
Menjelang malam, restoran sangat ramai. Ceasy dan Tae membantu menjadi pelayan disana. Sedangkan Kabir sedang duduk berdua dengan Jamil didepan laptopnya. terlihat sedang membahas hal yang serius saat itu.
"Apa yang sedang mereksa bahas?" Tanya Ceasy kepada Yoona.
"Pekerjaan mungkin, apa lagi? ayo cepat! Di meja nomor 2 sudah sangat menunggu lama." Jawab Yoona.
Selesai membahas pekerjaan, Kabir dan Jamil membahas hal pribadi mereka masing-masing. Jamil menanyakan kepada Kabir tentang siapa masa lalu Yoona di keluarga pesantren. Karena saat Syakir ada di Korea, Syakir hanya mengatakan jika orang yang pernah singgah di hati Yoona adalah salah satu keluarga dari pesantren. Sebenarnya saat itu Yoona sudang mengatakannya kepada Jamil, tetapi Jamil ini sangatlah pelupa.
"Bir, masa lalu Yoona di keluarga pesantren siapa sih?" tanya Jamil.
"Tanya saja sendiri, ngapain tanya aku sih?" jawab Kabir memainkan ponselnya.
"Aku ra penak eh. Mosok ujug-ujug takon ngono sih? Kan itu hal pribadi." Ucap Jamil.
"Udah tau pribadi kenapa masih tanya aku sih Mil, kalau kamu naksir ya tembak aja, lamar langsung, on the way nikah!" Usul Kabir.
Kabir masih mengamati foto dirinya dengan Boona tadi pagi yang di ambil oleh Siska. Kabir juga berfikir bagaimana caranya agar Siska tidak mengganggu dirinya lagi. Karena Kabir tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak ia inginkan dengan Ceasy.
"Bir!" Sapa Jamil.
__ADS_1
"Emm,"
"Tak tanya boleh ndak?" Tanya Jamil.
"Tanya opo seh Bir?" jawab Kabir.
"Tapi ojo nesu loh yo," Kata Jamil.
"Em, apa sih yang ingin kamu tanyakan? Ndadak izin loh!" kata Jamil.
"5 bulan baru melakukan, kamu normal ndak msih? Kuat amat, di suguhi daging seger tiap hari, tapi ndak kamu embat-embat, mormal opo ora ngono loh?" Tanya Jamil.
"Loro mbul ah, asyem!. Lha emang normal nggak kalau lima bulan pernikahan ngampet kek gituan?" tanya Jamil.
" Kamu jomblo mana faham Jamil. Tapi kalau boleh jujur nih, mana ada yang kuat tau nggak sih, masa iya tiap pagi bangun nggak di pakai, sedangkan kekasih halal ada dismapingnya. Aku cuma belum siap batin aja, masa iya tiba-tiba menggauli adekku sendiri ngeri ah." Kata Kabir.
"Berarti tiap pagi kamu melakukan sama tante rosa dong hahaha," tawa Jamil pecah.
Karena malu, Kabir menginjak kaki Jamil dengan keras, Ceasy dan Tae yang penasaran akan keasikan mereka berdua pun menghampirinya. Seketika Kabir dan Jamil terdiam dan menundukan kepalanya, fokus ke ponselnya masing-masing.
__ADS_1
"Kok jadi diam, tadi sepertinya asik deh, kenapa kami datang jadi diam gini sih? Ada yang kalian sembuyikan ya?" Tanya Ceasy.
"Ada, tiap pagi, selama lima bulan ini, Kabir melakukan hal itu dengan tante rosa hahaha, Assallamu'alaikum!" Tanpa penjelasan, Jamil langsung pergi begitu saja. Melihat mata Ceasy yang si sipit-sipitkan, padahal sudah sipit, membuat Kabir semakin kesal. Dalam hatinya pasti Ceasy salah faham dengan makna tante rosa itu.
Kabirpun hendak mengantar Tae puilang, dengan dalih mengalihkan perhatian Ceasy dari hal itu. Tapi ternyata Tae sudah ditunggu oleh kekasih barunya di depan restoran. Ceasy terus menatap curiga kepada Kabir, menghela nafas pajang, dan meminta Ceasy untuk duudk menjelaskan apa itu tante rosa.
"Siapa itu tante rosa? Dan apa yang Kak Kabir lakukan dengan tante rosa itu tiap pagi? Ayo ngaku Kak! Katanya Kak Kak Kabir nggak akan menghianati aku, nyatanya?" Ceasy sangat manja.
"Kamu yain mau tau tante rosa itu?" Kata Kabir ragu.
Ceasy mengangguk, karena tidak ingin membuat Ceasy salah faham, Kabir pun membisikan apa itu yang dimaksut dengan tante rosa. Setelah mendengar itu, Ceasy langsung menutupi wajahnya. Menatap Kabir, lalu menutup matanya lagi.
"Kenapa?" Tanya Kabir heran.
"Kak Kabir melakukan itu? Ihh..." Ceasy mengerutkan dahi nya.
"Mana ada, nggak lah, buat apa juga. Perkataan Jamil nggak usah di dengar lah. Pulang yuk, aku udah capek." Ajak Kabir.
Saat mereka semua beberes, tibalah Keny bersama dengan Clara di sana. Keny dan Clara sengaja mengunjungi Kabir dan Ceasy di Korea, itupun karena Clara ada pekerjaan di sana. Melihat kedatangan Keny, Yoona menjadi canggung, bagaimana tidak canggung, mereka berdua pernah menjalin cinta terlarang di belakang Clara, saat Clara kembali ke Swiss.
__ADS_1