Menggapai Cintamu

Menggapai Cintamu
Kabir dan Gu kecil.


__ADS_3

Tak terasa musim dingin berlalu, kini musim semi telah tiba, di musim ini banyak sekali bunga-bunga bermekaran dengan indah. Sehingga, musim ini sangat disukai oleh banyak orang diseluruh dunia.


Hubungan antara Ceasy dan Ae Ri juga semakin hari, semakin mebaik. Mereka sering terlihat kompak sebagai kakak beradik pada umumnya. Bahkan, Ae Ri sering menitipkan Gu kepada Ceasy dan Kabir di saat dirinya sedang sibuk bekerja di luar Kota. Har itu, hari liburan musim semi bagi Gu, ia ingin mengajak Kabir serta Ceasy menghadiri beberapa festival yang diadakan di Kota itu.


"Bagaimana Bibi? Paman? Apakah kalian mau menemaniku ke acara festival musim semi tahun ini?" Tanya Gu imut.


"Ahh tatapanmu memanah hatiku Gu, bagaimana Paman? Apakah aku harus mengambil cuti satu hari untuk menemani Gu?" Ceasy memberi kode.


"Emm, kau harus memberi tahu Mamamu dulu Gu, Paman dan Bibi mengikutimu saja, kita hadiri festival yang kau mau." Ucap Kabir.

__ADS_1


"Benarkah? Kalian memiliki waktu untukku? Ahhh senangnya, aku juga memiliki seorang Bibi, dia sangat cantik, tapi tidak sebaik dirimu Bibi, aku sangat menyayangi kalian berdua, aku jadi tidak sabar kalian memiliki anak dan menjadikannya temanku." Kata Gu girang.


Malam itu, Ae Ri datang menjamput Gu, karena menjemputnya lebih awal, jadi Gu belum tidur. Gu malah sedang asyik mendengarkan Kabir mengaji dengan tenang. Setiap Kabir mengaji, Gu sering berada di pangkuannya untuk mendengarkannya.


"Gu, Mama datang, ayo bersiap untuk pulang." kata Ceasy memanggil GU.


"Baiklah, aku datang...." Bisik Gu, ia takut mengganggu Kabir mengaji.


"Hah? Paman sudah selesai membaca ya? Lihatlah, aku sudah membuat daftar festival, kalian pilih saja mau menemaniku kemana." Tutur Gu lucu.

__ADS_1


"Ada apa aja ini?" tanya Kabir.


"Emm ada Jeju Cherry Blossom, Jinhae Gunhangje, Hampyeong Butterfly, Yeouido Spring dan Festival Jeju Conola Flower, Paman dan Bibi mau pilih yang mana?" Tanya Gu.


"Hah??"


Kabir dan Ceasy hanya melongo mendengar Gu tau semua festival yang diadakan di musim semi. Memang Gu adalah seorang pangeran kecil yang selalu dituruti semua keinginannya. Tapi menurut Ae Ri, semenjak Gu sering di titipkan dengan Kabir, Gu semakin menjadi anak yang baik hati dan tidak pernah berbicara dengan berteriak-teriak lagi. Bahkan di sekolah saja, Gu sering berbagi makanan kepada teman-teman yang lainnya.


Setelah Ae Ri dan Gu pulang, Ceasy langsung ganti baju dan merebahkan badannya di tempat tidur. Tetapi, ada kejadian yang membuat Ceasy merasa Kabir itu jelek. Saat Kabir juga merebahkan tubuhnya di samping Ceasy, Ceasy hendak memeluk Kabir, entah mengapa Ceasy berteriak dan mengatakan jika wajah Kabir sangat menjijikkan, lalu menyuruh Kabir menghadap membelakanganya.

__ADS_1


Kabir pun merasa heran, sebelumnya baik-baik saja, kenapa Ceasy bisa berubah secepat itu, karena sudah sangat lelah, Kabir pun akhirnya tidur di sofa panjang di dekat jendela kamar. Ini kali pertama kali bagi Ceasy merasa tidur dengan leluasa, bahkan ia sampai berguling-guling kesana kemari dengan wajah yang sumringah.


__ADS_2