MENIKAH DENGAN HOT DADDY

MENIKAH DENGAN HOT DADDY
SEASON 2 (SUPIR PRIBADI)


__ADS_3

Wanita bahagia bukan karena cantik penampilanya, tapi karena memiliki seorang pria yang mencintai kepribadianya.




“Kamu mau aku kemana Key?” tanya Lana yang masih mengejar Key.



“Aku mau pulang ke rumah, sekarang juga!” tegas Key.



Akhirnya Lana menghentikan taxi dan menyuruh Key naik ke taxi tersebut, namun saat Lana ingin ikut masuk ke dalam taxi tersebut, Key menghentikannya dan menyuruhnya untuk tidak ikut dengannya.



“Keyla! Aku akan ikut denganmu.” Ucap Lana.



“Tidak perlu Lana, aku akan pulang sendiri maaf ya.” ucap Key yang langsung menyuruh supir taxi itu menjalankan mobilnya.



Lana hanya bisa pasrah menuruti ucapan sahabatnya itu, ia mengerti kalau sahabatnya butuh waktu untuk sendiri dan melepaskan rasa kekesalannya.



Sedangkan Ken, Elsa dan Rey baru saja melihat Lana yang berada di pinggir jalan, mereka bertiga segera menyusulnya dan bertanya keberadaan Key.



“Dimana Key? Kenapa kamu sendiri?” tanya Ken.



“Key bilang dia ingin pulang ke rumah sendiri, dia melarangku ikut dengannya.” Jelas Lana.



“Baiklah kalau begitu, Rey kamu antar Lana dan Elsa ke rumah mereka masing-masing ya, aku akan langsung ke rumah untuk mengecek keadaan Key.” Ucap Ken.



“Kalau ada apa-apa jangan lupa kabarin kami ya kak.” Ucap Elsa.



“Siap, aku akan mengabari kalian semua.” Ucap Ken yang segera berlari menuju ke mobilnya.



\*\*\*



Di sepanjang jalan, Key hanya terdiam melihat jalan yang ada di sebelahnya, dia sangat kesal dengan kejadian yang baru saja terjadi, karena selama ini memang dia tidak pernah mengalami hal seperti itu.



“Inilah yang tidak aku suka kalau identitasku terbongkar, kedepannya akan semakin sulit untukku bukan?” gumam Key di dalam hatinya.



“Non, ini kita mau ke mana ya?” tanya supir taxi tersebut.



“Ke alamat xxx ya pak.” Ucap Key.



Supir taxi tersebut terkejut saat Key menyebutkan alamat rumah tuan Kalandra, supir taxi tersebut melihat ke belakang lewat kaca spion.



“Non, maksudnya ke rumah tuan Kalandra?” tanya supir taxi tersebut.



“Iya pak, kenapa?”



“Non ada keperluan apa di sana? Tidak sembarang orang yang bisa ke rumah tersebut.”


__ADS_1


“*Ah, jadi supir taxi ini belum tau tentang identitasku*.” Gumam Key di dalam hatinya.



“Benarkah pak? Apa keluarga mereka seseram itu?” tanya Key yang berpura-pura.



“Tidak non, bukan seram, hanya saja karena dulu anak pertamanya pernah di culik dan juga hampir di culik dua kali setelah insiden penculikan itu, jadi tuan Kalandra memperketat penjagaan di rumahnya agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.” Jelas supir taxi tersebut.



“Wah, bapak ternyata tau banyak tentang mereka ya?”



“Iya, dulu tuan Kalandra pernah naik taxi saya, dia adalah orang yang ramah dan sangat baik, tapi ya emang namanya juga orang kaya non, jadi musuhnya di mana-mana.” Ucap supir tersebut.



“Bapak bisa beladiri? Sepertinya bapak memiliki postur yang bagus dan juga bapak sepertinya masih muda.” Ucap Key.



“Hehehe ternyata non bisa menilai orang dengan baik ya, saya ini dulu mantan petinju non tapi ya karena kekurangan biaya, jadi saya memutuskan untuk berhenti, tapi saya masih sering berlatih non makanya tubuh saya masih kekar.” Jelas supir taxi tersebut.



“Bapak sudah berkeluarga?” tanya Key.



“Saya sudah menikah, tapi istri saya meninggal karena sakit dua tahun yang lalu non.” Jawab supir taxi tersebut dengan nada yang sedih.



Tidak terasa setelah berbincang-bincang dengan supir taxi tersebut, ternyata Key sudah berada di halaman depan rumah papi Kalandra.



“Wah non sudah sampai ternyata.” Ucap supir taxi tersebut.



“Bapak turun yuk, ikut saya masuk ke dalam.” Ajak Key.




“Bapak mau di bayar kan? Ayo masuk dulu, uang saya soalnya ada di dalam.” Ucap Key.



Akhirnya dengan terpaksa supir taxi tersebut turun karena di paksa oleh Key. Saat masuk ke gerbang rumah papi Kalandra, semua satpam menunduk hormat menyambut kedatangan Key.



Melihat hal itu membuat supir taxi tersebut merasa heran dan kebingungan, dia tidak tau kenapa para satpam di rumah tersebut menunduk hormat kepadanya dan Key.



Sedangkan Key yang melihat kalau supir taxi tersebut kebingungan hanya bisa tersenyum.



“Wah, rumah ini sangat besar ya non, saya bisa masuk ke dalam sini aja rasanya seperti mimpi.” Ucap supir taxi tersebut.



“Ayo masuk pak.” Ucap Key sambil membukakan pintu untuk supir taxi tersebut.



Di dalam rumah, sudah ada Kenan, papi Kalandra dan mami Khansa yang memang sedang menunggu kehadiran Key karena mereka semua sudah di hubungi oleh Ken dan Ken juga menjelaskan apa yang terjadi kepada Key.



“Key? Kamu sama siapa?” tanya Kenan yang melihat adik perempuannya masuk ke dalam rumah dengan seorang pria.



Supir taxi tersebut sangat terkejut melihat papi Kalandra, mami Khansa, dan Kenan yang sering sekali di lihatnya di tv.



“Silahkan duduk pak, saya Key saya adalah anak perempuan keluarga ini, mereka bertiga adalah papi saya, mami saya dan abang saya.” jelas Key.


__ADS_1


“Yaampun, j-jadi non adalah anak tuan Kalandra? m-maaf kalau saya tadi sudah mengucapkan hal-hal yang lancang non.” Ucap supir taxi tersebut.



“Jangan meminta maaf pak, saya tau kalau bapak belum tau tentang identitas saya.”



“Loh, bapak ini bukannya kita pernah bertemu dulu? Iya bapak ini supir taxi yang dulu mengantar saya bukan?” tanya papi Kalandra.



“T-tuan mengingat saya?” tanya supir taxi tersebut senang.



“Tentu saja! saya hanya dua kali naik taxi jadi saya hafal betul dengan supir taxi yang mengantar saya.” ucap papi Kalandra.



“Duduk dulu pak, saya ga tau kenapa anak saya mengajak bapak masuk ke sini, tapi saya yakin kalau ada sesuatu yang ingin dia bicarakan.” Lanjut papi Kalandra.



Akhirnya supir taxi tersebut menuruti ucapan papi Kalandra untuk duduk dan mendengarkan apa yang ingin di bicarakan oleh Key.



“Jadi Key, sekarang kamu coba jelaskan kenapa kamu membawa bapak ini ke sini?” tanya Kenan.



“Key ingin bapak ini menjadi supir pribadi Key dan juga bodyguard Key.” Tegas Key yang membuat semua orang termasuk supir tersebut terkejut mendengarnya.



“N-non? Kenapa tiba-tiba sekali?” tanya supir tersebut.



“Key, apa kamu yakin sayang?” tanya mami Khansa.



“Key yakin mi, Key sudah mewawancarai bapak ini juga tadi, namanya pak Joko, dia adalah mantan petinju dan Key yakin kalau bapak ini bisa menjaga Key.” Ucap Key sambil tersenyum.



“Bagaimana non bisa tau nama saya?”


“Tertulis di pakaian bapak.” Ucap Key sambil menunjuk pakaian pak Joko.



Melihat keyakinan Key saat memilih pak Joko sebagai supirnya membuat papi Kalandra juga berniat untuk menyetujui permintaan Key.



“Kenapa kamu tiba-tiba mau memiliki supir dan bodyguard?” tanya papi Kalandra.



“Key yakin kalau kalian semua sudah mendapat kabar dari Ken, dan Key yakin kalau setelah ini papi akan menyuruh beberapa orang untuk menjaga Key, Key tidak nyaman di ikuti banyak orang, jadi Key memutuskan untuk memilih sendiri bodyguard Key sekaligus supir pribadi Key.” Jelas Key.



“Bagaimana pak Joko? Apa anda siap untuk menjadi supir pribadi anak saya? yang pastinya pekerjaan itu tidak mudah karena anda juga harus menjaga anak saya meskipun nyawa taruhannya.” Ucap papi Kalandra.



“S-saya..” pak Joko sangat ragu dengan pekerjaan yang di berikan papi Kalandra kepadanya.



“S-saya takut kalau saya tidak bisa menjaga non Key dengan baik.” Ucap pak Joko.



“Bapak tenang saja, sebelum menjadi supir dan bodyguard Key, saya akan menyuruh para ahli untuk melatih pak Joko, dan juga bapak bisa memakai ring tinju milik keluarga kami untuk berlatih saat waktu kosong.” Ucap Kenan.



“B-benarkah?”



“Tentu saja, saya juga tidak akan membiarkan orang yang menjaga adik saya tidak memiliki kemampuan yang layak, maka dari itu saya ingin melatih kemampuan pak Joko agar semakin layak.” Ucap Kenan.


__ADS_1


Akhirnya pak Joko setuju untuk menjadi supir pribadi sekaligus bodyguard untuk Key.


__ADS_2