MENIKAH DENGAN HOT DADDY

MENIKAH DENGAN HOT DADDY
SEASON 2 (ALYA)


__ADS_3

Kata orang bahagia itu harus di buat, kataku bahagia akan datang suatu saat nanti. kata orang jatuh cinta itu menyenangkan, kataku jatuh cinta itu tidak selalu menyenangkan jika jatuh cinta dengan orang yang salah.




“Bukannya kamu bilang kita mau pulang ke rumah? Tapi kita lewat jalan yang berlawanan arah Kenan.” ucap Belinda.



“Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat yang sempat tertunda.” Ucap Kenan.



“Kemana Kenan?” tanya Belinda.



Kenan yang mendengar pertanyaan Belinda hanya diam sambil tersenyum tanpa menggubris pertanyaan Belinda yang sedang merasa penasaran.



Setelah beberapa menit Kenan mengendarai mobilnya, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan Kenan.



“Butik? Kita ke butik? Bukankah aku akan memakai gaun milik Key?” tanya Belinda.



“Iya ini butik, aku tau kamu akan menggunakan gaun yang akan di rancang adikku, tapi kita ke sini untuk memilih gaun yang akan di gunakan untuk ke pesta yang akan di selenggarakan oleh temanku besok.” Jelas Kenan.



“Kenapa kita tidak memilih gaun yang ada di butik Key saja? gaun miliknya sangat indah.”



“Kamu tau? Setelah peresmian kemarin, semua pakaian yang ada di butik Key habis terjual, hanya tersisa gaun pernikahanmu yang tidak di keluarkan oleh Key.” Jelas Kenan.



“Benarkah itu? Bukankah baru saja kemarin Key meresmikan butiknya dan langsung habis semua?” tanya Belinda yang tidak percaya akan hal itu.



“Iya sayang, semua sudah habis terjual, kalau kamu tidak percaya aku akan mengajakmu mampir ke sana nanti.” Ucap Kenan yang di balas anggukan kepala oleh Belinda.



Kenan dan Belinda yang baru saja masuk ke dalam butik dan langsung di sambut oleh beberapa pelayan yang ada di sana.



“Selamat siang tuan dan nyonya, ada yang bisa kami bantu?” ucap pelayan tersebut.



“Saya ingin mencari gaun untuk calon istri saya, tunjukkan beberapa gaun malam terbaik di butik ini dan biarkan calon istri saya yang memilih sendiri.” Tegas Kenan.



Setelah mendengar ucapan Kenan, para pelayan tersebut segera memilihkan beberapa gaun terbaik mereka untuk di perlihatkan kepada Belinda.



“Silahkan di pilih nyonya, ini adalah gaun terbaik yang ada di butik ini.” ucap pelayan tersebut.



Belinda tersenyum menanggapi ucapan pelayan butik tersebut sambil melihat satu per satu gaun yang di perlihatkan kepadanya. Sedangkan Kenan sedang memilih jas yang akan ia gunakan untuk ke pesta tersebut.



Setelah cukup lama memilih, akhirnya pilihan Belinda jatuh kepada gaun berwarna hitam yang memancarkan aura Belinda yang elegan.



“Saya pilih yang ini ya, saya akan mencobanya dan menunjukkannya kepada calon suami saya.” ucap Belinda yang di balas anggukan oleh pelayan tersebut.



Belinda masuk ke dalam ruang ganti untuk mencoba gaun yang sudah dia pilih, setelah itu Belinda langsung naik ke lantai dua untuk menunjukkan gaun pilihannya kepada Kenan yang juga sedang mencari jas.

__ADS_1



“Kenan?” panggil Belinda yang tidak melihat keberadaan Kenan.



“Iya sayang?” ucap Kenan yang keluar dari ruang ganti dengan jas berwarna hitam yang membuatnya tampak sangat gagah.



Kenan dan belinda sama-sama terdiam melihat satu sama lain dari atas hingga ke bawah, Kenan sangat terpukau akan keanggunan dan kecantikan Belinda, begitu pula dengan Belinda yang terpesona akan kegagahan Kenan.



“Yaampun sayang, kamu cantik sekali.” puji Kenan.



“Kamu juga sangat tampan menggunakan jas itu Kenan.” balas Belinda.



“Oh iya, apakah Bernard juga di undang ke pesta itu? Apa dia akan mengajak Key?” tanya Belinda.



“Aku tidak tahu, tapi aku yakin dia juga pasti di undang karena tidak mungkin mereka tidak saling mengenal.” Jelas Kenan.



“Baiklah, apa kita tidak akan pulang?” tanya Belinda.



“Tentu saja pulang, aku akan membayar pakaian kita dulu, kamu tunggu di mobil saja ya.” ucap Kenan yang di balas anggukan oleh Belinda.



Mendengar ucapan Kenan membuat Belinda segera mengganti pakaiannya dan pergi ke keluar butik untuk menunggu di mobil.



Saat dirinya keluar dari mobil, tiba-tiba saja ada seorang anak kecil yang menabraknya hingga menumpahkan eskrim yang di pegangnya.




“Pencuri! Akhirnya aku menangkapmu!” bentak seorang wanita paruh baya yang memegang erat lengannya sampai anak kecil tersebut merintih kesakitan.



“Ada apa ini bu?” tanya Belinda.



“Anak ini adalah pencuri! Masih kecil sudah mencuri es krim, kalau sudah besar pasti dia akan mencuri sesuatu yang lebih besar!” bentak wanita tersebut.



Belinda melihat ke anak kecil perempuan tersebut dari atas ke bawah, raut wajah yang ketakutan, pakaian yang lusuh dan badan yang kotor seperti tidak pernah mandi.



“Saya yang akan membayar es krim yang dia curi, jadi tidak usah mempermasalahkannya lagi.” Ucap Belinda.



“Tidak bisa begitu! Dia harus di hukum agar jera dan tidak mengulanginya lagi!” ketus wanita tersebut.



“Saya akan membayar dua kali lipat! Jadi tidak usah di permasalahkan lagi!” ucap Belinda.



Akhirnya wanita tersebut mau dan melepaskan anak perempuan tersebut kepada Belinda dan segera pergi meninggalkan mereka berdua.



“Kamu kenapa belum masuk mobil sayang?” tanya Kenan yang baru saja keluar dari butik tersebut.


__ADS_1


“Ada sedikit masalah saat aku mau masuk ke dalam mobil Kenan.” ucap Belinda.



“Siapa anak perempuan ini?” tanya Kenan yang baru melihat anak perempuan yang sedang di gandeng oleh Belinda.



“Aku juga belum tau namanya, bisakah kita ajak dia makan bersama kita lebih dulu? Sepertinya dia lapar.” Bisik Belinda.



Akhirnya Kenan menyetujui ucapan Belinda dan bertanya kepada anak kecil itu.



“Adik kecil, siapa namamu?” tanya Kenan yang berjongkok untuk membuat dirinya sejajar dengan anak kecil itu.



“Alya.” Ucapnya dengan nada yang lemah.



“Maukah kamu ikut dengan kami dan makan bersama?” tanya Kenan lagi yang di balas anggukan oleh Alya.



Akhirnya Belinda menggandeng tangan Alya dan menyuruhnya masuk ke dalam mobilnya, setelah itu mereka bertiga segera pergi ke mall termegah milik papi Kalandra.



“Katanya kita mau makan? Tapi kenapa kita ke sini?” tanya Alya dengan polosnya.



“Di dalam juga ada tempat untuk makan, kami ke sini karena mau membelikan kamu pakaian.” Ucap Kenan dengan senyum ramahnya.



Belinda yang melihat Kenan sangat ramah dengan anak kecil yang baru mereka temui itu hanya tersenyum senang.



“Ayo kita turun, kami akan membelikan kamu pakaian yang banyak.” Ucap Belinda.



Kenan dan Belinda turun dari mobil dan menggandeng Alya di sisi kanan dan kirinya, ada banyak sekali yang menatap aneh ke arah mereka karena penampilan Alya yang sangat lusuh, berbeda sekali dengan penampilan Kenan dan Belinda.



Kenan dan Belinda masuk ke sala satu toko pakaian yang bagus, di sana tiba-tiba saja ada yang menghalangi mereka untuk masuk.



“Maaf tuan, anda tidak bisa masuk ke dalam.” Ucap salah satu pelayan toko tersebut.



“Apa? Kenapa saya tidak bisa masuk ke dalam?” tanya Kenan dengan nada yang meninggi.



“Lihatlah pakaian anak kalian ini, sangat lusuh! Tentu saja kami tidak mengijinkan kalian masuk membawa anak ini, karena akan membuat pakaian yang ada di toko kami kotor semua!” ketus pelayan tersebut.



“Apa!? Lalu kenapa? Kenapa kalau anak kami berpakaian lusuh? Kalau sampai pakaiannya membuat pakaian yang ada di sini kotor, saya akan membeli semua pakaian yang ada di toko ini!” ketus Kenan yang kesal dengan ucapan pelayan tersebut.



“Apa? Hahaha, bagaimana bisa membeli semua pakaian yang ada di toko ini sedangkan kalian tidak mampu membelikan pakaian yang bagus untuk anak anda ini!” ucap pelayan tersebut dengan senyum sinisnya.



“Beraninya kamu menilai seseorang dari penampilannya! Tidak semua orang yang berpenampilan lusuh tidak memiliki uang! Jaga mulut and ajika sedang berbicara dengan pelanggan anda.”ketus Belinda yang sudah tidak tahan dengan ucapan pelayan tersebut.



Kenan segera menelfon seseorang dengan wajah yang sudah memerah karena menahan kekesalannya.


__ADS_1


“Halo! Kamu dimana!? Sekarang juga kamu keluar dan pecat pelayanmu yang tidak tau sopan santun ini!” bentak Kenan hingga membuat pelayan tersebut terkejut mendengarnya.


__ADS_2