui Helena.


Alvino sungguh tidak bisa menerima begitu saja bayi yang diantarkan oleh Lalisa, Alvino sendiri tidak tahu kepergian Lalisa sehingga dia tidak bisa menolak keberadaan bayi yang sekarang dia titipkan kepada sang mama.


Tanpa Alvino tahu, sang mama sekarang membawa bayi itu ke rumah sakit untuk melakukan tes DNA dan mencari tahu kebenaran apakah benar bayi itu adalah milik Alvino.


"Esatto, la paziente era incinta di 7 mesi quando la paziente e la sua famiglia sono venute in questo ospedale. Abbiamo condotto immediatamente un esame e abbiamo scoperto che il cancro nasofaringeo della paziente era entrato nella fase 4. Sarebbe molto pericoloso per la vita della paziente se la paziente mantenesse la gravidanza."


(Benar, pasien sedang hamil 7 bulan saat pasien dan keluarganya datang ke rumah sakit ini. Kami segera melakukan pemeriksaan dan ditemukan bahwa Kanker nasofaring yang diderita pasien sudah memasuki stadium 4. Akan sangat membahayakan nyawa dari pasien jika pasien tetap mempertahankan kehamilannya.)

__ADS_1


Alvino terlihat syok mendengar apa yang dikatakan oleh dokter.


"La paziente desidera ancora dare alla luce il bambino nel suo grembo come previsto, motivo per cui ora la paziente non si sveglia dal coma. È già il centesimo giorno, dalla prima volta che il paziente è entrato in coma."


(Pasien tetap ingin melahirkan bayi yang ada di kandungannya sesuai perkiraan, itulah yang membuat kenapa sekarang pasien tidak kunjung sadar dari komanya. Ini sudah memasuki hari ke-100, sejak pertama kali pasien mengalami koma.)


"Non c'è niente che i medici possano fare per migliorare le condizioni del paziente?" tanya Alvino.


(Apa tidak ada yang bisa dilakukan para dokter untuk membuat kondisi pasien menjadi lebih baik?)


"Sì, noi medici abbiamo fatto di tutto per salvare il paziente. Ma sembrava davvero che i dottori non potessero fare nulla. Il paziente è in realtà troppo lontano dal suo subconscio, in termini medici si dice che il paziente stia aspettando qualcosa prima di lasciare finalmente il suo corpo."


(Sudah, Kami para dokter sudah melakukan segala cara untuk menyelamatkan pasien. Tapi memang sepertinya tidak ada yang bisa dilakukan oleh para dokter. Pasien sebenarnya juga sudah terlalu jauh dari alam bawah sadarnya, dalam medis ini dikatakan seperti pasien sedang menunggu sesuatu sebelum akhirnya dia benar-benar meninggalkan raganya.)


Alvino kemudian teringat tentang perkataannya kepada Helena yang mengatakan bahwa sampai kapanpun dia tidak akan pernah mempercayai apa yang Helena ucapkan.


Mungkinkah Helena menunggu Aku mengakui bayi itu sebagai bayiku? ataukah Helena menunggu permohonan maaf dari aku atau Husna?


Alvino memutuskan untuk segera menemui Helena. Namun baru saja Alvino hendak membuka pintu. Dia mendengar percakapan yang mengatakan bahwa keluarganya setuju untuk melepas alat bantu yang selama ini menunjang kehidupan Helena.


Alvino segera masuk dan itu tentu saja mengejutkan Lalisa dan Keyla.


"Alvino...?"


"Kenapa Mama akan melepas alat bantu yang ada pada Helena?"


"Nak, kami tidak tega jika terus melihat Helena seperti ini. Jadi kami sudah mengikhlaskannya untuk pergi," lirih mama Helena.

__ADS_1


"Bolehkah aku menemui nya?" tanya Alvino yang di balas anggukan kepala oleh mama Helena.


Alvino berjalan perlahan dan duduk di samping Helena.


"Assalamualaikum, aku sudah datang. Apa kamu menungguku? apa yang membuatmu tertahan seperti ini?" ucap Alvino.


"Dalam sebuah hubungan, kita pasti pernah merasakan namanya sebuah perpisahan. Walaupun hal ini sebisa mungkin harus dihindari dan lebih untuk memperjuangkan hubungan tersebut dengan baik. Tetapi bila memang perpisahan menjadi sebuah jalan keluar yang terbaik untuk keduanya, anggap saja itu bagian dari takdir yang tidak di garis-kan untuk kita."


Alvino melihat air mata Helena mengalir dan membasahi bantal, Alvino tahu jika Helena memang menunggu kedatangan nya.


"Bayi itu sudah bersamaku, insya Allah aku akan menjaganya dengan baik dan memastikan bahwa dia akan mendapatkan kebahagiaan dan hidup dengan penuh cinta seperti yang kamu harapkan. Aku memaafkan kamu, Helena. Terima kasih karena sudah mau berjuang untuk tetep menjaga dan akhirnya bisa melahirkan seorang putri cantik."


Alvino terus memperhatikan air mata yang keluar membasahi bantal, dan layar monitor pemantaunya.


"Aku juga membawa pesan dari Husna, dimana dia juga sudah memaafkan semua yang pernah kamu lakukan kepada nya," lirih Alvino berbohong.


Alvino mendekati telinga Helena dan menuntunnya dengan tuntutan yang biasa dilakukan orang Islam untuk mengantarkan seseorang yang akan pergi meninggalkan dunia.


Tit...


Air Mata Terakhir itu, semoga mengantarkan kamu menuju kehidupan yang lebih baik.


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2