Menikah Dengan Kakak Pacarku

Menikah Dengan Kakak Pacarku
Episode 12


__ADS_3

"Oh jadi kamu istri abangku," Ucap dafa. Kinan semakin merasa deg-deg an takut kalau akan terjadi peperangan antara kakak dan adik.


"Loh kalian udah saling kenal?" Tanya mahesa.


"Siapa sih pah yang nggak kenal model papan atas secantik ini. Jeslyn margaretha anjani, aku kenal dia bahkan sangat mengenalnya." Jawab dafa dengan senyum dan tatapan tajam.


Jeslyn hanya bisa diam terbungkam. Dia tak tahu apa yang akan terjadi jika dafa mengaku kalau dia itu pacarnya. Pasti akan menimbulkan konflik. Karena jeslyn tahu dafa tidak terima dia menikah begitu saja padahal mereka belum memutuskan hubungan. Tiba-tiba suasana menjadi hening. Saat itu juga kinan mengajak mereka untuk segera berangkat saja. Sebelum dafa bertindak jauh.


"Aa karena sudah kumpul. Mari kita berangkat sekarang."


Mahesa, kinan, hilman dan dafa berada dalam satu mobil. Sementara jeslyn dan nathan mereka hanya berdua menaiki mobil milik nathan.


Dalam perjalanan jeslyn yang tadinya antusias ingin liburan jadi termenung. Nathan pun merasa ada yang aneh, kenapa setelah melihat dafa istrinya jadi murung? Akibat terlalu terfokus memandangi jeslyn, nathan sampai tidak sadar ada polisi tidur dijalan depannya. Otomatis mobil jadi sangat terguncang karena nathan tidak sempat memelankan laju mobilnya. Jeslyn yang tadinya duduk aman terguncang kedepan sampai kepalanya hampir terberntur dasbord mobil.


"Astaga coku!!! Bisa bawa mobil yang bener nggak sih? Untung aja kening cantikku ini masih terselamatkan." Ucap jeslyn dengan tatapan yang menurut nathan menggemaskan. Nathan malahhan tawa melihat jeslyn yang rambutnya jadi acak-acak an.


"Kenapa lo malah kaya mau ketawa sih?"


Tanpa menjawab tangan nathan langsung membantu membenarkan rambut jeslyn. Saat itu jeslyn menatap nathan dengan tatapan yang dalam. Dia baru sadar kalau punya suami seganteng nathan."Hah astaga mikir apa gue!" Jeslyn malah menjadi salting setelah apa yang dilakukan nathan padanya barusan.


Namun pikirannya kembali tertuju kepada dafa, dia benar-benar tidak mengetahui kalau ternyata dijodohkan dengan kakak kandung pacarnya sendiri. Benar-benar sangat konyol menurutnya. Dia pikir setelah menikah meskipun karena terpaksa hidupnya akan lebih tenang. Ternyata malah semakin rumit. Kalau sampai nathan mengetahui itu semua, yang ada dipikiran jeslyn hanya dia pasti akan diceraikan.


"Kalau gue diceraiin sama nathan jadi janda dong, trus gue harus nikah sama dafa gitu? Nggak nggak.. Meskipun terpaksa gue gabisa cerai dari nathan. Gimanapun perceraian itu dibenci sama tuhan. Lagian si dafa kan udah selingkuhin gue sama herlin. Enak aja dia mau balik. Nggak.. nggak akan." Batinnya dalam hati.


Nathan terus memperhatikan istrinya itu. Sampai akhirnya dia ketahuan mencuri pandangan dan langsung mengalihkan pandangannya.


"Coku dari tadi ngeliatin gue? Apa dia curiga ya?"


🌷🌷🌷

__ADS_1


Mereka pun sampai ditempat tujuan. Ternyata mahesa mengajak mereka semua untuk camping. Namun bukan di hutan melainkan tempat wisata yang memang bernuansa camping.


"Wah coku kita salah kostum." Ucap jeslyn lirih


"Apaan lo aja kali, gue pakai apapun nyaman." Jawab nathan dengan percaya diri, padahal dia juga tidak menyangka akan ke tempat seperti ini.


Jeslyn menghampiri mamanya dan sedikit protes karena kenapa tidak memberitahunya tadi. Pantas saja mama dan papanya berpakaian sangat santai. Dafa terus menatap jeslyn, dia selalu mencoba mendekatinya. Dafa ingin mencari waktu untuk berbicara empat mata dengan jeslyn.


Mereka pun masuk ke area camping. Mahesa menyewa 3 tenda disana. Dia sengaja membuat acara ini untuk mendekatkan kedua keluarga terutama jeslyn dan nathan yang terlihat masih canggung meskipun sudah menikah.


Jeslyn pun pergi ke toilet untuk berganti pakaian, karena hari sudah malam. Hawa dingin mulai terasa menusuk tubuhnya. Untungnya dia membawa baju ganti setelan celana panjang bukan dress. Saat jeslyn selesai ganti, diluar toilet dafa sudah menunggunya. Jeslyn tak memperdulikannya, tapi dafa langsung menarik tangannya dan menahannya sebentar agar tidak langsung pergi.


"Beb kita harus bicara,"


"Hah apa?! Stop panggil aku seperti itu. Kamu mau bicara apa?"


"Beb aku kangen banget sama kamu. Tapi kenapa kamu malah udah nikah sama orang lain. Bahkan dengan abangku yang paling aku benci." Ucap dafa berkaca-kaca.


"Tapi aku pergi bukan tanpa alasan beb, masalahku cukup rumit..." Dafa menjelaskan semuanya secara detail tentang alasannya pergi tanpa kabar. Namun jeslyn sudah tak ingin mendengar apapun darinya.


"Cukup! Nasi sudah jadi bubur. Sekarang aku ini istri abangmu. Aku juga sudah ikhlas kalau kamu menjalin hubungan dengan herlin. Udah ya aku mau balik ke tenda. Please jangan bikin mereka semua curiga kalau kita pernah ada hubungan. Lupain aku daf." Ucap jeslyn dengan tegas.


Dafa sangat tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh jeslyn. Dia tahu jeslyn pasti masih mencintainya. Dengan segala cara dafa akan berusaha memisahkan jeslyn dari nathan dan memilikinya kembali.


🌷🌷🌷


Jeslyn benar-benar hilang selera untuk menikmati liburan ini. Dia merasa sangat tidak nyaman karena ada dafa disana. Ya sebenarnya dia masih mencintai dafa, Tapi untuk kembali padanya itu tidak mungkin.


Malam ini mereka membuat api unggun. Yang lain sibuk membakar jagung dan ikan. Jeslyn malah duduk termenung di depan tenda. Moodnya sangat jelek hari ini. Ditambah disana susah sinyal. Tiba-tiba dafa berinisiatif memberikan jagung bakar kepada jeslyn. Namun saat baru melangkah dia terdahului oleh nathan.

__ADS_1


"Awas lo bang, lo boleh rebut semua kasih sayang papa dan juga kedudukan di perusahaan. Tapi untuk masalah jeslyn gue bakal lakuin apapun untuk dapetin dia kembali." Batin dafa geram melihat nathan bersama jeslyn.


Hari ini pertama kalinya jeslyn dan nathan terlihat akrab. Jeslyn memakan jagung bakar dengan lahapnya sampai bibirnya belepotan bumbu jagung bakar. Nathan tertawa melihat wajah jeslyn yang belepotan.


"Dasar cebor, makan ginian aja kaya anak bayi." Ledek nathan namun kali ini dengan nada bercanda.


"Yee biarin aja, emang makan jagung bakar yang enak tuh gini." Jawab jeslyn dengan pd.


Nathan langsung mengambil tisu dan mengelap bibir istrinya yang belepotan itu. Jeslyn langsung menatap mata nathan.


"Tumben coku lembut banget sama gue, apa hanya karena ada orang tua kita. Atau memang dia mulai jatuh cinta sama gue,? Issh mikir apasih. Tapi tatapan dia beda dari biasanya. Kok aku jadi salting." Batin jeslyn.


Jeslyn yang tadinya terdiam tiba-tiba tertawa saat melihat gigi nathan berubah jadi hitam kena arang jagung.


"Ngledekin gue belepotan, lo sendiri giginya item kaya ompong hahaha." Ucap jeslyn sambil tertawa.


"Masa sih?"


"Iya sini sini gue bersihin. Kan gantian,"


Mereka sangat terlihat akrab malam ini. Kedua orang tua mereka senang melihat jeslyn dan nathan terlihat mesra. Berbeda dengan dafa yang terus menatap sinis kearah mereka.


Sudah larut malam, mahesa mengajak mereka semua untuk beristirahat. Karena liburan sebenarnya baru dimulai besok. Kinan dan hilman masuk ke tenda mereka. Mahesa satu tenda dengan dafa, tapi dafa belum ingin masuk kedalam tenda. Dia masih duduk di depan api unggun.


"Selamat malam sayang mama tidur duluan ya." Ucap kinan pada jeslyn.


Sekarang hanya tinggal dafa, nathan dan jeslyn diluar tenda. Jeslyn baru sadar kalau malam ini mau tidak mau dia harus tidur bersama dalam satu tenda dengan suaminya.


"Duh malem ini harus tidur bareng coku, ini dafa juga ngapain belum masuk ke dalem kan gue mau briefing si coku biar nggak macem-macem." Batin jeslyn

__ADS_1


"Emm sayang aku ngantuk nih, masuk tenda yuk dingin banget makin malem." Ucap jeslyn dengan manja menggandeng tangan nathan masuk ke dalam tenda. Dia melakukan itu karena ada dafa disana. Dia ingin membuktikan kalau memang sudah benar-benar move on dari dafa.


__ADS_2