My Ketos

My Ketos
43


__ADS_3

(Anggap saja dibawah ini adalah foto Selena sedang makan bersama Viano)


-


-


-


-


-


-


VnSelena jadi adem nih karena makan es cream @Vnalex


JaeMark wadidaw


Dania Camelia panas bestie


Auzi_ endrea ganti lagi nih @VnSelena


Klop #saveJaeMark @JaeMark


S S1 waduh panas panas


B adty Keduluan lagi


Agli Lo kok main rebut aja sin bro? @Vnalex


Vnalex manis @VnSelena es creamnya


Viano tersenyum sambil menatap Selena.


“Ada apa kok ngelihatinnya begitu?” tanya Selena kepada Viano.


“Jangan dengerin omongan orang lain.” tiba tiba Viano mengucapkan kalimat ini, Selena jadi bingung.


Selena membaca komen dilaman postingannya bersama dengan Viano, “kayaknya kak Dania cemburu deh.”


Viano menatap kebingungan kearah Selena. “Udah gak usah dipikirin.” ucap Viano.


Selena dan Viano masih sibuk berbincang, tiba tiba datang anak kecil ke Selena sambil menangis. Anak itu semakin mendekat kepada Selena.


“Kakak.” anak kecil itu menangis dengan kencang.


Selena menatap anak kecil itu kebingungan. Selena menatap Viano, Viano ternyata juga sama bingungan dengan Selena. “Aduh dek kamu kenapa?, kok nangis?” tanya Selena.


Selena dan Viano tambah bingung karena anak kecil laki laki itu belum berhenti menangis, orang lain yang melihat Selena dan Viano pasti mengira bahwa Selena dan Viano adalah orang tua dari anak kecil ini.

__ADS_1


Tangisan anak kecil itu mereda, anak kecil itu menatap es cream Selena. “Kak minta es cream.” pinta anak kecil itu kepada Selena.


Selena tertawa karena baru sadar jika anak kecil itu menangis karena menginginkan es cream.


“Aduh luctunya.” Selena sedikit merubah suaranya menjadi seperti anak kecil.


Viano tersenyum melihat interaksi Selena dengan anak kecil itu, Viano merasa jika Selena adalah calon ibu idaman bagi anak Viano nantinya. Viano jadi mau cepat cepat menikah dengan Selena, tapi Viano kembali tersadar jika Viano dan Selena masih terlalu muda dan pasti belum siap mengarungi bahtera rumah tangga.


“Vin, lucu yah.” ucap Selena.


“Iya lucu, tapi lebih lucuan lo.” pengakuan Viano.


Selena berusaha untuk tidak baper dengan kata kata Viano.


“Nih.” Selena memberikan es cream kepada anak kecil itu.


Anak kecil itu menyambut es cream dari Selena dengan penuh keceriaan. Anak kecil itu juga mengucapkan terima kasih kepada Selena karena sudah memberinya es cream.


“Kamu sendiri kesini?, orang kamu kemana dek?” Selena bertanya karena dari tadi tidak menemukan orang tua anak kecil ini.


“Ndak tau kak.” jawab anak kecil itu sambil menggeleng.


“Aduh kasian banget kamu dek, pasti kamu ditinggalin sama orang tua kamu.” Viano menakut nakuti anak kecil yang sedang bersama Selena itu. Anak kecil itu refleks menangis karena mengira yang dikatakan Viano itu benar.


Selena menatap tajam Viano, “lo itu gimana sih!” Selena kesal dengan Viano.


Selena berusaha untuk menenangkan anak kecil tersebut, Selena sudah seperti ibu dari anak kecil itu.


“Loh jangan peluk peluk pacar gue dong.” Viano pura pura kesal karena anak kecil tersebut memeluk tubuh Selena.


Anak kecil itu marah karena terus digoda oleh Viano, bahkan Viano dengan tega menoel noel pipi tembam milik anak kecil tersebut. Selena berkali kali menjauhkan tangan jail Viano dari tubuh anak kecil itu.


Dari arah pintu toko es cream ada seorang ibu ibu yang lari menuju kearah Selena dengan tergopoh gopoh.


Ternyata ibu ibu itu adalah orang tua anak kecil yang sedang bersama dengan Selena.


“Ealah dari tadi dicariin ibu ternyata kamu disini.”


Mama anak kecil itu menghela nafas lega, bisa menemukan anaknya.


“Tadi mama cari kamu udah dari tadi, malah kamu santai aja disini sama mbak cantik.” lanjut ibu ibu itu.


Selena tersenyum karena melihat anak kecil itu yang takut dimarahin ibunya karena sudah keluyuran.


“Sana sama mama kamu.” anak kecil itu berjalan menuju mama nya.


Ibu ibu mengendong anaknya sambil menoel hidung sang anak, “kamu yah, masih kecil seleranya kok tinggi banget.” ucap ibu ibu itu sambil melihat kearah Selena.


“Iya bu, bener banget dari tadi aja nempel terus.” refleks Viano.

__ADS_1


Selena geleng geleng tidak percaya dengan perkataan Viano, ternyata Viano bisa diajak bicara juga sama ibu ibu.


Ibu ibu itu menatap Viano dan Selena secara bergantian. “Mas mbak suami istri yah?, cocok banget mbak, masnya cakep mbaknya juga cantik.” ungkap Ibu ibu itu.


“Udah punya anak mas mbak?, atau sedang program mau punya anak?” ibu ibu itu menebak.


Viano tersenyum tipis. ‘Iya bu segera, saya mau halalin dia dulu baru kita program anak.’ batin Viano.


Selena menggeleng. “Saya sama dia bukan suami istri kok bu, kita cuman temen.”


Yah dianggap temen sama Selena, hati mungil milik Viano terasa nyeri.


Viano mengusap dadanya, karena merasa sakit atas ucapan Selena.


“Semoga kalian langgeng terus yah.” doa ibu ibu itu untuk Selena dan Viano.


Selena dan Viano menanggapi doa ibu ibu itu dengan anggukan.


“Kalau begitu saya sama anak saya pamit dulu yah mbak, monggo dilanjutin lagi kencannya, maaf yah karena anak saya ganggu kalian berdua.” ungkap ibu ibu itu.


Selena menggeleng. “Enggak kok buk, saya malah senang bisa main sama anak ibu.” ucap Selena.


Ibu ibu itu pamit dan melangkah pergi dari toko es cream itu, Selena memandang pintu keluar dengan sedih, “yah gak ada yang nemenin lagi deh.”


Viano menatap Selena dengan bingung. “Lah dari tadi gue disini itu nemenin lo Sel, kok gue gak dianggap sih.” sudah dianggap cuman teman eh sekarang kehadiran Viano pun tidak dianggap oleh Selena.


Selena nyengir giginya sampai kelihatan. “Yah maaf.” ucap Selena.


Viano tidak menjawab karena pura pura ngambek kepada Selena.


“Kok diem sih?”


“Ngambek yah?” lanjut Selena menbak nebak.


Viano masih diam tidak menjawab. “Kok diam aja sih?, pasti ngambek, gitu aja kok ngambek sih.” sewot Selena.


‘What! gitu aja?’ batin Viano


Selena jadi ikutan kesal dan ikut ngambek gara gara sikap Viano. Viano yang melihat perubahan mood Selena pun jadi panik.


Viano meraih tangan Selena lalu mengelusnya lembut. “Sel bukan gitu, gue gak ngambek kok.” ucap Viano.


Selena masih diam dan tidak mau ikut berbicara.


‘Suruh siapa lo tadi ngambek.’ batin Selena kesal dengan Viano.


Viano mengusap usap rambutnya seperti orang frustasi. ‘Gimana nih?, apa gue harus cari tutorial di google dulu bagaimana menghadapi cewek ketika ngambek?’ batin Viano.


~~

__ADS_1


Jangan ikut ikutan pikiran Viano yang mau nikah muda yah. Karena nikah muda itu belum tentu kita siap segalanya.


#happyreading


__ADS_2