
Kabir dan Ceasy menikmati masa liburan yang sangat menyenangkan, Ceasy sangat bahagia sekali karena Kabir sudah berubah dan malah sudah mulai mencintainya. Banyak tempat yang mereka kunjungi di sana, membeli aksesoris pasangan lucu, dan berfoto ria berdua.
Tidak sengaja disamping mereka juga ada sepasang kekasih yang sedang bermesraan, lalu laki-laki itu melamarnya, memberikannya bunga, dan memakaikannya cincin kepada wanitanya. Dan mereka pun berciuman di tempat umum.
"So sweet nya," puji Ceasy.
"So sweet apa? Mereka nggak tau malu kah ciuman di tempat umum, apa lagi sedang banyak orang seperti ini." Celetuk Kabir.
__ADS_1
"Ck, bukan ciumannya, tapi cara dia melamar itu loh, sweet banget. Impian semua wanita ya seperti itu, dilamar di tempat umum, mengumumkan hubungan masing-masing, ahhhhh indahnya," ucap Ceasy.
Kabir menunduk dan berfikir, ia pun meminta Ceasy untuk menunggunya sebentar. Kebetulan, karena cuaca masih dingin. Kabir membeli kopi dan segera berlari kearah Ceasy, sampai di depan Ceasy, dengan ala-ala lamaran anak muda lainnya, Kabir melamar Ceasy.
"Mungkin yang kubawa ini bukan sebuket bunga, atau sebuah cincin. Ini hanyalah kopi yang bisa menghangatkan tubuh kita, tetapi aku Kabir Al Jazeera,ingin melamarmu, wahai istriku, Ceasy Lee, untuk menjadi ibu dari anak-anakku kelak. Ini bukan lamaran kedua, tetapi lamaran yang belum pernah aku lakukan padamu. Maukah kamu menjadi teman minum kopiku di setiap pagi dan malam hari Ceasy? Kita menua bersama, dan memiliki sepasang anak yang mirip denganmu?" Kabir melamar Ceasy menggunakan bahasa Inggris.
"Sudahlah, gigimu kering nanti kalau tersenyum terus Ceasy!" kata Kabir mengetuk kening Ceasy.
__ADS_1
"Aduh, hehehe nggak nyangka saja kalau Kak Kabir mau melamarku tadi, ahhhh tahun baru kali ini adalah tahun baru yang paling indah. Ingin sekali waktu berhenti sejenak, dan aku akan puas-puasin dulu menikmati hari ini." Kata Ceasy.
"Arnold tadi telfon, semalam Siska sudah di tangkap," ujar Kabir.
"Why?" tanya Ceasy, Ceasy ternyata belum tahu jika semua itu adalah Siska, sebelumnya ia hanya menduga-duga saja.
Karena hari itu hari libur, dan tidak ingin merusak acara, jadi Kabir akan kepenjara esok hari. Ia mengajak Ceasy untuk makan malam bersama Arnold, Tae, Zoe dan pasangan baru kita. Kabir dan Ceasy juga belum tahu tentang hubungan Jamil dan Yoona. Yang mereka tau hanyalah akan menerima traktiran dari Jamil digaji pertamanya dari Rifky.
__ADS_1
Sesampainya di resto, ternyata semua sudah ditunggu. dan kebetulan resto yang mereka pakai adalah milik Rifky yang ada di pusat. Sengaja di tutup lebih awal hanya untuk merayakan hari jadian Yoona dan Jamil, bahkan segenap karyawan lain juga ada disana. Makanan juga sudah tersedia, Kabir dan Ceasy ternyata yang telat, bukan acaranya yang diadakan lebih awal dari jam yang sudah ditentukan.