
"Jadi kau sudah tau semuanya ???' tanya Randi saat Rendi datang menemuinya dengan raut wajah emosi.
"Apa kau bodoh???! bisa bisa nya selama ini kau hanya diam saat mengetahui wanita ular itu membunuhmu ??!" ucap Rendi emosi.
"Lalu aku harus bagaimana disaat Wanita yang kucintai lebih mencintai saudara ku sendiri ??!" ucap Rendi lemas.
"Sejak kapan kau menyembunyikan ini semua ???!' tanya Randi sedikit memelan.
"Entahlah, semua terjadi begitu saja dan mungkin dia sudah tak tahan dengan ku karena aku bukan pria yang ia cintai" ucap Randi mengingat malam itu, malam dimana nyawanya hampir terenggut karena kecelakaam yang ia alami.
FLASHBACK ONN...
Randi masih berkutat dengan berkas berkas nya , ia sangat sibuk hari hingga membuatnya tak bisa menghubungi seseoarng, ya Indah kekasihnya, wanita yang sangat dicintai oleh Randi . namun sedari tadi Randi mencoba menghubungi Indah tak ada respon. apa Indah sedang sibuk batin Randi.
Setelah pekerjaan nya selesai Ia ingin segera pergi ke apartemen Indah untuk menemui Indah karena sangat merindukan wanita nya itu.
Randi ingin cepat cepat menyeselesaikan pekerjaan nya agar ia bisa menemui Indah di aparteemen nya.
Namun sebelum ia menemui Indah ternyata wanita yang ia cintai itu lebih dulu datang kekantor Randi yang membuat Randi senang dan menghambur ke pelukan wanita yang berprofesi seorang dokter Obgyn di salah satu klinik milik Papa Indah.
"Sayang...kok nggak ngabarin kalau mau dateng, lagian juga kenapa nomer kamu nggak aktif seharian ??' tanya Randi memeluk wanitanya itu sedangkan Indah hanya diam saja tak merespon.
"Aku kangenn" ucap Randi dan Indah masih diam saja membuat Randi heran karena tak biasanya Indah bersikap dingin.
"Apa terjadi sesuatu hmmm??" tanya Randi khawatir melihat kekasihnya hanya diam saja.
"Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.." ucap Indah terlihat serius dan keduanya duduk disofa milik Randi.
"iya sayang.. apa yang ingin kau katakan???"
"2 minggu yang lalu aku melihat Rendi dengan seorang wanita dan dia kelihatan nya sedang bertengkar.." ucap Indah.
"Ohh ya mungkin itu pacarnya , memangnya kenapa ???' tanya Randi binggung tiba tiba Indah menananyakan Kakak kembarnya itu.
"Apa mereka putus ???!" tanya Indah .
__ADS_1
"Sepertinya begitu, aku jarang melihat mereka berdua " ucap Randi.
"Dan aku ingin kita putus saja ??!!!" ucap Indah yang membuat Randi terkejut bukan main.
"Apa maksud mu ??? apa kau bercanda , bahkan kita sudah merencanakan menikah !!' ucap Randi terlihat frustasi.
"Itu hanya rencanamu dan aku masih belum menyetujui nya " ucap Indah yang memang benar , Randi memang sudah melamar Indah dan membicarakan pernikahan namun Indah belum memberikan jawaban dan sekarang Indah malah ingin putus darinya, ada apa sebenarnya ini.
"Apa alasan mu ingin putus dari ku ???" tanya Randi yang kini sudah mulai tennag walaupun hatinya hancur.
"Karena sejak awal aku tak pernah mencintaimu .." ucap Indah yang menjadi pukulan terpahit untuk Randi.
"Selama ini yang kucintai itu Rendi bukan kamu,, yang ku inginkan itu Rendi bukan kamu, maafkan aku, aku berusaha mencintaimu namun sepertinya perasaan ku masih untuk Rendi" ucap Indah jujur yang membuat Randi benar benar terpukul mendengar wanitanya itu lebih mencintai kakaknya dari pada dirinya.
"Apa kau mencintaiku Randi ????" tanya Indah.
"Ya tentu saja aku sangat sangat mencintaimu..." ucap Randi lirih.
"Jikq begitu bisakah kau melepaskan ku dan melihat aku bahagia dengan kakak mu ???" tanya Indah dan Randi hanya diam.
"Apa yang membuatmu lebih mencintai Rendi dari pada aku ??" Tanya Randi karena jika dilihat secara fisik mereka bukankah sama saja, sama sama tampan.
"Hmm Entahlah, aku juga tak mengerti apa yang membuatku bisa lebih mencintai Rendi, ahh ya mungkin karena dia lebih kaya dan mapan darimu" ucap Indah yang membuat Randi menggepalkam tangan nya.
Ya memang Randi berbeda dengan Rendi, selama ini Rendi bisa memiliki perusahaan berkat bantuan sang papah dan Rendi kakaknya sedangkam Rendi bisa mendirikan banyak perusahaan dengan tangan nya sendiri tanpa bantuan siapapun, ya memang itu kenyaataannya yang harus diterima oleh Randi karena mencintai orang yang salah.
Randi berjalan keluar dari kantornya dan ia ingin pergi ke club sekedar menghibur diri dari rasa sakit yang baru saja ia dapatkan.
Ia melajukan mobilnya sangat kencang hingga ia tak melihat didepan ada truk yang sedang melintas, ia menginjak rem nya namun tak ada respon apapun hingga ia menabrak truk karena ternyata Rem mobilnya blong.
mobil Randi rusak parah dan ia juga tak sadarkan diri, beruntung banyak orang yang segera membawanya kerumah sakit dan segera ditangani disana.
Namun akibat parahnya luka ia mengalami koma , dan sebelum koma ,Rendi yang baru saja tiba sempat berbicara dengan Randi yang akhirnya tak sadar diri dan koma
FLASHBACK OFF...
__ADS_1
"Sekarang wanita itu mengaku jika dirinya hamil" ucap Rendi sinis.
"Jadi apa Kau ???" tanya Randi yang sudah menduga jika Indah akan melakukan hal licik ini lagi.
'"Dia pikir aku pria bodoh yang bisa di bodohi, " ucap Rendi masih sinis dan Randi mempercayai itu, Saudaranya itu memang lebih cerdas dari dirinya .
"Lalu apa yang akan kau lakukan ??' tanya Randi.
"Aku akan membawa nya kepenjara sebelum ia melukai lebih banyak orang lagi" ucap Rendi terlihat raut wajah sedih Randi.
"Apa kau masih sangat mencintai wanita psyhco itu??? " picing Rendi kala melihat wajah saudaranya yang terlihat muram.
"Aku hanya berpikir jika dia benar benar mengandung anakmu apa kau tak menyesal melakukan itu pada nya ???" tanya Randi membuat Rendi terbahak.
"Apa kau pikir aku Gila ??? aku tak mungkin bermain ceroboh jika tidak dengan wanita yang kusukai ???" ucap Rendi.
"Ahh jadi pembantu itu yang kau cintai pantas saja kau menghamilinya" ucap Randi mengejek.
"Jangan mengatakan dia pembantu, dia sekarang kakak iparmu.. kau ingat itu" ucap Rendi tak suka dengan ucapan Randi.
"Ya ya baiklah... sudah sana pulanglah aku takut terjadi sesuatu pada istri kesayangnmu itu" ucap Randi.
"Tak perlu khawatir, aku sudah menyuruh orang untuk menjaganya " ucap Rendi.
Setelah mengatakan itu ponsel Rendi berdering dan ia melihat Orang yang ia suruh untuk ke apartemen menjaga Dara meneleponya.
"Kenapa ????" tanya Rendi .
"Bosss.. maafkan kami nona Dara mengalami pendarahan dan kami sedang perjalanan kerumah sakit"
"Apa ...???! bangsattt ??!!! " Rendi terlihat marah ssontak membuat Randi terkejut dan berpikiran pasti ada sesuatu yang terjadi pada Dara.
Bersambung...
Jangan lupa like vote dan komen..
__ADS_1
.