My Ketos

My Ketos
47


__ADS_3

Bagas dari belakang tubuh Selena yang mendengar percakapan antara Bunda dan Selena ingin nimbrung.


“Bunda tanya gak mau dimana adik ku dibawa sama Viano?” tanya Bagas kepada Bundanya.


“Awas nanti malah Selena pulang pulang hamildul.” ucap Bagas.


Selena dan Bunda Irama melotot marah dengan ucapan yang dilontarkan Bagas.


“Bagas omongannya dijaga dong nak.” nasehat dari Bunda Irama.


Bagas mengangguk sambil menunduk karena takut akan dimarahi Bundanya lagi.


Saat Selena sedang makan , terdengar suara montor yang kurang familiar ditelinga Selena,  sepertinya montor itu berhenti tepat didepan rumah Selena, siapa yah yang memakai montor itu?. Jarang sekali ada suara montor dikomplek perumahan rumah Selena.


Viano masuk kedalam rumah Selena. Viano menghampiri Selena yang masih sarapan.


“Selamat pagi.” Viano menyapa.


Selena kaget karena kedatangan Viano, hampir saja Selena akan tersedak.


“Lena.” Viano memanggil Selena.


Selena menatap Viano. “Aduh ngapain sih, gue belum mandi yah.” Selena berdiri dan melangkah menuju kekamarnya untuk mandi terlebih dahulu.


Bagas cekikikan melihat Viano yang ditinggal Selena. “Maklumin aja bro, cewek kalau pergi kan harus perfect dulu.” ucap Bagas.


Viano mengangguk membernarkan kalimat Bagas.


Selena keluar dari kamarnya kurang lebih setelah 1 jam, Viano dengan sabar menunggu Selena. Karena menunggu Selena terlalu lama, Bagas mengajak Viano bermain game agar Viano tidak boring.


Selena melangkah menuju lantai bawah, Selena terlihat casual dengan memakai oufit tanktop warna putih, kardigan warna hijau lumut dan celana kulot warna hitam, sangat kekinian bukan?. Selena kelihatan mempunyai aura girl crush sekali, sedangkan Viano memakai kaos putih bertuliskan ‘Never’, celana jeans hitam dan tidak lupa sepatu brandednya.


Viano yang melihat Selena datang langsung tersenyum. Padahal Viano kurang yakin Selena bisa diajak pergi setelah Viano ketahuan pergi bersama Dania.


“Mau kemana emangnya?” Selena bertanya


“Jalan jalan.” jawab Viano.


Viano memberikan helm kepada Selena, Selena menatap bingung helm itu. “Kita mau jalan jalan kemana? kok dimobil bawa helm sih?”


Viano menggeleng. “Gue gak bawa mobil, gue sekarang pakai montor.”


“Tumben kok jarang dipakai sih?” Selena bertanya.


“Biar seru aja, gak bosen pakai mobil terus.” padahal sebenarnya alasan Viano memakai montor bukan karena ini.


Selena mengangguk anggukan kepalanya dan tidak bertanya kembali.


Selena dan Viano pamit untuk pergi kepada Bunda dan Bagas. Bagas sebenarnya mau ikut tapi mendapat pelototan dari Bunda Irama membuat Bagas mengurungkan niatnya.


“Hati hati yah Sel, Vin.” ucap Bunda Irama.

__ADS_1


Viano mengangguk, Selena juga mengangguk.


Bagas menepuk bahu Viano, “hati hati bro bawa montornya.”


Viano dan Selena segera pergi, Viano membawa montor dengan kecepatan lambat, itung itung buat memperlambat pulang karena Viano masih kangen dengan Selena.


Viano membawa Selena menuju hutan, Selena terlihat sangat antusias.


“Wah sejuk banget, udah lama gue gak kesini.” ungkap Selena.


Viano tersenyum melihat gurat kebahagian dari wajah Selena. Mood Selena sepertinya sedang baik pikir Viano.


Viano menghentikan laju roda montornya. Selena kebingungan padahal sedang asik menikmati pemandangan kenapa berhenti tiba tiba.


“Kenapa berhenti Vin?” tanya Selena kepada Viano.


“Lo gak mau foto foto disini? disini pemandangannya bagus.”


Selena mengangguk anggukan kepalanya, “bener juga yah, kalau begitu fotoin dong.”


Tak lupa mereka berdua berswa foto, kali ini Viano akan mengupload kebersamaannya bersama Selena diakun media sosial Viano.


(bayangin aja strip dibawah adalah foto)


*


*


Unggahan Viano pun mendapatkan banyak komentar dari teman temannya dan netizen, maklumin aja Viano adalah selebgram.


Agli waduh no coment


Revendoo Gercep amat bapak @Vnalex pasti @Agli sedang nangis dipojokan sekarang


S S1 akhirnya babang tamvan upload, tapi kok sama gandengannya sih? jadi kesel aku.


VnSelena baru tahu kalau diupload


Dania camelia Simpanan


Auzi_ endrea Gak ajak ajak nih @VnSelena


VnSelena Sorry @Auzi_endrea


Selena dan Viano sudah berada dicafe outdoor ditengah hutan. Selena menatap Viano penuh intimidasi. Viano yang merasa ditatap Selena akhinya menatap balik Selena.


“Tumben lo upload foto kita berdua? ada maksud apa nih?”


“Gak ada maksud apa apa.”


“Lo juga belum pernah upload foto bareng kak Dania, tapi kenapa foto sama gue lo upload?” Selena bertanya karena penasaran.

__ADS_1


Viano menatap Selena lekat lekat. “Yah karena lo pemenang hati gue.”


Jawaban singkat dari Viano membuat Selena jadi salting tujuh  keliling. Omaygat jangan sampai Selena mleyot ditempat umum.


“Gimana es cream vanila punya lo?” Selena berusaha mengubah topik pembicaraan.


“Biasa saja seperti es cream pada umumnya.” jawaban dari Viano.


‘Aduh jantung gue gak bisa dikondisikan gara gara perkataan nih laki.’ batin Selena


Selena berusaha mengontrol hatinya terlebih dahulu, setelah tenang Selena bisa menatap wajah Viano.


“Yuk pulang, takutnya nanti kehujanan.” Selena berusaha mengajak Viano pulang.


Viano mengangguk menuruti keinginan calon istrinya itu.


Selena dan Viano pulang kerumah dengan selamat. Viano pamit kepada Bunda Irama untuk pulang kerumah karena sudah malam.


Selena seperti biasa akan berangkat kesekolah bersama Viano. Viano pagi pagi sudah sampai dirumah Selena, Selena jadi bingung Viano sudah sarapan atau belum yah?


Selena duduk dikursi meja makan, “lo udah sarapan belum?”


Viano menggeleng menanggapi pertanyaan dari Selena.


“Oke, lo harus ikut makan disini.” perintah Selena.


Tanpa menunggu jawaban dari Viano, Selena mengambilkan makanan yang tersedia diatas meja makan dan menyediakan diatas piring, setelah penuh Selena memberikan piring itu kepada Viano.


“Makan.” Selena sudah seperti seorang istri yang menyiapkan makanan kepada Suami.


Viano mengangguk dan memakan makanan yang disiapkan istrinya eh salah maksudnya Selena.


Setelah sarapan dan sudah selesai siap siap untuk berangkat sekolah, Selena dan Viano pamit berangkat sekolah ke Bunda Irama.


Viano kali ini membawa montornya. Selena tidak protes kepada Viano jika sekarang Viano sering memakai montor.


Sampai diparkiran semua mata para siswi menatap Selena iri, kenapa sih kalau Selena sedang bersama Viano pasti banyak yang menatap Selena iri, apa mereka gak cukup dengan pacar mereka masing masing?


“Gue kekelas dulu yah.” Selena melangkah meninggalkan Viano.


Hari ini Selena akan mengikuti eskul cinematic. Selena sedikit lega karena bisa bebas dari eskul basket sementara waktu. Selena masuk kedalam ruang teather, Selena sudah disambut dengan lambaian tangan dari kakak kelasnya, siapa lagi kalau bukan Raen.


“Selamat siang semuanya.” Selena menyapa siswa siswi yang ikut eskul.


Semuanta membalas sapaan Selena dengan tersenyum, senyuman pun cukup untuk membalas sapaan.


Eskul cinematic dimulai, Raen terlihat selalu mendekat kearah Selena. Banyak siswa siswi yang melihat kedekatan Raen dengan Selena itu menjadi iri.


~~


Raen suka sama Selena? Waduh Viano bakal marah gak yah?

__ADS_1


lanjut up gak nih?


__ADS_2