
Dalam perjalanan pulang Aran tetap duduk di samping sang istri sambil mengusap perut Dera. Sedangkan Teo juga minta duduk di pangkuannya. Rasa bahagia begitu terpancar dari wajahnya akhirnya ia sudah memiliki istri dan anak yang besar pula. Walaupun itu hanya anak tiri tapi ia akan memperlakukan dia seperti anaknya sendiri.
Kabar pernikahan Dera yang mendadakpun akhirnya menyebar di kalangan tetangganya. Banyak orang yang sudah menunggu kedatangan Dera untuk mengucapkan selamat dan ingin melihat suami Dera seperti apa. Rasa penasaran yang terpikir dari semuanya karena Dera yang tak pernah memiliki hubungan dengan siapapun tapi saat ini malah di kabarkan menikah.
" Ayah, apakah adek Teo juga akan sayang sama Teo seperti Ayah sayang dengan Teo?", tanya Teo lucu.
" Iya tentu sayang, besok kamu juga harus ikut jaga dia ya. Sayangi dia juga karena kamu akan jadi kakak untuknya nanti. Dan kamu juga harus bisa jaga keluarga kamu dari orang-orang jahat lho", kata Aran sambil menciumi pipi sang Teo.
Tak lama dari itu mereka semua tiba di rumah. Semua kaget karena ternyata suami Dera begitu tampan. Dari postur tubuhnya juga begitu bagus dan mendukung untuk pasangan untuk diajak ke kondangan.
Karena semuanya sudah berjabat tangan dengan Aran semuanya langsung pamit pulang. Rasanya semuanya ingin cepat-cepat menghayal tentang laki-laki tampan itu. Pastinya jika suruh memilih mereka akan lama-lama disini tapi takut menganggu mempelainya.
Malam ini Dera sengaja tak di ijinkan oleh Aran untuk keluar kamar sama sekali. Setelah mereka selesai makan malam Aran mengunci kamarnya agar sang istri tak keluar. Rasanya ia ingin melakukan malam pertama setelah pernikahannya. Apalagi ia juga yang sudah menahan dari kemarin.
__ADS_1
" Mas, Dera ambil minum dulu ya rasanya Dera haus", pamit Dera yang habis menyisir rambutnya.
" Ah, mas sakit Dera. Lihat ni Dera aku butuh bantuan kamu", kata Aran menunjuk bagian perutnya.
Dera yang panik langsung mendekati Aran. Rasa hausnya sudah berubah jadi kepanikan. Tapi pas dia tiba di depan Aran, sang suami langsung memeluk pinggang Dera. Aran langsung mencium bibir Dera. Tak membiarkan sang Dera pergi. Aran langsung memberikan serangan pada Dera. Setelah mendapati Dera ikut terhanyut dalam ciumannya tadi Aran langsung mengigit bibir bawah sang istri yang membuat dia bisa menjamah apapun yang sudah ada di dalam bibir sang pasangan.
Hingga sampai akhirnya Aran mencari sesuatu yang sekiranya bisa ia mainkan dengan kedua tangannya. Dengan lihainya ia langsung mendapatkan apa yang ia cari. Malam yang panas bagi Dera dan Aran. Entah Aran yang begitu menginginkan langsung meminta jatah dari Dera. Tapi walaupun begitu ia masih melakukan dengan cara halus takut melukai sang bayinya itu. Dera yang sebenarnya juga sudah merindukan sentuhan dari sang suami ia tak melewatkan hal itu apalagi mas Aran selalu mengutamakan kenyamanannya.
Sampai akhirnya keduanya tertidur dalam keadaan kecapekan. Karena melihat Dera sudah tertidur Aran langsung mengecup kening sang istri dan mengambil ponselnya. Aran membaca satu persatu pesan dari rekan. Tapi ada satu pesan dari nomor baru. Si pengirim mengancam Aran, sampai-sampai Aran langsung berniat untuk menghubungi yang memilki nomor tadi.
Karena tak dapat Aran hubungi, ia langsung duduk dan memikirkan siapa yang sudah mengincar sang istri. Iya yakin jika dia adalah orang yang tahu betul siapa istri Aran itu. Karena saking pikirannya kalut akhirnya Aran mencari sesuatu yang ada di kamar Dera untuk bukti jika Dera sebenarnya ada yang pernah mengincarnya tapi nihil tak mendapatkan apapun. Karena tak mendapatkan apapun akhirnya Aran ikut tidur di samping Dera sambil mengecup perut Dera yang sedikit buncit.
" Sayang yang kuat ya di dalam perut ibuk, buat Ibuk bisa terikat dengan kita terus. Ayah takut jika Ibuk akan meninggalkan Ayah suatu saat. Entah karena Ayah sudah merasa sayang atau karena apa nak", ucap Aran sambil mengelus-elus sang istri. Karena pertempuran tadi Dera sampai tak merasakan jika Aran memanjakan sang buah hati mereka.
__ADS_1
Hingga akhirnya Aran juga ikut tertidur. Tinggal besok pagi mereka akan tinggal di rumah Dera sambil jalan-jalan membahagiakan Teo. Aran akan ajak kedua orang tua Dera juga untuk sedikit berlibur. Sekalian agar Aran tahu daerah sang istri. Apalagi dia juga tak bisa lama-lama di rumah Dera itu. Perkejaannya juga tak bisa ia tinggalkan hanya dengan Raka.
Suasana pagi yang cerah di kampung Dera yang masih asri masih nampak hehijauan daun-daun. Udara yang begitu sejuk dan kabut yang masih lebat. Berbeda di Jakarta yang begitu banyak polusi udara. Aran yang dibangunkan oleh Dera untuk sarapan begitu menikmati suasana seperti ini. Teo juga tak mau lepas dari sang Ayah. Ia duduk berdekatan dan mencari perhatian dari Aran.
" Ayah, nanti Teo ajak ke sekolah Teo ya. Teo akan kenalin Ayah Teo pada teman-teman Teo yang sering bertanya Ayah", ucapan Teo yang sambil memegang segelas susu buatan neneknya. Anak yang begitu ingin membuktikan jika ia memiliki seorang Ayah juga seperti yang lainnya.
" Sayang, kita nanti mau jalan-jalan jadi kita pamit ke sekolah aja ya biar teman-teman Teo tahu ayah Teo. Kita akan pergi ke suatu tempat yang indah nanti. Tapi Teo habisin sarapan Teo dulu ya. Ayah janji kita nanti ke sekolah tapi untuk ijin sekolah aja ya, Teo gak usah berangkat dulu", jawab Aran.
" Benar Ayah?.
Asik Teo libur mau jalan-jalan sama Ayah. Teo seneng sekali bisa jalan-jalan", teriakan sang anak kecil itu.
Sampai-sampai Ibuk Rini dan pak Toso mengelus dadanya yang sesak. Akhirnya sang cucu bisa merasakan bahagia dimana ia bisa di sayang oleh sesosok Ayah. Dari pertama ia lahir tak mendapatkan rasa sayang itu sedikit pun. Tapi berkat Aran akhirnya ia bisa mendapatkannya apalagi Aran hanyalah sosok Ayah sambungan bagi Teo. Semoga kebahagiaan keluarga ini akan tetap terjaga sampai kapanpun. Orang-orang yang akan jahat juga tak jadi mengurungkan niatnya. Akankah semuanya akan baik-baik saja setelah akhirnya Aran bisa menikah dengan Dera secara hukum negara?.
__ADS_1
Kita tunggu di bab selanjutnya ya, aku akan tetap berusaha mencari jalan keluarnya agar Aran dan Dera tetap hidup bahagia tanpa adanya pihak ketiga. Karena jika ada orang ketiga itu paling menyakitkan ia kan kakak😘🥰😍.