My Ketos

My Ketos
63


__ADS_3

"Buset muka Lo kecit banget, ada apa Sel?" Bagas bertanya mungkin karena khawatir dengan keadaan adiknya.


Selena menatap Bagas. "Gak apa apa kok bang." jawab Selena.


"Gak percaya gue."


"Cewek mah gitu. padahal kenapa Napa tapi gak mau ngungkapin." lanjut Bagas.


Selena menatap Bagas malas. "Selena lagi males ngomong bang."


Bagas maju mendekat kearah Selena. Bagas mengelus rambut adik perempuannya.


"Ada apa sini cerita sama Abang." Bagas berusaha membujuk Selena untuk bercerita.


Bagas membawa tubuh Selena untuk duduk di kursi.


"Selena kesel banget bang sama Viano." ungkap Selena setelah diam beberapa saat.


"kesal karena kenapa emangnya?"


Selena mendengus mengingat kejadian tadi.


"Viano rapat tiba tiba gak ngabarin Selena bang. Selena kan capek nunggu diparkiran padahal sebenarnya Selen sudah pulang dari tadi." ungkap Selena.


"Wah gak bisa dibiarin nih." Bagas jadi ikutan kesal.


"Udah ah males Selena mau keatas dulu." Selena segera melangkah meninggalkan Bagas.


Bagas segera meraih ponsel pintarnya, Bagas berusaha untuk menelepon Viano. Telepon dari Bagas ternyata diangkat oleh Viano.


"Woi lu apain adik gue? Selena pulang bad mood nih." Bagas berusaha untuk menggali alasan dari pihak Viano.


"Sorry bang. Tadi ada urusan mendadak, Viano kelupaan ngasih kabar sama Selena. Selena udah pulang bang? baik baik aja kan Selena ya?"

__ADS_1


"Tenang aja Selena baik baik aja kok."


"Viano otw kesana bang. Selena pasti ngambek sama gue yah bang? kayaknya semua sosmed gue diblokir."


"Kasian banget. gue gak bisa kasih solusi. Kalau Lo mau kesini yah kesini aja."


"Oke bang."


Bagas mematikan sambungan telepon.


Sekitar setengah jam Viano sudah berada didalam rumah bunda Irama. Viano segera duduk dikursi ruang keluarga. Bagas yang baru turun dari kamarnya hendak menemui Viano.


"Cepet banget nyampainya. Waow Lo bawa apa nih." Bagas terlalu tertarik dengan bahan bawaan Viano.


"Selenanya kemana bang?" Viano bertanya.


"Masih dikamar." Bagas berjawab.


"Gue panggilan deh." Bagas merasa tidak enak jika Viano sudah datang tetapi Selena tidak menemui Viano.


Bagas mengetuk pintu kamar Selena.


"Sel keluar dari kamar, Viano datang tuh." Bagas berteriak.


Dilain tempat Selena sedang kaget karena teriakan Bagas.


'What, Viano Dateng kerumah?' batin Selena bertanya tanya.


"Sel keluar sama, Viano bawa banyak jajan loh. Kalau Lo gak keluar jajannya gue makan deh. mubazir kalau gak dimakan." ucap Bagas.


Selena masih bingung apakah Selena akan turun atau tetap dikamar. Selenakan masih ngambek sama Viano, setidaknya Selena akan membiarkan Vaino menunggu sedikit lama.


"Lihat aja gue bakal bales perbuatan Lo tadi sore." gumam Selena.

__ADS_1


Selena senyum senyum sendiri karena membayangkan Viano kesal.


"Gue kebawah dulu yah. mau nemenin pacar Lo." Bagas mulai meninggalkan kamar Selena.


Viano sudah menunggu sekitar satu jam lebih. Hari semakin gelap. Viano berdiri, sepertinya Viano sudah tidak bisa menunggu kedatangan Selena. Viano meraih tasnya dan hampir melangkah tapi niat Viano terhenti karena mendengar suara perempuan.


"Segini doang effort Lo? kenapa gak nunggu lebih lama lagi? gue tadi nunggu Lo sampai dua jam Lo." ungkap Selena.


Viano tersenyum mendengar suara Selena, Viano segera menengok dan Viano memfokuskan pandangannya ke Selena.


Vaino segera mendekat kearah Selena. "Sorry yah tadi ada sedikit masalah."


"Kenapa gak bisa ngabarin?" Selena bertanya kepada Viano.


"Sibuk jadi kelupaan ngabarin." jawab Viano.


Selena memandang wajah Viano. "sesibuk apapun Lo kalau gue prioritas pasti bakal Lo sempetin untuk ngabarin gue dan mungkin karena gue bukan prioritas Lo jadi Lo lupa ngabarin gue."


Viano jadi salah nih. Memangnya laki laki itu selalu salah.


Viano meraih tangan Selena. "Sorry banget. Maafin gue yah."


Selena mencebikan bibirnya. "Lain kali kalau ada kegiatan sempetin ngabarin gue, biar gue bisa nebeng keorang lain."


"Iya sayang."


Dipanggil sayang sama Viano hati Selena langsung luluh lantah. Sebenarnya hati seorang perempuan itu terbuat dari apa sih? kok gampang banget meleleh.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


xixixixi author udah selesai upraknya guys, tinggal tryout sama ujian sekolah nih.


Doain author masuk keperguruan tinggi yah.

__ADS_1


mohon maaf jika author jarang update, mohon dimaklumi karena author di real life bener bener sibuk.


__ADS_2