
Selena jadi baper sendiri deh kalau begini.
"Lo jadi mau pulang?" Selena bertanya kepada Viano.
Viano menggeleng. "Enggak, kan udah ketemu sama Lo." jawab Viano
Selena menggeleng geleng. "Udah Sono Lo kalau mau pulang, udah mau malem nih." Selena berusaha membuat Viano untuk pergi dari rumah Selena.
"Baru tau , kalau ada cewek yang gak terima cowoknya kerumah." ungkap Viano.
"Yah tadikan Lo emang niatnya udah mau pulang." Selena tidak mau kalah.
Viano menggeleng. "Gak jadi, aku mau ketemu kamu aja."
"Nih gue bawa banyak makanan, kesukaan Lo." Viano memberikan banyak kantong plastik yang berisikan makanan.
Bagas menyerobot mengambil kantong plastik pemberian Viano.
"Dari tadi gue tunggu biar selesai debatnya akhirnya selesai juga. Perut gue laper nih butuh makan." ucap Bagas.
Selena menepuk bahu kakak laki lakinya itu. "Malu maluin aja kayak gak pernah makan."
"Gue lima belas menit yang lalu udah makan sih tapi perut gue minta diisi lagi dek. maklumin Abang Lo yah." Bagas langsung memakan lahap makanan pemberian Viano.
"Vin. makanannya enak enak. makasih Lo."
Selena menepuk jidatnya. "Harusnya gue yang makan dan ngucapin terima kasih."
"Maafin Abang gue yang gak punya sopan santun yah." Ucap Selena.
__ADS_1
Viano mengangguk sebagai respon dari perkataan Selena.
"Lo gak makan makanan yang gue beliin Sel?" Viano bertanya kepada Selena.
Selena menatap Viano, "ini baru aja mau ambil crepes" Selena mengambil salah satu makanan dan memasukan makanan itu ke mulutnya.
Hening menerpa Bagas Selena dan Viano, maklum mereka bertiga sedang fokus menghabiskan makanan yang ada.
"Tadi rapat apa sih? kok sampai lupa ngabarin gue?" Selena bertanya kepada Viano.
"Ada rapat penting dan itu rahasia. Hanya para OSIS yang tau." tidak mungkinkan jika Viano membocorkan jika rapat itu hanya akal akalan Dania, bisa terjadi perang dunia ketiga nanti.
Selena tiba tiba mendekat kearah Viano, Selena berbisik bisik. "Emangnya nanti disekolah bakal ada event besar besaran yah sampai masyarakat umum sekolah gak boleh tau yah?" Selena berusaha menebak nebak walaupun kenyataannya tidak ada.
Viano menggeleng kemudian menempelkan jari tengahnya didepan bibir. "Rahasia." bisik Viano.
Selena mencebikan bibirnya. "Kenapa juga harus dirahasiakan sih padahal juga besoknya bakal tau." ucap Selena.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seperti biasa Viano pagi pagi sudah sampai dirumah Selena. Dan seperti biasa Selena masih bersiap siap. Selena meraih salah satu lipstiknya, Selena memoles lipstik itu diatas bibir ranumnya.
"Wah cantik banget hasilnya. gue mah cantik gak pake apa apa juga masih cantik." gumam Selena.
Setelah selesai bersiap siap, Selena segera turun menuju keruang dimana Viano sudah menunggu Selena.
"Met pagi pacar ku." Selena berteriak.
Bagas yang sedang makan hampir saja tersedak mendengar kalimat yang dilontarkan dari mulut Selena.
__ADS_1
"Buset telinga gue gak bermasalah kan? kok tiba tiba denger kalimat alay sih." ungkap Bagas.
Bagas menatap Viano, yang ditatap ternyata masih sibuk memperhatikan Selena. Sebenarnya Viano itu salting karena jarang jarang Selena manggil Viano pacar biasanya juga Lo gue.
Bagas menepuk pundak pacar adiknya itu.
"Sadar woi." ucap Bagas.
Akhirnya Viano sadar. Hati Viano berdebar sebar sekarang. Kalau didefinisikan hari ini mood Viano langsung naik saat dipanggil pacar oleh Selena.
"Lo udah sarapan?" Selena kembali seperti awal, kenapa sih kalau romantis cuman beberapa detik aja?.
Viano menggeleng. "Gue langsung kesini seperti biasa dan belum sarapan." jawab Viano.
"Yaudah yuk ikutan sarapan sama gue."
Selena baru keluar dari kelasnya. Baru dan Auzi mengikuti Selena dari belakang tubuh Selena.
"jawaban fisika nomer empat itu apa sih?" Auzi bertanya kepada kedua temannya.
"gue tadi jawab A sih." Baru menjawab.
"Ih kok gue jawabnya D sih. Sel Sel kalo Lo tadi jawabnya apa Sel?"
Selena diam sebentar. "Gak tau gue lupa tadi jawab apa."
Auzi mendengus kebiasaan Selena pelupa.
Auzi tiba tiba melihat Dania yang sedang berbincang bincang dengan siswi perempuan tapi sepertinya siswi itu bukan teman Dania.
__ADS_1
......................
See you next chapter guys. Maklumin yah kalau author up ceritanya jarang, author lagi sibuk banget dan kadang juga males up nya.