Menggapai Cintamu

Menggapai Cintamu
Ungkapan Cinta


__ADS_3

Sampai larutpun Kabir berusaha terus menggerakkan kakinya, itu membuat Ceasy tidak nyaman. Ceasy merasa bahwa Kabir sejak pulang dari restoran menjadi pendiam, bahkan biasanya bercanda bersama dengannya pun malam ini tidak. Ceasy merasa tidak enak karena ia yang engajak makan di restoran itu.


“Ah!!” kabir hampir saja kehilangan keseimbangan, sikunya mengenai ujung meja tinggi dibawah tv.


Mendengar rintihan Kabir, Ceasy yang baru saja selesai mandipun langsung menghampirinya, memapah Kabir duduk kesofa dan memijat lembut kaki Kabir dengan penuh kasih sayang. Sesekali melihat Kabir yang terlihat seperti orang bingung.


“Kak Kabir kok sejak tadi diam saja sih, apa dia tersinggung dengan apa yang dikatakan dua gadis tadi siang ya. Tapi kan Kak Kabir  bukan tipe orang yang gampang tersinggung, ada apa ya,” kata Ceasy dalam hati.


“Kamu kenapa Ces? Kok seperti orang bingung gitu sih, jangan mikir aneh-aneh ya,” Kabir menyadari itu.


“Kak, Kak Kabir tersinggung kah dengan perkataan dua gadis tadi?” Tanya Ceasy.


Tanpa mengatakan sepatah kata pun, Kabir menarik tangan Ceasy dan memintanya duduk di sapingnya,lalu merangkul Ceasy dan meletakkan kepala Ceasy di bahunya. Diusap-usapnya rambut Ceasy dengan lembut.


“Tidak, itu kan kenyataannya, kenapa aku mesti tersinggung?” Tanya Kabir.

__ADS_1


“Apa yang kenyataan, aku tidak suka jika orang lain menghina suamiku, bahkan seribu mulut yang menghinamu saja aku akan membungkamnya,walaupun aku harus sakit,” kata Ceasy mulai kesal.


“Ihh, jangan gitu dong, kamu ini masih muda, pantas kalau mendapatkan lelaki yang masih muda juga, nggak tua sepertiku ini,” ucap Kabir mencubit pipi Ceasy.


“Aku nggak suka membahas hal ini, yang tau kebaikanku hanya aku sendiri, yang perlu Kak Kabir dan semua orang tahu itu, aku mencintaimu dengan tulus, udah gitu aja, ngantuk, bobok yuk,” tungkasnya.


Mendengar Ceasy mengungkapkan isi hatinya seperti itu sudah membuat Kabir bahagia, ia bersyukur mendapat istri seperti Ceasy, bahkan jika Nisa dulu tidak mengetahui perasaan Ceasy, entah siapa istri Kabir sekarang.


Ditengah malam, Ceasy terbangun, saat ia melihat kea rah Kabir tidur, ia tidak menemukan Kabir di sampingnya. Menyadari itu, Ceasy langsung mencarinya hingga ke dapur, ternyata Kabir sedang duduk termenung di sofa ruang tamu. Ceasy menghampirinya.


“Wa’alaikum sallam, kok bangun sih?” Tanya Kabir.


“Aku mencarimu Kak, kenapa kamu belum tidur,” Tiba tiba Ceasy membelai pipi Kabir, lalu mencium pipi Kabir.


Kali ini reaksi Kabir tidak menolak, malah Kabir membalas belaian pipi Ceasy, ia juganmembelai pipi Ceasy dengan lembut, dan tiba-tiba menciumnya. Memejamkam matanya, dan merasakan cinta Ceasy, ternyata Kabir baru saja mendapat arahan dari Yoona untuk membuktikan perasaannya.

__ADS_1


Kabir membuka dan menutup mata berkali-kali sambil berciuman, yang ia lihat adalah Ceasy, bukan hanya di matanya, melainkan melihat dengan hatinya. Tiba-tiba Kabir meneteskan air mata, dan menyudahi ciuman itu.


“Akunmencintaimu Ceasy,” bisik Kabir.


Seketika waktu Ceasy terhenti, ini kali pertama Kabir mengakui perasaannya.


“Katakan lagi,” Ceasy masih belum percaya.


“Akunmencintaimu, aku mencintaimu, aku mencintaimu Ceasy,” ucap Kabir.


Ceasy langsung memeluk Kabir, ia ingin mendengar kata itu lagi, dan Kabir mengatakannya. Kabir juga membalas pelukan Ceasy, kini Ceasy bisa merasakan


pelukan Kabir yang sebenarnya. Ia menangis, bahagia, entah apa yang membuat Kabir mengatakan itu, Ceasy tidak tau, tapi Ceasy benar-benar bahagia.


Karena kondisi Kabir yang belum bisa banyak bergerak, kali ini mereka tidur hanya pelukan saja, suasana hati Kabir benar-benar sangat lega. Bahkan ia merasa bahagia telah mengatakan itu, tetapi semua itu tidak bisa mengalihkan fikirannya tentang perkataan dua gadis siang tadi.

__ADS_1


Maaf ya kakak kakak, yang ini dikit. Next bab akan lebih banyak. terimakasih


__ADS_2