
"Eh Sel itu kak Dania ngobrolin apa sih? kok tumben bukan sama temennya." Auzi curiga.
Selena mengikuti arah penglihatan Auzi.
"Biarin aja mungkin ada urusan, orang itu OSIS bukan sih? kalau OSIS sih kayaknya emang ada perlu karena nanti ada acara." Selena keceplosan.
Auzi memandang Selena curiga. "Emang ada acara apa? perasaan gak ada pengumuman mau ada acara deh dari wali kelas."
Selena yang baru sadar jika keceplosan berusaha untuk mengganti topik pembicaraan.
"Kayak serius gitu, mereka berdua bincangin apa yah?" Selena bertanya kepada Auzi untuk merubah arah pembicaraan.
"Gak tau sih, kalau gue tau udah gue omongin sama Lo." jawab Auzi.
Selena tersenyum. "Bener juga sih, gak salah."
Selena dan Auzi memilih untuk tidak lagi membicarakan Dania, takutnya kalau kelamaan bisa bisa waktu istirahat nanti habis buat ghibah.
Selena dan Auzi memilih untuk menuju kantin dan memesan makanan.
Bel pulang sekolah telah berbunyi, banyak siswa dan siswi kegirangan akhirnya mereka bisa bebas dari belajar.
Selena dan Auzi segera membereskan barang barang yang tergeletak diatas meja.
"Ouh yah bukannya Lo hari ini ada ekskul jurnalistik yah?" Auzi bertanya sambil memandang wajah Selena.
Selena mengangguk. "Iya gue setelah ini langsung otw ke ruang teather." jawab Selena.
"Hari ini agendanya apa, emangnya?" Auzi kembali bertanya.
"Kayaknya ngedit web sekolah karena ada berita berita terbaru yang harus diup. kayak berita kemenangan tim basket dan lain lain."
__ADS_1
"Ouh begitu yah, gue pulang dulu yah." Auzi pamit kepada Selena.
Selena mengangguk dan melambaikan tangan tanda berpisah dengan Auzi. Tapi tenang mereka cuman berpisah beberapa jam kok, karena besok mereka bakal bertemu lagi.
Selena segera mengangkat tas ranselnya. Selena melangkah untuk menuju keruang teather.
Selena tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai diruang teather.
"Selamat sore." Selena menyapa orang yang hadir.
"Selamat sore Sel." jawab orang yang disapa Selena.
Selena meletakan ranselnya diatas meja yang tersedia.
"Hari ini agendanya sesuai jadwal?" Selena bertanya.
"Gak tau sih, gue gak baca pengumuman digrup, Lo tanya sendiri aja ke kak Raen." jawab teman Selena.
Selena menghembuskan nafas, kenapa sih harus berurusan dengan Raen lagi. Rasanya Selena sudah bosan jika berurusan dengan Raen.
"Kak." Selena memanggil Raen.
Raen sangat mengenali suara Selena karena itu Raen langsung menengok kearah Selena.
"Ada apa Sel? ada yang perlu dibantu?" Raen bertanya.
Selena mengangguk. "Iya kak, Selena mau tanya nih kak, Selena hari ini dapet kerja bagian apa kak?" Selena bertanya.
Raen tampak terdiam sejenak, kemudian Raen meraih ponselnya.
"Lo dapet bagian web Sel. Lo tinggal upload foto foto yang dikirim diemail itu sama artikelnya,"
__ADS_1
"Bukannya pembagian kerja udah dishare dari jauh jauh hari, kenapa tanya lagi?" lanjut Raen. Mungkin Raen tidak suka jika orang orang yang sudah dikasih tanggung jawab eh masih bingung dengan tugas yang akan ditanggung.
Selena hanya bisa tersenyum manis. "Selena tau kok, cuman Selena tadi mau memastikan apakah benar tugas Selena bagian itu." ungkap Selena.
Raen mengangguk anggukan kepalanya.
"Kalau begitu Selena pamit kak, Selena mau langsung ngerjain tugas biar cepat pulang." ucap Selena.
Raen tersenyum sambil mengangguk anggukan kepala.
Selena meraih komputer sekolah yang memang sudah tersedia diruang teather. Selena merasa kurang cocok dengan partner kerja kali ini, Selena bagikan babu karena selalu disuruh suruh, padahalkan seharusnya satu pekerjaan harus diselesaikan dua orang, tapi kenapa partner kerja Selena ini berbeda.
Selena merenggangkan kedua tangannya. Punggung Selena pegal sekali rasanya. Selena ingin cepat cepat pulang agar punggung Selena bisa merasakan empuknya ranjang.
"Kak Sab, aku udah selesai nih, tolong dicek." Selena bangkit.
Sabrina menatap Selena. "Lo bener bener udah nyelesaiin itu semua? Lo udah ngerasa bener gak pas ngerjain? takutnya nanti salah, bikin gue harus banyak revisi deh." keluh Sabrina.
'Hidih lagian Lo cuman ngomong kurangnya dimana bukan Lo yang edit, Lo kan cuman jagonya suruh suruh' batin Selena didalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ada yang inget Sabrina itu siapa?
Wah wah wah masih pada inget gak nih?
kira kira author butuh berapa bab buat nyelesaiin cerita ini?
sejujurnya author udah gak sanggup sih nyelesaiin project ini karena author super sibuk banget dan jarang ada waktu luang.
Tapi sedikit demi sedikit author bakal upload bab bab terbaru walaupun gak setiap hari, mohon dimaklumi guys.
__ADS_1
Salam hangat dari Author
Alfaedaas