Menggapai Cintamu

Menggapai Cintamu
Rekayasa.


__ADS_3

Kabir pun menegur Hana dan sahabatnya itu. Bahkan ia juga menawarinya untuk duduk. Disamping itu, ia malah sedang mendengarkan musik dangdut di eraphonnya.


"Ah, Nani! Kau Naninya Yumna bukan? " tanya Kabir.


"Iya Tuan, " jawab Hana malu-malu.


"Kau mau kemana?" tanya Kabir.


"Kami mau cari tempat makan yang enak Tuan, hehehe tapi belum nemu-nemu juga. Ada saran? " sahut sahabatnya itu.


Berhubung mereka sejalan, Kabir pun menawarkan Hana dan sahabatnya untuk makan di tempatnya. Kabir tidak menaruh rasa curiga apapun terhadap mereka berdua, tetapi sahabat Hana, Ia memiliki rencana tersendiri untuk memeras Hana dengan cara menjebak nya. Saat di bus, Kabir sengaja duduk agak berjauhan dengan Hana dan sahabatnya, karena Ia memang tidak nyaman jika duduk bersebelahan dengan seorang gadis. Kecuali, dengan seorang ibu atau yang sudah lansia. Mereka pun akhirnya sampai di restoran Kabir, sahabat Hana Ini otaknya mulai senggleng, Ia berpikir kalau Kabir adalah orang kaya yang bisa diperas. Kasihan Hana anak baik-baik memiliki sahabat seperti dia.

__ADS_1


" Wah, ini restoran Tuan? Bukankah ini restoran yang terkenal enak itu? " tanya sahabat Hana.


"Ah belum apa-apa , masih perlu diperbaiki lagi atau tambah-tambah menu gitu hehe kalau begitu silahkan pilih sendiri meja yang ingin kalian tempati, aku traktir kalian makan sepuasnya. Sebentar aku panggikan temanku dulu, " kata Kabir ramah.


"Mil! " teriak Kabir.


Jamil pun langsung berlari kearah Kabir, melihat ada dua gadis muda yang masih segar, Jamil tak henti-hentinya menggoda Kabir.


" Matamu ciwi-ciwi! Yang pakai baju kuning itu Naninya si Yumna, namanya Hana. Dan yang satunya sahabatnya. Katanya sih pengen makan yang enak gitu buat vlog, ya aku ajak kemari lah, " jawab Kabir.


"Tak kiro kok. Ya sudah sana, kamu mau ngapain, tiba-tiba kabur aja tadi. Sana ndak usah ngganggu ah! " kata Jamil tidak jelas.

__ADS_1


Jamil pun melayani Hana dan sahabatnya, dikira, Kabir akan duduk bersama, ternyata tidak. Kabir malah sibuk sendiri di dalam.


"Sialan, aku fikir dia mau duduk menemani kami. Ah, kalau seperti ini bagaimana mau bereaksi! " kesal sahabatnya Hana.


Sahabat Hana ini namanya Min Jee, ia juga berusia setara dengan Hana, tetapi lebih tua satu tahun. Di usia nya yang masih muda itu, ia sudah berhasil menghancurkan hubungan dua rumah tangga, dan sudah menjadi selingkuhan banyak kali. Ia lahir dari keluarga broken home, jadi ia sangat kesal jika melihat hubungan keluarga yang harmonis.


Malah tanpa dosa Kabir duduk di depan Hana dan Min Jee, ia membawa makanannya sendiri. Ini kesempatan Min Jee untuk beraksi, ia pamit hendak ke kamar mandi, lalu memotret Kabir dan Hana disana.


"Bagus, dapat juga fotonya. Nyonya nya Hana ini juga orang Korea bukan, pasti hatinya juga gampang rapuh. " kata Min Jee dalam hati.


Ia pun kembali ke mejanya, dan makan kembali. Selesai makan bersama Hana dan Kabir, mereka berdua pun pamit pulang. Dengan alasan ingin ingin menghubungi Ibu nya, Min Jee meminjam ponsel Hana untuk memanggil, tetapi bukan itu tujuannya. Ia memiliki tujuan lain, yakni mengirim nomor Ceasy ke ponselnya. Lalu, mengirim foto itu kepada Ceasy.

__ADS_1


__ADS_2