
Salah itu wajar, kamu Cuma perlu mengaku, minta maaf, belajar, lalu berusaha menghindari kesalahan kedua.
***PARIS***
“Selamat atas kerja sama perusahaan kita Ken!” ucap papa Aldi yang datang mengunjungi ruangan Ken di perusahaannya untuk di gunakan sementara olehnya.
“Terimakasih om, terimakasih karena sudah mau mempercayai perusahaan yang baru Ken bangun bersama teman-teman Ken.” Ucap Ken.
“Om yakin kalau perusahaan kamu akan menjadi lebih sukses di bandingkan dengan perusahaan papi dan abangmu.” Ucap papa Aldi.
“Ken harap juga begitu om, terimakasih karena berkat om Aldi, perusahaan Ken jadi punya kaki yang kokoh.” Ucap Ken.
“Sudahlah Ken, berapa kali kamu mengucapkan terimakasih? Ini semua adalah berkat usaha dan kerja kerasmu, om yakin kalau besok berita kerja sama kita akan menyebar ke Indonesia, jadi persiapkan dirimu untuk menghadapi pertanyaan menjebak dari para wartawan.” Jelas papa Aldi.
Mendengar ucapan papa Aldi, Ken hanya tersenyum dan mengangguk menandakan kalau dirinya sudah siap untuk menghadapi para wartawan nanti.
“Oh iya, kapan kamu ke Indonesia?” tanya papa Aldi.
“Ken maunya naik penerbangan malam ini om, Ken juga sudah bilang sama aunty Anita dan uncle Edo kalau Ken akan segera pulang ke Indonesia.” Jelas Ken.
“Wah secepat itu? Apakah kamu sangat merindukan Indonesia?” tanya papa Aldi.
“Bisa di bilang begitu om, di sanalah Ken di lahirkan dan di besarkan jadi Ken dan Indonesia sudah memiliki ikatan batin.” Canda Ken di iringi tawa di wajahnya.
“Kamu ini bisa saja Ken! Apa Audrey sudah mengetahui rencana kepulanganmu?” tanya papa Aldi.
“Ken sudah pernah berbicara masalah ini, tapi Ken tidak bilang kalau Ken akan kembali malam ini kepada Audrey.” Ucap Ken.
“Sebaiknya kamu segera beritahu dia, karena om yakin dia akan sangat sedih berpisah denganmu.” Ucap papa Aldi sambil menepuk pundak Ken lalu pergi meninggalkan Ken di ruangannya.
Ken hanya terdiam melihat kepergian papa Aldi sekaligus memikirkan tentang ucapannya.
“*Aku harus mengajak Audrey jalan-jalan sambil memberi tau tentang kepulanganku ke Indonesia*.” Gumam Ken di dalam hatinya.
Setelah berfikir beberapa saat, akhirnya Ken segera mengambil hp yang ada di saku celananya untuk menghubungi Audrey karena dia hanya memiliki sedikit waktu.
“Halo Ken.” Sapa Audrey dari sebrang telfon.
“Halo Audrey, apakah kamu ada waktu hari ini untuk keluar denganku?” tanya Ken.
“Tentu saja aku ada waktu, aku akan segera bersiap.” Ucap Audrey dengan bersemangat.
“Oke, aku akan segera menjemputmu.” Ucap Ken yang langsung mematikan telfon dari Audrey.
__ADS_1
Setelah selesai menghubungi Audrey, Ken kembali memasukkan hpnya ke dalam sakunya dan berjalan keluar dari ruangannya untuk menjemput Audrey.
Drrtt,,drrtt,,
Hp Ken kembali berbunyi, Ken segera mengecek hpnya, terpapang nama aunty Anita di layar hpnya, Ken segera menghentikan langkahnya dan mengangkat telfon dari tantenya itu.
“Halo aunty?” ucap Ken.
“Halo Ken, kapan kamu akan pulang ke Indonesia? Aunty akan segera memesankan tiket untukmu agar kamu tidak perlu ke bandara untuk memesan tiket.” Ucap aunty Anita.
“Aku akan pulang malam ini aunty, tolong siapkan tiket pesawat untuk malam ini.” ucap Ken.
“Baiklah kalau begitu aunty akan segera memesankan tiket untukmu, kalau sudah selesai dengan urusanmu di kantor, segera lah pulang dan beristirahat agar tidak kelelahan.” Ucap aunty Anita.
Setelah mendengar ucapan tantenya Ken hanya berdehem dan langsung mematikan telfon dari tantenya itu.
Ken sudah di dalam mobilnya dan langsung menginjak pedal gas mobilnya untuk menjemput Audrey. Setelah beberapa menit mengedarai mobilnya, akhirnya Ken sampai di depan rumah Audrey.
“Ken..” sapa Audrey.
“Hai Audrey, apa mama kamu ada di dalam?” tanya Ken.
“Kenapa kamu tanya mamaku?”
“Kamu ini memang benar-benar berbeda dari laki-laki lain Ken.” Ucap Audrey.
“Apanya yang berbeda?” tanya Ken.
“Sudah lupakanlah, sana masuk ke dalam, mamaku ada di ruang tamu kok.” Ucap Audrey.
Akhirnya Ken masuk ke dalam rumah Audrey sendirian karena Audrey malas untuk membuka kembali sepatunya.
Setelah selesai berpamitan kepada mama Audrey, akhirnya Ken langsung keluar dan membukakan pintu mobil untuk Audrey.
“Terimakasih Ken.” Ucap Audrey dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
Ken hanya tersenyum sambil menutup pintu mobilnya dan dia juga masuk ke dalam mobil.
“Kita mau kemana Ken?” tanya Audrey.
“Aku juga ga tau kita mau kemana hehe.” Ucap Ken.
“Ih kamu ini gimana sih Ken, masa ngajak aku keluar ga ada tujuannya.” Protes Audrey.
Ken hanya diam dan tersenyum mendengar protes dari Audrey, Ken tidak menjawab ucapan Audrey sama sekali.
__ADS_1
“Audrey, aku ingin membicarakan sesuatu kepadamu.” Ucap Ken.
“Ada apa Ken?” tanya Audrey yang langsung menoleh ke arah Ken.
“Aku akan pulang.”
“Pulang? Pulang ke mana Ken? Ke rumah Erina kan?” tanya Audrey.
Ken langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan mendengar pertanyaan dari Audrey.
“Bukan ke rumah Erina Audrey, aku akan pulang ke Indonesia.” Ucap Ken dengan ragu memberi tau tentang kepulangannya kepada Audrey.
“Apa?! Kapan Ken?” tanya Audrey yang terkejut mendengar ucapan Ken.
“Nanti malam.”
“Apa harus nanti malam kamu pulang? Lalu aku bermain dengan siapa nanti kalau kamu kembali ke Indonesia?” tanya Audrey sambil menundukkan kepalanya.
“Kan ada Erina, kamu bisa bermain bersamanya, kamu bisa main ke rumahnya, bukankah kamu sudah mengenal aunty Anita?” tanya Ken.
“Aku kan tidak terlalu dekat dengan Erina Ken.”
“Tapi aku yakin kalian akan semakin dekat sama seperti kamu dekat dengan Elsa.” Ucap Ken.
“Bisakah kamu tetap di sini Ken?” tanya Audrey.
“Tidak bisa Audrey, aku juga merindukan keluargaku, aku akan sering main ke sini kok kalau aku tidak ada pekerjaan di sana.” Ucap Ken.
“Tapi aku akan sangat merindukanmu.” Ucap Audrey.
“Aku juga akan sangat merindukanmu Audrey, tapi aku juga merindukan keluargaku di Indonesia.” Ucap Ken.
Audrey hanya diam tidak mengatakan apapun, dia hanya menundukkan kepalanya dengan mata yang berkaca-kaca. Ken yang melihat kesedihan Audrey langsung memegang dagu Audrey dan mengangkat wajah Audrey agar menatap ke wajahnya.
“Audrey dengarlah, aku harus kembali, aku juga perlu untuk mengurus perusahaanku dan membuktikan kepada papi kalau aku bisa sukses tanpa nama dari papi dan bantuan darinya, aku mohon kamu mengerti Audrey, aku juga ingin sukses dan membuat papa kamu percaya kalau aku adalah laki-laki yang tepat untukmu.” Jelas Ken.
“Apa kamu akan kembali dan membawaku ke Indonesia? Apa kamu tidak akan menyukai wanita lain di sana?” tanya Audrey.
“Tidak akan Audrey, tenang saja, aku tidak akan menyukai wanita lain, aku hanya menyukaimu.” Ucap Ken.
Akhirnya Audrey menjadi sedikit lebih tenang setelah mendengar ucapan Ken, dia langsung menarik nafas panjang dan bersandar di kursi mobilnya.
“Aku percaya padamu Ken, tapi kamu harus benar-benar datang dan menjemputku secepatnya oke?” tanya Audrey dan di balas anggukan kepala oleh Ken.
__ADS_1
Akhirnya Audrey dan Ken pergi ke restaurant dan makan siang bersama sebelum akhirnya Ken membawa Audrey ke rumah tantenya untuk membantu dirinya menyiapkan barang yang ingin di bawa Ken ke Indonesia.