MISTERI PERJODOHAN MASA LAMPAU

MISTERI PERJODOHAN MASA LAMPAU
Pengenalan Dera pada nenek Aminah


__ADS_3

Nenek Aminah yang sedang tidur di ranjangnya langsung melihat ke arah pintu kamar yang terbuka. Karena para pelayan di rumah Ibuk Ratmi tak ada yang di cocoki dengan beliau maka Ibuk Ratmi harus mencari bagimana ia harus mencari orang yang cocok untuk merawat mertuanya itu.


"Buk, perkenalkan ini Dera. Yang akan membantu Ibuk nantinya. Saya harap Dera bisa memenuhi kriteria Ibuk seperti apa yang di inginkan oleh Ibuk ya". Ibuk Ratmi langsung duduk disamping Ibuk mertua yang sudah ia anggap Ibuknya sendiri. Karena kebaikan Ibuk Aminah maka Ibuk Ratmi di jodohkan dengan anaknya yang akhirnya meninggalkan Ibuk Ratmi duluan. Balas jasa yang begitu besar Ibuk Ratmi pada Ibuk Aminah. Dulu dimana ia hanya anak yatim-piatu yang akhirnya bisa merasakan kasih sayang orang tua dari Ibuk Aminah dan suaminya yang malah menjodohkan dengan anaknya sendiri.


"Kamu asli mana nak?, tanya nenek Aminah pada Dera. Karena pertanyaan itu Dera langsung duduk di samping nenek Aminah.


"Saya asli dari kampung buk, kata orang mah kami dari pesisir pantai selatan gitu buk", ungkap Dera pelan tapi sopan.


"Nak berarti kamu tahu unggah-ungguhnya bagus kalau tahu adat kejawen. Aku suka anak itu seperti ini Ratmi, dia pasti sopan gak kaya anak-anak yang kemarin-kemarin. Aku gak suka kalau harus dirawat sama anak yang tak tahu unggah-ungguh". Nenek Aminah langsung memberikan nilai tambah pada Dera di awal pertemuan ini membuat Ibuk Ratmi berharap jika ini akan membuat Dera bisa di terima oleh Ibuk Aminah. Karena sudah berganti lebih dari 9x jadi Ibuk Ratmi juga capek mencarikan gantinya lagi.


*****


Dengan pengenalan pagi ini akhirnya Dera sudah bisa bekerja untuk membuat urusan dari nenek Aminah. Karena Dera juga masih kecil bagi nenek Aminah ia juga disuruh untuk memanggil dengan sebutan nenek saja. Dan untuk Ibuk Ratmi beliau sudah berangkat ke kedai untuk mengawasi kedainya yang begitu ramai. Dan di rumah Dera hanya di temani dengan para pembantu saja.


Dera dengan mudahnya bisa membuat nenek Aminah sayang padanya. Nyatanya Dera tak mendapatkan perlawanan atau penolakan sama sekali. Karena Dera yang menyiapkan makan untuk makan siang pun langsung di terima walaupun harus telaten menyuapi. Karena kelembutan Dera juga maka nenek Aminah mulai merasa sayang pada Dera.

__ADS_1


"Nek, nenek mau apa habis makan? ,Tidur atau mau cerita lagi sama Dera".


"Kamu antar aku ke taman belakang bisa gak?


Aku ingin melihat tanaman dulu, cuma sebentar kok nak".


"Iya nek tapi Dera panggil bibik dulu buat bantu Dera angkat nenek ya", karena Dera tak mau terjadi apa-apa pada kandungannya maka ia memilih untuk memanggil bibik untuk membantunya.


"Kok harus sama bibik sih, kan kamu kuat". Masa iya jiwa muda kaya Dera tak kuat mengangkat tubuhnya yang sudah kurus itu. Pikiran nenek Aminah yang beranggapan jika Dera sedang terjadi sesuatu.


"O ya udah nak panggil bibik aja. Oya ambilkan aku jus sekalian ya nak". Sambil melihat tanaman hijau nenek Aminah bisa merasakan siang yang cerah nantinya.


****


Di kantor jam makan siang pun ramai dengan pembahasan tentang sayembara tadi. Mereka merasa jika dari mereka juga harus mendapat informasi tentang Dera agar mendapat hadiah yang akan mereka dapatkan jika bisa memberitahukan dimana keberadaan saudara bosnya itu. Hanya Raka saja yang tahu jika Dera adalah istrinya bukan saudaranya bos.

__ADS_1


Dua wanita yang sedang makan siang di kantin pabrik saling membahas tentang sebenarnya siapa Dera sampai pak bos melakukan hal seperti ini. Padahal sebelumnya pak Aran adalah laki-laki yang cuek pada wanita. Apalagi saat mereka di panggil waktu Dera di culik waktu itu terlihat jelas kemarahan bis Aran seperti apa.


"Udah kalian usaha menemukan Dera aja jangan gosip kaya gituan, nanti kalau bos Aran dengar kalian takutnya di tanya yang lainnya lho. Oya bos beras akan murka jika tahu kerabat bos sedang di bicarakan seperti ini", sindiran Raka yang baru datang dan mendengarkan pembicaraan dari dua teman managernya itu.


"Gak kok Raka, Oya aku pamit dulu ya kami mau ke dalam dulu," pamit kedua wanita itu karena merasa jika mereka sedang tak aman karena ada Raka yang mendengar percakapan n mereka tadi.


"Dasar wanita kalau gak ngosip ngapain pula. Mau bagaimana pun kan mereka tak tahu sebenarnya bagaimana kondisi bos Aran juga kan", ucapannya.


Akhirnya Raka makan dan minum apa yang ia pesan. Walaupun ia juga masih penasaran kenapa kabar sebenarnya tentang bos serta Dera yang sudah menikah tak boleh sampai tersebar di pabrik. Jika Raka sebagai bos Aran mungkin ia akan mengumumkan perihal itu agar tak ada gosip yang beredar di luar sana. Karena ucapan orang kadang tak seperti kenyataan yang sebenarnya. Serta gosip itu kadang mengalahkan kenyataan yang sebenarnya itu seperti apa.


****


Aran yang ada di ruangan pabrik tak makan siang. Wajah Aran sudah begitu pucat dan kurang di perhatikan. Baru dua hari di tinggal Dera pergi ia sudah seperti ini. Jika Dera tak kunjung datang mungkin Aran sudah tak kuat lagi. Aran tak henti-hentinya melihat foto Dera yang ia punya di telfonnya. Bagaimana Aran sangat rindu pada sosok yang memiliki wajah sedikit Kejawanan itu. Alis yang tebal, bibir yang sedikit tips dan wajah yang bundar. Semua yang ada di dalam Dera sangat indah untuk di pandang Aran. Padahal dari selama Dera bersama dengan Aran ia tak pernah memperlihatkan ia memoles wajahnya secara berlebih-lebihan hanya apa adanya.


Pas ponsel itu akan di peluk oleh Aran yang menandakan ia akan memeluk Dera dalam foto tadi tak terasa ponselnya dapat telfon. Aran binggung karena yang menghubunginya adalah ponsel orang tua Dera. Selama dua hari ini emang dia tak pernah menghubungi ayah serta Ibuknya Dera. Pasti semuanya juga khawatir kan merindukan anaknya. Apalagi jika Teo sudah melihat Ibuknya senyum bahagia langsung tumbuh di wajahnya yang begitu tampan itu. Aran menimang-nimang akan mengangkat panggilan itu atau tidak. Ia tak sanggup untuk berbohong pada om Toso dan bibik Rini. Orang yang sebenarnya sudah Aran cari selama ini. Ia juga belum berani untuk jujur atas ini semuanya. Jika sudah waktunya tepat Aran janji akan jujur tentang hal ini.

__ADS_1


Kita berdoa saja semoga Aran bisa cepat ketemu dengan istrinya. Karena ada banyak yang harus ia kasih tau pada Dera. Dan agar kita juga ikut tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Aran saat ini. Karena Dera belum tahu sebenarnya apa yang Aran tutupi darinya.


__ADS_2