MISTERI PERJODOHAN MASA LAMPAU

MISTERI PERJODOHAN MASA LAMPAU
Kekhawatiran Aran


__ADS_3

Aran yang frustasi tak mendapatkan Dera langsung memanggil semua manager di pabriknya itu, karena ada manager jahit, manager bagian potong kain, manager bagian penyablonan, manager bagian packing dan manager pemasaran jadi ada 5 manager di pabrik itu.


Dengan mengunakan panggilan di HT akhirnya ke 4 orang itu sudah tiba di ruangan Aran tadi. Semuanya ketakutan karena jika seperti ini pasti sedang ada masalah di pabrik ini. Apalagi wajah Aran yang menakutkan di saat ini.


Aran yang langsung melihat para anak buahnya bingung kenapa hanya ada 4 ekor saja yang hadir di ruangannya. "Kenapa hanya ada kalian dimana Bagus?", tanya Aran yang bernada tinggi.


"Tidak tahu pak Aran", sahut teman akrabnya Bagus tadi.


"Saya mencari Dera anak baru tapi tak menemukan dia apakah kalian tahu dimana dia sekarang?", tanya Aran langsung pada intinya ia tak akan melambatkan dalam hal ini.


Anggukan kepala ke 4 orang itu menandakan jika mereka tak tahu tentang Dera tadi. Aran yang semakin khawatir langsung melihat cctv yang ada di area pabrik itu. Ia berharap akan menemukan Dera untuk hal ini. Karena hanya ini yang bisa menolong Aran saat ini. Ponsel yang terus berbunyi membuat ia berhenti melihat layar monitor cctv tadi di laptopnya. Karena ia ingin menjawab panggilan telepon itu dulu.


"Iya halo pak, maaf sebelumnya saya tak bisa hadir untuk pertemuan saat ini. Karena saya ada urusan yang harus saya selesaikan dulu pak", jawaban Aran tergesa-gesa karena ia ingin fokus di layar monitor cctv tadi.


Jawaban barusan yang tak bisa hadir dipertemuan membuat para anak buahnya kaget, baru kali ini bosnya itu tak konsisten seperti itu.

__ADS_1


Pas pandangan Aran tak sengaja melihat di area mushola yang memperlihatkan Dera sesuatu bersama dengan Bagus. Karena hal itu Aran melemparkan vas bunga keramik yang ada di meja kerjanya itu. "Dimana Bagus sekarang!" teriakan Bagus mengema di sudut ruangan bos besar.


Para karyawan yang mendengar hal itu ketakutan padahal tak seperti sebelumnya jika ada kesalahan tak akan sampai seperti ini. Mata Aran yang berubah menjadi merah membuktikan jika ia sangat marah.


"Kenapa Bagus gak ada disini, dia telah mencari masalah dengan ku. Ternyata Bagus yang membawa Dera pergi karena Aran melihat cctv yang ada diparkiran pabriknya. Box yang bisanya digunakan untuk kirim barang telah dibawa pergi oleh Bagus tadi dan Dera juga ikut ia bawa.


"Huuuu... Aku mau mobil ini kalian temukan saat ini", sambil memperlihatkan gambar mobil itu pada ke dua manager laki-laki anak buahnya tadi. Dia gak mau tahu apa yang dia inginkan harus ia lakukan.


Karena semua orang yang ada di ruangan bosnya itu tahu siapa yang akan ia cari akhirnya ada yang menghubungi nomor Bagus, berharap jika ia lupa didalam box itu ada orangnya. Teman akrab Bagus yang kaget karena ternyata temannya melakukan hal ini pun juga langsung menghubungi nomornya tapi ternyata nomor ponsel Bagus sudah tidak aktif lagi. Aran mondar-mandir tak karuan karena ia tahu jika Dera dalam bahaya.


Semuanya juga bingung akan mencari tahu mereka berdua dimana. Karena udah tak ada yang bisa mereka lakukan. Akhirnya Aran langsung menghubungi seseorang yang ia percayai tentang hal ini. Dengan satu tarikan nafas saja Aran menyebutkan dan mengirimkan foto mobil itu. Tapi setelah orang yang ia suruh tadi tanya GPS di mobil itu Aran baru teringat jika ternyata mobil box yang ia miliki ada GPS yang bisa untuk melacaknya. GPS yeng sudah ia dapatkan langsung menunjukkan dimana keberadaan mobil yang sedang ia cari.


Sedangkan di pabrik kedua anak buah Aran yang wanita langsung membicarakan tentang apa yang terjadi dengan bosnya tadi. "Siapa sebenarnya Dera itu", semuanya yang ikut membicarakan Dera sambil berfikir hubungan apa yang sebenarnya bos mereka tutupi.


"Kamu tahu gak tadi pak bos menakutkan sekali, aku aja baru lihat lho dia marah sambil lempar barang kaya gitu".

__ADS_1


"Iya aku juga kaget tadi, ya udahlah hubungan apa yang terjadi pada pak bos biarkan saja yang penting kita tak ikut campur dalam penculikan ini. Kerja aja takut gak dapat gaji lho nanti". Sambung wanita yang satunya lagi.


Akhirnya mereka fokus dengan pekerjaan masing-masing apalagi masih setengah hari lagi jam kerja mereka. Karena ada cctv yang setia untuk mengawasi pekerjaan mereka maka tetap harus bekerja dengan giat.


Sampai tak terasa kedua orang yang baru keluar dari ruangan bos tadi jadi bahan tatapan para anak buahnya. Semuanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi karena dari luar hanya terdengar suara pecahan vas saja. Tapi karena semua karyawan memakai masker jadi tak terlihat jika dari jauh mereka juga berbisik satu dengan yang lain.


Apalagi mayoritas pekerjanya adalah wanita yang harus langsung menggosipkan seperti ini. Yang satu tahu tentang kabar sesuatu langsung akan sampai ke telinga yang lainnya tanpa menunggu beberapa menit saja.


"Kembali bekerja", suara manager pemasaran yang sedikit garang itu. Anggap saja kaya kak Ros 🤭.


Andai Dera tak ketemu hingga beberapa hari mungkin Aran akan menutup pabriknya dan mengerahkan para karyawan untuk ikut mencarinya. Tapi semoga cepat ketemu ya biar para karyawan juga bisa bekerja dan mendapatkan gaji untuk bulan ini. Bisa beli handphone baru ni 🤗🥺. Ah bercanda kakak semoga cepat selesai ya musibah Dera dan Aran. Baru aja Aran merasakan betapa bahagianya bisa bersama dengan Dera tapi sudah ada Bagus yang membuat kekacauan seperti ini.


*****


Sedikit saya bumbui dengan penculikan Dera ya kak biar kita tahu sebesar apa cinta Aran untuk Dera. Dan kita juga akan tahu perjuangan apalagi yang akan Aran lakukan untuk istri sirinya itu. Tunggu di episode selanjutnya kakak semoga terhibur ❤️❤️❤️.

__ADS_1


Tap ❤️ sebagai semangat saya dan komen sebagai dukungan saya...


Semoga sehat selalu kakak semua.


__ADS_2