My Ketos

My Ketos
59


__ADS_3

Ada dari belakang yang tiba tiba mengengam tangan Selena. Selena menoleh kaget tiba tiba Viano datang.


"Maaf Tante. Saya dan Selena itu cocok pake banget. Selena itu pilihan saya. Jadi jangan campuri urusan kami dengan komenan Tante Tante."


"Kalau begitu Viano dan Selena pamit dulu." lanjut Viano tanpa menoleh kearah Dania. Viano segera mengandeng tangan Selena.


Tamu tamu disana banyak yang mengetahuin hubungan Viano dan Selena.


Acara inti dimana kue ulang tahun akan dipotong akan segera dilaksanakan. Keluarga Viano sudah berada ditengah tengah panggung.


"Tante Sekar akan segera potong kue. Ayok kita hitung bersama sama. Satu. Dua. Tiga." sorak sorak penonton mulai terdengar.


Selena tersenyum senang dan tidak lupa Selena menepuk tangan.


Dania datang dan memposisikan dirinya disebelah Selena.


"Jangan senang dulu." Dania tiba tiba berucap.


Selena menoleh kearah Dania. "Harusnya sekarang senang dong? kan kita lihat mama Sekar bahagia, otomatis senang dong? Lo pasti udah kesenggol duluan kalo mama Sekar ngadain kontes pemilihan calon mantu. karena Lo gak senang pas mama Sekar senang?"


"Jangan larang gue buat ikut bahagia diatas kebahagiaan Mama Sekar." lanjut Selena.


Dania memandang Selena dengan tatapan penuh kebencian.


"Awas aja Lo?" Dania mengancam Selena.


"Gue gak takut sama ancaman Lo."

__ADS_1


"Lagian yang harusnya takut itu Lo. Gue diam aja Lo udah kalah dari gue. Ups." lanjut Selena.


Selena senang melihat muka masam dari Dania. Yang dikatakan Selena semuanya benar, Selena diam dan tidak bertindak apa apa tapi kenapa Selena malah yang menang?. Selena gak pake pelet loh yah.


Ada mata yang mencari keberadaan Selena dari arah panggung. Viano mendapati bahwa Selena sedang bersama dengan Dania. Viano sangat penasaran sekali dua makhluk perempuan itu kenapa terlihat bersama? padahal saling bermusuhan.


"Vin." Mama Sekar memanggil nama Viano.


Viano menoleh menatap mama Sekar. "Ada apa ma?"


"Panggil Selena dong. Mama mau ngasih kue buat Selena." Ungkap Mama Sekar.


Viano mengangguk. "Baik ma, tunggu bentar yah." Vaino segera melangkah menuju kearah Selena.


"Len." Viano memanggil nama Selena.


"Ada apa sayang ku?" nada bicara Selena dilembutkan karena Selena ingin membuat Dania marah.


"Dicariin sama mama. Katanya mau dikasih kue." ungkap Viano.


"Oke sayang ku." Selena segera mendekat kearah Viano. Selena juga langsung mengengam tangan Viano.


"Mama Sekar happy birthday." Selena berteriak kegirangan. Entah kenapa hari ini Selena benar benar berbeda seperti Selena yang biasanya.


Selena mendekat memeluk tubuh mama Sekar. Mama Sekar membalas pelukan dari Selena.


"Terima kasih sayang ku." ucap mama Sekar.

__ADS_1


Mama Sekar melepaskan pelukan Selena, Mama Sekar meraih kue yang sudah disiapkan khusus untuk Selena.


"Ini mama kasih kamu kue." Mama Sekar memberikan kue untuk Selena.


"Terima kasih ma." Selena menerima kue pemberian mama Sekar dengan senang hati.


Selena tersenyum penuh kemenangan ketika mendapati Dania menatap Selena dengan tatapan penuh dendam dan iri.


Selena tidak akan membiarkan Viano menjadi milik Dania, karena Viano hanya milik Selena.


Acara sudah selesai, banyak tamu yang sudah pamit undur diri. Tapi Selena masih berada dihotel karena menunggu Viano.


Keluarga Viano mendekat kearah Selena.


"Lo mau langsung pulang Len?" Viano bertanya.


Selena menggeleng. Selena meraih paperbag yang sudah disiapkan matang matang oleh Selena. Selena memberikan paperbag itu kepada Mama Sekar.


"Sekali lagi happy birthday ma." ucap Selena.


"makasih banyak Loh Len. kamu baik banget sih." Mama Sekar memuji Selena.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yuhu udah mau menuju bab 60? kira kira ending Selena sama Viano gimana yah?


kalian setuju gak kalau Viano sama Dania?

__ADS_1


Author pamit dulu. Mohon maaf jika ada penulisan kata yang salah atau typo.


__ADS_2