Menikah Dengan Kakak Pacarku

Menikah Dengan Kakak Pacarku
Episode 08


__ADS_3

Akhirnya jeslyn kembali lagi ke bintang agency. Dia ingin menyisihkan herlin lagi dari posisi model teratas. Jeslyn sedang bersiap-siap di kamarnya saat ini.


"Awas lo cewek halu, gue bakal ngalahin lo lagi! Terserah deh lo mau rebut dafa dari gue. Tapi nggak akan gue biarin lo rebut posisi gue sebagai model number one di bintang agency."


Setelah siap jeslyn langsung keluar dari kamar untuk langsung berangkat. Terlihat nathan masih dirumah, dia duduk di meja makan menikmati sarapannya. Jeslyn mendekat kearah meja makan, dia mengambil sepotong roti sambil menyapa nathan.


"Selamat pagi coku,"


Namun nathan hanya diam saja tetap menikmati sarapannya.


"Dih serah deh nggak lo jawab nggakpapa, semoga harimu menyenangkan. Bye bye coku." Ucap jelsyn sambil berlari keluar rumah.


Sampai diluar rumah jeslyn baru teringat kalau mobilnya masih di bengkel. Kemudian dia mencoba memesan taksi online. Jeslyn duduk di kursi teras sambil menunggu datangnya taksi itu. Setelah 10 menit menunggu ternyata orderan taksinya di cancel.


"Heh apa-apaan nih main cancel aja! Gue udah nunggu 10 menit padahal." Omel jeslyn


Dia mencoba memesan taksi lagi tapi tidak kunjung dapat juga. Sampai nathan pun keluar dari dalam rumah akan berangkat ke kantor. Dia melihat kegelisahan jeslyn di teras. Tapi nathan berlalu lewat begitu saja.


"Hey coku stop!!" Hadang jeslyn


"Lo mau ke kantor kan, gue nebeng ya?" Pinta jeslyn dengan wajah penuh harap


"Enggak." Jawab nathan singkat padat jelas


"Plisss coku, gue udah telat nih."


Tapi nathan tidak perduli, dia langsung pergi menuju mobilnya. Jeslyn sangat kesal dengan sikap nathan yang seperti itu.


"Dasar coku nyebelin! Suami macam apa kaya gitu, hiihhh.." Umpat jelsyn


Tiinn..tinn.. Bunyi klakson mobil yang dikendarai nathan. Dia membuka kaca mobilnya dan mengisyaratkan untuk jeslyn segera masuk. Ekspresi jeslyn langsung sumringah. Dia bergegas berlari masuk kedalam mobil nathan.


Cegrreeekk... Satpam membukakan pintu pagar dan nathan melajukan mobilnya.


"Anterin gue ke bintang agency, alamatnya.." Belum selesai bicara nathan langsung memotongnya.


"Stop, gue udah tahu tempatnya dimana." Ucap nathan


"Oke oke,"

__ADS_1


🍀


🍀


🍀


Sampai di tempat tujuan, jeslyn berterimakasih pada nathan.


"Thank's coku, gue nanti pulang sekitar jam 2 siang. Tapi lo nggak usah jemput gapapa. Gue cuma mau infoin aja. Bye coku." Ucap jeslyn


Nathan memperhatikan jeslyn sampai masuk kedalam studio. Setelah benar-benar tak terlihat nathan pun pergi dari sana menuju ke kantornya.


Radit menyambut jeslyn dengan mencoba memeluknya, tapi langsung ditepis oleh jeslyn.


"Iya iya yang udah jadi istri orang, Akhirnya bisa juga elo move on dari dafa." Ucap radit


"Husst.. nggak perlu bahas-bahas itu lagi. Lagian darimana abang tau gue udah nikah?"


"Hellow, lo lupa siapa diri lo? Seorang model terkenal, ya pasti banyak lah berita tentang lo di sosmed."


"Oh iya ya, tapi padahal gue udah bikin privat acara. Masih aja ada yang tahu. Bodo amat lah gue nggak peduli." Ucap jeslyn


Kemudian dia masuk ke dalam ruang make up dan bertemu herlin rivalnya. Dia tersenyum menyeringai kearah herlin. Sementara herlin sangat terkejut dengan kedatangan jeslyn.


"Apaan sih, biasa aja kali. Gue kesini ya mau kerja lah ngapain lagi," Jawab jeslyn dengan santai, dai langsung duduk di tempat yang tadinya di duduki oleh herlin.


"Sorry ini tempat gue jadi gue ambil alih lagi, Nih barang-barang elo silahkan pindah ke tempat elo sendiri." Ucap jeslyn


Herlin terlihat sangat kesal dengan kehadiran jelsyn kembali disana. Dengan adanya jeslyn lagi di bintang agency, otomatis posisinya akan tergeser.


Radit masuk ke dalam ruang make up dan memberitahu kalau 10 menit lagi pemotretan dimulai. Hari ini jeslyn dan herlin akan melakukan pemotretan bersama. Jeslyn merasa sangat percaya diri. Begitu pula dengan herlin, dia tidak akan membiarkan jeslyn kembali merebut posisi teratasnya sekarang.


Pemotretan dimulai, mereka berdua saling beradu gaya. Fotografer memuji mereka berdua. Tapi jeslyn jelas lebih unggul dari herlin. Akhirnya herlin terfikirkan sesuatu untuk membuat jelsyn tidak fokus dengan pemotretan itu.


"Semalam dafa telfon aku, dia bilang.." Bisik herlin


"Bilang apa dia?" Tanggap jeslyn dengan penasaran


"Dia bilang minggu depan akan pulang ke indo," bisik herlin

__ADS_1


"Gue nggak peduli." Jawab jeslyn dengan tetap fokus bergaya


"Dia pulang untuk melamar elo jadi istrinya. Selama ini gue bohong tentang hubungan gue sama dafa. Tapi sayang sekali ya elo udah nikah." Ucap herlin tepat di telinga jeslyn


Seketika jeslyn terdiam membeku, matanya langsung berkaca-kaca mendengar penuturan herlin. Dia berlari meninggalkan tempat pemotretan.


"Hey mau kemana? Kita belum selesai.. Jeslyn..." Teriak radit


"Ahaha, model nggak profesional gitu aja masih dipakek." Ucap herlin


Radit langsung menatap kearah herlin, dia curiga herlin mengatakan sesuatu pada jeslyn sehingga dia pergi begitu saja.


"Ngomong apa lo sama dia?" Tanya radit pada herlin


"Enggak ngomong apa-apa gue bang. Dia kan emang gitu orangnya nggak profesional." Ucap herlin


Radit melihat hasil foto-fotonya, dirasa sudah cukup dengan hasilnya dia menyatakan break sejenak sambil menunggu jeslyn kembali.


Di toilet jeslyn menangis, perasaannya saat ini sangat tidak karuan. Di lubuk hatinya yang paling dalam dia masih tetap mencintai dafa. Tapi disisi lain dia juga sangat marah dengan dafa yang sudah tega mencampakkan dirinya begitu saja. Tapi jeslyn tidak bisa percaya begitu saja dengan perkataan herlin. Bisa saja itu hanya untuk mengecoh emosinya.


Sementara di belanda dafa sedang membayangkan ketika sudah bertemu dengan jeslyn. Dia juga mengetahui kabar yang beredar di sosmed kalau jeslyn sudah menikah. Tapi dia berfikir itu pasti hanya rumor saja. Dia juga sudah bertanya pada herlin. tapi sayangnya herlin membohonginya dengan mengatakan kalau itu semua memang hanya rumor untuk menaikkan nama jeslyn. Dafa sudah tidak sabar ingin secepatnya minggu depan. Dia sudah menyiapkan cincin spesial yang dia beli disana untuk melamar jeslyn.


"Tunggu aku ya sayang sebentar lagi kita akan bersama seperti dulu," Ucap dafa sambil memandangi selembar foto jeslyn.


Tapi tiba-tiba saja ada seorang perempuan yang masuk kedalam apartemen dafa. Dia adalah gladys, teman dekat dafa di belanda. Dia datang langsung memeluk dafa dari belakang. Dafa langsung buru-buru menyimpan cincin yang tadi dipegangnya. Ternyata selama di belanda dafa mempunyai hubungan dengan gladys. Meski tidak berpacaran tapi kedekatan mereka melebihi orang yang pacaran. Bahkan mereka sudah pernah tidur bersama.


"Beb aku ikut pulang ke indo ya," Ucap gladys


Dafa melepaskan paksa pelukan gladys. Dia tidak mungkin pulang bersama dengan gladys.


"Sorry dis nggak bisa."


"Kenapa sih, aku kan juga mau kenal sama orang tua kamu."


"Dis inget ya, kita itu cuma sebatas teman. Nggak lebih!"


"Apa kamu bilang? Hey kamu lupa, kamu udah ngambil mahkota aku. Kita juga udah nglakuin itu berkali-kali. Aku pikir kamu cinta sama aku." Ucap gladys dengan emosi.


"Sorry dis kita nglakuin itu kan atas dasar sama-sama mau, aku juga nggak pernah maksa kamu kan? Lagian belum tentu kamu begitu cuma sama aku."

__ADS_1


Plaaakk... Satu tamparan mendarat di pipi kiri dafa. Gladys menangis dan langsung pergi meninggalkan apartemen dafa. Dia tidak percaya dafa merendahkannya seperti itu.


Sementara dafa hanya mengelus pipinya yang baru saja kena tamparan. Dia sama sekali tidak ada rasa bersalah pada gladys. Dia tetap menganggap apa yang sudah mereka berdua lakukan itu hanya untuk bersenang-senang dan atas dasar suka sama suka. Tanpa paksaan apapun.


__ADS_2