
Selena melangkah turun dari tangga. Selena segera duduk diatas kursi makan.
"Udah dari tadi? Vin?" Selena bertanya kepada Viano.
Viano mengangguk.
"Sorry kalau lama nunggu gue." ucap Selena.
"Santai." jawab Viano.
Selena lanjut sarapan, Selena makan sarapan dengan terburu buru takut jika Viano bad mood karena menunggu lama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selena dan Viano sudah sampai disekolah. Viano segera melangkah meninggalkan Selena. Selena segera menyusul langkah Viano.
"Buru buru amat. Lo kenapa?" Selena bertanya.
Viano menatap Selena. "Gak apa apa." jawab Viano.
Selena mengamati raut muka Viano.
"Bad mood yah gara gara lama nunggu gue? sorry yah." ucap Selena.
"Bukan begitu. gue lagi mikir gimana nanti tentang perkembangan kasus Lo." ungkap Viano.
"Beneran dikasusin? kalau orangnya cuman iseng dan gak disengaja gak diberi hukuman? takutnya nanti mereka jadi punya dendam sama gue." ungkap Selena.
"Harus jadi kasus, karena masalahnya besar Sel. Gue juga udah ngabarin penjaga sekolah buat ngecek cctv disekitaran toilet buat buktiin siapa pelakunya."
__ADS_1
Selena tersenyum, Selena senang ternyata dibalik cueknya Viano ada rasa peduli yang amat besar.
"Makasih yah."
"Gue kekelas dulu."
Karena berbeda jalur, Selena dan Viano berpisah, berpisah cuman sebentar doang jadi jangan pada khawatir.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Viano sedang bersama dengan teman temannya.
"Lo beneran mau ngasusin tentang kejadian selena?" Reven bertanya.
Viano mengangguk.
"Menurut gue nih yah, setelah gue dengerin secara keseluruhan cerita itu gue punya spekulasi kalau yang berbuat itu sepertinya orang Deket Selena, gak mungkin ada orang iseng yang tiba tiba nutup pintu padahal ada Selena yang didalamnya, plus nutup pintunya dobel lagi, Lo kan denger penuturan pak satpam kalau pak satpam itu kehilangan kunci plus jam segitu biasanya pak satpam belum ngunci pintu sekolah. Pasti udah direncanain." ungkap Reven.
Wah saat saat seperti ini Agli bisa memberi saran.
"Diakal aja Gli, Selena masuk kedalam bilik toilet kan pertama pintunya gak terkunci jadi Selena kelihatan dong, gak mungkin orang tiba tiba ngunci kalau gak disengaja, kalau orang itu buta baru bisa dipercaya."
Perkataan dari Reven ternyata ada benarnya. Viano menyugarkan rambutnya.
"Menurut Lo gue harus gimana bro?" Viano meminta saran dari kedua sahabatnya.
Reven dan Agli terdiam sejenak, karena mereka berdua sedang memikirkan yang terbaik untuk kasus Selena. Ciat udah kayak pengacara yang sedang dilanda kasus hebat nih.
"Gimana kalau gini, kasus ini jangan sampai didenger sekolah, takutnya nanti ada orang luar yang tau bisa geger, sekolah pasti dicap jelek kalau ada kejadian begini. Lo juga pasti kena efek, Lo harus hati hati karena Lo itu ketua OSIS, Lo harus memikirkan bagaimana kedepannya bro. Mendingan kasus ini Lo kerjain sendiri aja, kita berdua pasti bakal bantu kok. Iyakan Gli?" saran dari
__ADS_1
Agli mengangguk. "Boleh kok asal nanti kalau kasus sudah selesai jangan lupa yah hadiahnya." ada udang dibalik bakwan ternyata.
Reven memukul pundak Agli. "Lo itu gak pernah ikhlas membantu teman kesusahannya." ucap Reven.
Agli mendelik. "Kan kita kerja dari hari kalau sampai besok besoknya dan harusnya kita dikasih hadiah makan gratis." ucap Agli.
Reven menatap Agli dengan tatapan tajam.
"Boleh boleh terserah kalian. Tapi seperti pengacara biasanya, kalau kasusnya menang pasti dapet banyak hadiah."
"Siap komandan. Gue ini calon pengacara sukses kayak bang Hotman." ungkap Agli.
Viano mengangguk anggukan kepalanya, dari pada menanggapi Agli lebih jauh pasti bakal panjang nanti gak selesai selesai.
Viano dan kedua sahabatnya melanjutkan kegiatannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Gue takut banget kalau kita bakal ketahuan." ucap seorang siswi.
"Lo gak usah takut, Viano gak bakal bisa menghukum kita, Lo gak bakal sampai dikeluarin dari sekolah ini. Kalau Viano sampai nge up ke sekolah pasti Viano yang bakal kecewa sendiri." ungkap seseorang.
......................
Kira kira siapa nih pelakunya?
Wah gak terasa udah 1 tahun aku jadi author.
Hari ini kejar tayang kejar like kejar viewers.
__ADS_1
Ternyata susah banget yah.
Makasih yang udah mampir. Love you