Menikah Dengan Kakak Pacarku

Menikah Dengan Kakak Pacarku
Episode 10


__ADS_3

Keesokan harinya pagi-pagi sekali jeslyn sudah siap. Dia berdiri di depan pintu kamar nathan hendak membangunkannya. Tapi tepat saat dia ingin mengetuk pintu, nathan sudah membukanya. Jeslyn jadi tak sengaja mengetuk dahi nathan dengan cukup keras. Nathan langsung refleks mundur memegangi dahinya.


"Heh apa-apan sih lo?!" Teriak nathan tapi jeslyn malah cengengesan.


"Hihi sorry tadinya gue mau bangunin elo, eh elonya tiba-tiba muncul. Bukan salah gue dong,"


Kemudian nathan melihat jeslyn dari ujung kepala sampai kakinya. Jeslyn terlihat sangat cantik pagi ini.


"Ngapain lo natap gue kaya gitu, pasti karna gue cantik kan. Jangan terpesona loh. Oh iya nih kartu atm lo gue balikin. Thankyou." Ucap jeslyn sambil menyerahkan kartu atm ke tangan nathan, setelah itu dia beranjak meninggalkan nathan. Jeslyn pergi ke ruang makan untuk sarapan. Sementara nathan kembali masuk ke dalam kamarnya untuk bersiap-siap juga. Tapi nathan begitu santai melihat jam masih pukul 06:00 pagi.


Sampai jam 8 pagi orang tua mereka belum juga datang, jeslyn duduk di sofa mulai merasa jenuh menunggu. Sementara nathan dengan santai baru keluar dari kamarnya.


"Heh coku, sebenernya jadi nggak sih ini liburannya? Kok papa mahesa belum dateng juga sih."


"Eh wait wait, lo liburan pake baju kaya gitu? Dih nggak modis banget. Lo itu ngerusak citra gue sebagai model terkenal aja deh. Buruan ganti coku..." Cerocos jeslyn yang melihat nathan hanya mengenakan kaos oblong dan celana training.


"Oh iya gue lupa ngasih tahu, papa bilang berangkatnya nanti siangan jam 2. Nggak jadi pagi ini." Ucap nathan


Angin berhembus membawa perkataan nathan masuk kedalam telinga jeslyn. Seketika suhu badannya naik dan emosinya mulai memuncak. Jeslyn merasa sangat kesal, dia sudah capek dandan dari pagi buta ternyata keberangkatannya diundur nanti siang. Lebih kesalnya lagi nathan tidak memberitahunya dari tadi.


"Sejak kapan jam keberangkatannya diganti?" Tanya jeslyn dengan tegas


"Dari semalem sih, tapi gue lupa. Sorry,," Ucap nathan


"Cokuu...... capek-capek gue touch up make up gue dari pagi nungguin ternyata masih nanti siang. Gila ya lo kenapa nggak ngasih tahu gue dari semalem juga. Kenapa baru sekarang?!" Ucap jeslyn dengan berteriak kepada nathan. Tapi nathan malah pergi begitu saja tak mau mendengar omelan jeslyn.


Dengan langkah gontai jeslyn menuju ke kamarnya, dia masuk lalu menutup pintu dengan cara membantingnya dengan keras. Brakkk.... kedua pembantunya kaget mendengar suara itu. Tapi mereka sudah tak heran lagi, sudah hafal dengan kelakuan majikannya. Nathan menambah satu pembantu lagi karena rumahnya yang besar dan lagipula istrinya itu seorang model yang manja, pastinya dia tidak terbiasa dengan pekerjaan rumah.


"Tuh pasti mbak jes sama den nathan berantem lagi," Ucap inem

__ADS_1


"Hehehe, tapi mereka lucu ya mbak. Serasi gitu, berantemnya juga kaya anak kecil." Sahut asih


Dikamarnya jeslyn menghapus seluruh make upnya, dia juga berganti pakaian. Setelah itu di kembali rebahan di kasurnya. Lama berdiam diri dikamar jeslyn merasa sangat lapar Padahal tadi dia sudah sarapan dengan roti sisir coklat. Semua camilannya pun habis dimakan dikamar tadi. Memang saat moodnya jelek, jeslyn melampiaskannya pada makanan. Dia langsung menuju dapur mencari sesuatu untuk dimakan. Melihat kedatangan jeslyn, inem dan asih segera mengakhiri pembicaraan mereka.


"Mbak in masak enggak?" Tanya jeslyn


"Enggak mbak, katanya mbak jes sama aden mau liburan hari ini trus berangkat pagi, jadi saya nggak masak." Jawab inem.


"Jadinya nanti siang, si coku ngeselin nggak ngasih info. Emm bikinin sesuatu ya nem tumbenan aku ngerasa laper banget, padahal udah sarapan roti 2. Trus minum jus yang dibuatin asih juga." Ucap jeslyn


Tapi kedua pembantunya malah saling berbisik, mereka berfikir kalau jeslyn tengah hamil. Mereka berdua mulai girang dan membuat jeslyn keheranan.


"Hallo mbak mbak cantikku, kok malah cengengesan berdua. Ngomongin aku nih hayoo,," Ucap jeslyn


"Hehe enggak kok mbak, iya iya siap saya bikinkan makanan sesuai keinginan mbak jes."


Jeslyn menunggu di meja makan sambil menscroll-scroll hpnya. Tak sengaja dia melihat akun sosmed dafa memposting status baru setelah sekian lama tidak aktif. Perasaan jeslyn langsung tidak karuan setelah melihat postingan itu. Dafa memposting foto tampak belakang dirinya yang berjalan sambil membawa koper. Dafa menuliskan Love i'm back.


"Halo? Siapa ya?"


"Halo beb, i miss u so much, Masa kamu lupa sama suara aku. Pasti enggak kan?"


Mendengar suara dafa di telfon seketika jelsyn membeku. Hpnya terjatuh ke lantai. Nathan yang memperhatikannya dari balkon lantai dua merasa penasaran. Sadar jeslyn langsung mengambil kembali hpnya yang terjatuh.


"Beb halo? kok diem aja. Aku dafa pacar kamu."


Belum sempat berbicara jeslyn menyadari keberadaan nathan. Dia langsung mematikan telfonnya dan mencoba bersikap tenang. Sekarang dia sudah jadi istri orang, dia tidak mau nathan mengiranya selingkuh dengan pria lain meskipun dia tidak menyukai pernikahan ini, dia masih bisa menghargai hubungan ini.


"Heh coku ngapain disitu, lo mau nguping gue ha?!" Teriak jeslyn sambil sedikit mendongak keatas.

__ADS_1


Nathan langsung melangkah menuruni tangga menghampiri jeslyn.


"Gue nggak nguping, emang nggak sengaja aja lagi ada disitu. Lo telfon siapa? Sampek jatohin hp." Tanya nathan dengan tatapan penasaran.


"Ee... emm.. bukan siapa-siapa kok. Salah sambung, lagian lo kepo banget sih." Jawab jeslyn dengan gugup


Nathan mendekat dan menatap jeslyn dengan curiga. Kebetulan makanan pesanan jeslyn tadi sudah jadi. Dia langsung menyerobot sepiring spaghetti yang dibawa oleh pembantunya.


"Minggir lo gue mau makan." Ucap jeslyn yang kabur dari nathan. Dia tak mau nathan bertanya macam-macam kepadanya.


Jeslyn membawa piringnya ke ruang tamu. Tapi saat hendak menikmatinya, dafa kembali menelfonnya. Jeslyn langsung berlari ke halaman dekat kolam renang. Dia memastikan disana tak ada nathan. Merasa aman dia menjawab telfon itu.


"Halo beb, akhirnya kamu jawab telfon aku juga. Aku kangen banget loh sama kamu." Ucap dafa


"Halo, apa sih mau kamu daf?"


"Loh honey, kok kamu jutek gitu sama aku. Kamu nggak kangen sama aku?" Tanya dafa yang merasa jeslyn berubah sikap padanya.


"Selama ini kamu kemana? Kamu pergi ngilang gitu aja trus sekarang dengan mudahnya kamu kembali berharap hubungan kita baik-baik aja gitu? Sorry daf, lupain aku. Jangan pernah hubungi aku lagi. Aku udah kecewa sama kamu." Ucap jeslyn dengan tegas


"Hey nggak bisa gitu dong, aku kerumah kamu sekarang ya, aku bakal jelasin semuanya dan aku bakal lamar kamu sekarang juga." Ucap dafa


"Sorry daf, kamu udah telat. Kamu kemana aja selama ini. Aku udah nikah, aku dijodohin sama pilihan papaku. Lupain aku daf. tuttt...." Ucap jeslyn yang kemudian menutup telfonnya. Air matanya wmenetes deras dipipinya.


Dia sangat kesal kenapa dafa baru datang sekarang. Saat ini perasaannya sangat berkecamuk tak karuan. Sementara dafa merasa bingung, semuanya tak sesuai ekspektasinya. Dia kira jeslyn pasti akan bahagia ketika dia telfon setelah sekian lama. Bahkan dia akan melamarnya. Tapi ternyata jeslyn sudah menikah dengan orang lain. Dafa tak mempercayainya begitu saja. Dia berfikir pasti ity hanya karena jeslyn kesala padanya, jadi mengaku sudah menikah dengan orang lain.


"Gue harus temuin jeslyn, gue nggak percaya dia udah nikah. Kalau beneran kenapa herlin nggak pernah ngomong sama gue? Pokonya gue harus temui dia. Ya, gue harus ke studio."


Baru sampai rumah dafa langsung pergi lagi. Dia bahkan tak berpamitan kepada papanya saat pergi. Dia mengendarai motor sportnya.

__ADS_1


Bruumm...bruummm.. bruuuuuumm...


__ADS_2