Menikahi Mafia Arogan

Menikahi Mafia Arogan
Bab 21: Benih Dendam


__ADS_3

"Pak, ada Nyonya ingin bertemu dengan Anda."


Santi, sekertaris Arsen masuk ke ruangan untuk memberitahukan kehadiran Nyonya Ira.


"Persilakan masuk!" titah Arsen.


"Baik, Pak."


Santi kembali ke luar ruangan Arsen. Tak lama kemudian, Ira masuk menjumpai putranya.


"Oh, Putra kesayanganku," Ira memberikan pelukan hangat kepada putranya.


"Mama kapan sampai?" tanya Arsen seraya mengajak sang ibu untuk duduk di sofa.


"Kemarin Mama sampai. Apa ada kendala di perusahaan akhir-akhir ini?" tanya Ira.


"Tidak, Ma. Semua berjalan dengan baik."


"Lalu, bagaimana dengan pacarmu? Cheryl sudah ditemukan?"


"Sudah."


"Bagaimana keadaannya?" Ira sangat ingin tahu kondisi wanita yang sudah lama menjalin hubungan dengan putranya.


"Dia baik-baik saja."


Raut wajah Ira terlihat berubah. Ia menghela napas dengan berat seolah tidak menyukai apa yang baru ia dengar. Namun, ia kembali menunjukkan senyuman di wajahnya.


"Dia pasti sangat terpukul dengan kematian keluarganya. Kamu harus bisa menjaganya, Arsen. Bagaimana kalau kalian menikah saja secepatnya?" usul Ira.


"Tidak bisa, Ma." Arsen memasang wajah malas untuk membahas tentang Cheryl.


"Kenapa? Dia sudah tidak suka denganmu? Atau kamu tidak menyukai dia lagi?" Ira semakin penasaran.

__ADS_1


"Dia sudah menikah, Ma."


"Apa?" Ira begitu terkejut mendengarnya. "Bagaimana bisa dia menikah dengan orang lain? Kamu yang sudah lama menjadi pacarnya!" ia tampak emosi.


"Ini terlalu rumit untuk aku ceritakan kepada Mama. Dia sempat amnesia saat menghilang. Lelaki yang menemukannya telah memaksa menikahi dia. Tapi sekarang ingatannya telah kembali. Cheryl bilang suaminya yang sekarang kemungkinan yang telah membunuh keluarganya."


Ira memegangi kepalanya yang terasa pusing. Jika ia gagal menikahkan putranya dengan gadis itu, maka rencananya selama ini hanya akan sia-sia. "Lalu, bagaimana sekarang? Apa tidak bisa kamu menyuruh dia untuk bercerai? Kalian kan saling mencintai."


"Suaminya sangat licik, Ma. Semua harta Cheryl telah dialih nama olehnya. Aku sudah meminta Cheryl untuk merebut kembali semua surat-surat berharga terutama yang berkaitan dengan perusahaan Om Hendry. Kata Mama itu penting, kan?" tanya Arsen.


"Iya, Sayang. Itu sangat penting. Berusahalah membantu Cheryl mendapatkan kembali haknya."


Ira menyunggingkan senyum. Arsen tak sepenuhnya tahu tujuannya yang sesungguhnya. Ia punya dendam mendalam pada Citra. Gara-gara wanita itu, ia harus kehilangan Yoga, orang yang dicintainya. Yoga merasa frustasi karena telah kehilangan mantan istrinya dan pada akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.


Ira menjalani kehidupan yang berat setelah kepergian Yoga. Ia merasa tertekan hingga akhirnya memutuskan keluar dari rumah Yoga membawa putranya, Arsen.


Kehidupan Ira perlahan membaik saat Yohan mengajaknya menikah. Lelaki itu merupakan ayah kandung Arsen.


"Belum, Sayang. Mama pulang lebih dulu karena ingin bertemu denganmu."


"Sebenarnya proyek apa yang sedang Papa kerjakan di sana? Kenapa aku tidak diajak bergabung?"


Ira menyunggingkan senyum. "Kalau sudah ada hasilnya, kamu juga pasti akan diberi tahu."


Ira tidak mungkin memberi tahu Arsen yang sebenarnya. Pekerjaan Yohan sangat sensitif karena dekat dengan tindak kriminal.


"Oh, iya. Ngomong-ngomong ... Siapa yang sekarang menjadi suami Cheryl?"


"Namanya Januar Dimitri. Kalau tidak salah, dia berasal dari Amerika Setikat."


Ira merasa asing dengan nama itu. Ia penasaran bagaimana Cheryl bisa bertemu dengan lelaki itu, padahal ia sudah mempersiapkan segalanya agar Cheryl bisa menikah dengan putranya.


Semasa Hendry hidup, putranya tak ada kesempatan untuk menikah dengan Cheryl. Setelah mereka mati, Arsen juga masih belum bisa bersama Cheryl.

__ADS_1


"Ma," panggil Arsen.


"Kenapa?" Ira tersadar dari lamunannya.


"Bagaimana kalau kita menerima Cheryl saja? Aku kasihan padanya harus tinggal dengan lelaki yang tidak dicintainya."


"Tidak, Sayang! Itu tidak boleh terjadi!" tegas Ira. Ia tidak setuju menerima Cheryl yang sedang tidak memiliki apa-apa.


"Kehidupan kita sudah sangat baik, Ma, walaupun tidak memiliki perusahaan itu!"


"Kamu jangan lupa, Arsen! Papamu mati karena perusahaan itu. Kamu harus bisa memilikinya!" paksa Ira.


Selama ini ia telah mensugesti Arsen untuk memiliki perusahaan milik Hendry. Ia ceritakan bahwa ayahnya mati bunuh diri karena dikhianati temannya. Katanya, seharuanya perusahaan itu menjadi milik ayah Arsen.


Tentu saja cerita karangan itu sengaja ia buat agar Arsen selalu merasa kasihan padanya dan bersemangat mengembalikan perusahaan pada keluarga.


Awalnya ia yang meminta putranya untuk berteman dengan Cheryl. Ia juga menyuruhnya untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Ia juga pernah menyuruh putranya untuk menghamili pacarnya, namun Ares menolak. Ternyata putranya jatuh cinta sungguhan kepada gadis itu.


"Apa Mama tidak bisa melupakan balas dendam itu, Ma?"


"Mama masih hidup karena dendam itu, Arsen. Kalau kamu menyuruh Mama melupakannya, itu sama artinya kamu menyuruh Mama untuk mati."


***


❤❤❤ PROMOSI ❤❤❤


Hai, terima kasih sudah mampir ke karya author. Jangan lupa mampir juga ke karya teman author, ya! Ceritanya nggak kalah seru, kok 😘


Judul: Cinta Aku Menyerah


Author: Dtyas


__ADS_1


__ADS_2