
Jamil dan Yoona sangat bahagia mendengar kabar kehamilan Ceasy, mereka tidak menyangka jika Ceasy akan memiliki anak secepat itu. Bahkan, Ceasy juga sudah mengabari Tae dan Zoe juga.
"Wah yang bener aja Bir? Ces? Kalian akan punya anak?" tanya Jamil tak percaya.
Ceasy dan Kabir mengangguk, Ceasy juga menunjukkan bukti hasil USG nya kepada Jamil dan Yoona. Apa yang Ceasy nanti kan kini sudah Allah berikan padanya. Ceasy juga tidak lupa memberitahukan kehamilannya itu kepada Ae Ri.
Sore itu juga Ae Ri, dan kedua sahabat Ceasy datang ke apartemennya. Bahkan Arnold juga bersama mereka. Rela tidak rela, Arnold turut bahagia untuk Ceasy dan Kabir.
"Ceasy, selamat!" Teriak Tae dan Zoe girang.
Tae sangat bahagia mendengar kabar itu, Tae juga salah satu orang yang tau dengan kisah cinta Ceasy juga. Ia terus memeluk Ceasy, bahkan sampai mengalirkan air mata karena saking terharunya.
"Kok nangih sih? Jangan nangis dong!" kata Ceasy menghapus air mata Tae.
__ADS_1
"Aku benar-benar bahagia untukmu Ceas, hah aku sangat bahagia, aku........" Tae bahkan tidak bisa melanjutkan kata-kata nya itu.
Zoe memeluk mereka dari sampaing. Walaupun Zoe baru bertemu dengan Ceasy lagi, tapi mereka adalah sahabat kecil, jadi bisa merasakan kebahagian itu juga bersama mereka. Arnold juga memberikan selamat kepada Kabir, bahkan ia juga membawakah beberapa hadiah untuk calon anak itu.
"Anaknya belum lahir, kenapa juga kau membawakan ini? Tapi terima kasih ya, sudah repot-repot datang kemari." Kata Kabir menyalami Arnold.
"Haih, kau ini sudah menjadi sahabatku, mana mungkin aku tidak datang, aku kan akan menjadi paman, selamat untukmu kalian berdua ya hehehe" Ucap Arnold.
Jamil dan Yoona malah sibuk dengan Gu kecil, Jamil sempat terpleset lidah saat bicara dengan Gu. Untung saja Jamil bisa berbahasa inggris, jadi ia tetap bisa berkomunikasi dengan Gu.
"Hey, jenengmu sopo?" tanya Jamil.
"Ck, mbok sek waras lah! Pitakone loh, namamu siapa?" Tanya Yoona.
__ADS_1
"Namaku Gu, aku mengerti apa yang paman jelek ini katakan, aku sudah sedikit belajar dengan Paman Kabir," jawab Gu menggemaskan.
"Uwwu gemoy kali anak ini, jadi pengen anak laki-laki deh." kata Yoona.
Mendengar ucapan Yoona membuat Jamil tersedak. Jamil gagal faham dengan ucapan Yoona, ia kira Yoona ingin memiliki anak secepatnya, tetapi dalam fikiran Yoona, ia ingin anak Kabir dan Ceasy adalah anak laki-laki.
Mereka pun makan-makan bersama, bermusik dan bersantai bersama. Tetapi, Kabir dan Ceasy masih belum mengabari keluarga, karena mereka berdua akan kasih kejutan saat tujuh bulanan nanti.
Berbeda dengan Balqis yang sudah mengandung 6 bulan, kini ia ada di Singapura bersama dengan Aminah. Sedangkan Syakir berada di Jogja karena tuntutan pekerjaannya.
"Kok Abi belum datang ya? Minah udah kangen sama Abi," tutur Aminah dengan suara lemas.
"Isya Allah, Abi pasti datang besok kok, Aminah masuk dulu yuk, Kakek sudah buatin Aminah sup jagung kesukaan Aminah lho," bujuk Balqis.
__ADS_1
Aminah memang dekat dengan Balqis, Balqis sukses menjadi ibu sambung yang baik. Bahkan, Aminah lebih dejat dengan Balqis di bandingkan dengan Syakir, Ayah kandungnya sendiri.