Menggapai Cintamu

Menggapai Cintamu
Permohonan Maaf Arnold.


__ADS_3

Hari pertama Ceasy belajar di luar negeri, di setiap barang miliknya ditempeli oleh foto Kabir, sehingga dia bisa belajar dengan serius.


"Umm gantengnya suamiku ini, aku sangat merindukanmu, kamu lagi apa disana, udah makan belum? Udah mandi belum? Merindukan akau atau enggak, syaangku," Ceasy mengelus-elus foto Kabir.


Kotak pensil milik Ceasy yang di tempel banyak gambar Kabir itu di sita oleh Won, ia tidak ingin Ceasy menjadi tidak fokus belajar karena keegoisannya itu.


"Suamimu, nitip kamu ke diriku, agar kamu fokus belajar, kita belajar desain dengan orang ternama, jadi lebih konsentrasi lah Ceasy!" seru Won.


"Tapi jangan ambil kotak pensilku, semua pensil ajaibku ada disana," rengek Ceasy.


"Nih! Pakai milikku, milikkmu ini akan aku sita setiap jam pelajaran. Sekarang gambarlah busana musim semi, atau kau akan aku pulangkan sengan nilai nol besar!" Won mengambil kotak pensil milik Ceasy.


Dengan membayangkan Kabir, Ceasy dapat mendesain busana musim semi itu dengan sangat mudah, bahkan ia selesai terlebih dahulu dan memberikan hasil karyanya itu kepada sang ketua kelompok, Won.


"Waw, indah dan cantik sekali yang busana untuk wanita, kamu memang hebat Ceasy, pertahankan Ok!, Ini kotak pensilmu," pujian Won membuat hati Ceasy bahagia, di tambah lagi kotak pensilnya sudah kwmvali di tangannya.

__ADS_1


Jam makan siang, Won sangat perhatian kepada Ceasy dan Tae, mereka berdua di ambilkan semua makan siangnya, bahkan tempat makan mereka berada di dekat jendela yang bisa membuat otak mereka kembali fresh.


"Kamu dengar saat ketua Gong memuji kelompok kita? Ahh aku rasa, desainer terkenal itu pasti akan memperkejakan kita di perusahannya nanti, aku jadi tidak sabar menunggu hal itu," ungkapan kegembiraan hati Won kepada seluruh anggotannya.


"Iya Kak, apa lagi dengan karya musim semi dari Ceasy, Ceasy! Kamu hebat!" Kata Tae memeluk Ceasy.


"Alahhh, aku aja biasa aja tuh," Kris cemburu dengan Won yang selelu saja memperhatikan dua gadis itu dari pada dirinya. Maksutnya, ia juga ingin di perhatikan seperti itu.


Selesai makan siang, mereka berempat menghabiskan waktu jalan-jalan sebentar. Melihat kedatangan Arnold, Ceasy dan Tae menjadi risau, mereka takut jika Arnold akan berbuat buruk kepada Ceasy lagi.


"Siapa kamu?" tanya Won, Won melihat Ceasy dan Tae nampak tidak nyaman dengan kehadiran Arnold pun berusaha melindunginya.


"Aku Arnold, aku kakak sepupu Tae," jawab Arnold.


"Tae? Kau kenal dia?" tanya Won kepada Tae.

__ADS_1


"Dia kakak sepupuku, mau apa kamu Kak!" tungkasnya.


Melihat mata Arnold yang begitu tulus, Ceasy mendekati Arnold. Ia tidak ingin menaruh dendam padanya, walaupun dalam hatinya masih sangat sakit karena Arnold, Kabir jadi patah tulang di kaki.


"Ceasy!" teriak Tae.


"Kak Arnold mau apa?" tanya Ceasy.


"Kau mau minta maaf denganmu Ceasy, atas semua yang aku lakukan padamu, maupun dengan suamimu. Aku kemari hanya untuk meminta maaf padamu terlebih dahulu, setelah ini, aku akan kembali ke Korea untuk meminta maaf kepada suamimu, lalu menyerahkan diriku kehakim," kata Arnold merapatkan kedua tangannya.


"Aku sangat, sangat, sangat menyesal, karena cinta hati dan mataku menjadi buta, aku bahkan tidak bisa melihat mana yang benar dan mana yang buruk, maafkan aku," Arnold bersimpuh dihadapan Ceasy, Tae, Won dan Kris.


"Berdirilah Kak, aku sudah memaafkanmu. Tolong jangan seperti ini, aku memang sangat sakit hati sampai saat ini, sudahlah, kita lupakan semua itu." tutur Ceasy.


Permintaan tulus Arnold di terima oleh Ceasy, apa yang merubah Arnold? Sebenarnya dia adalah lelaki yang baik, bertanggung jawab dan penuh kasih sayang. Itu sebabnya Yeong bisa jatuh hati padanya, tetapi, karena cinta butanya kepada Ceasy lah yang membuat sifat baiknya tertutup. Hasrat ingin hidup bersama dengan orang yang salahlah yang membuat Arnold menjadi orang yang tidak memiliki perasaan saat itu.

__ADS_1


__ADS_2