
Setelah mengantar Dara berbelanja susu ibu hamil disupermarket, Rendi mengantar Dara pulang kemansion sebelum Ia kembali ke kantor karena Rendi siang ini memang menyempatkan pulang sebentar untuk menemani Dara belanja. Rendi tak ingin Dara belanja sendirian yang berakhir mendapat kenalan seorang pria lagi seperti yang terjadi kemarin.
Possesif ? ya Rendi memang sangat possesif jika ini menyangkut Dara.
"Kamu ngerasa ada aneh nggak sih sama Kinan?" tanya Dara sewaktu mereka masih dimobil.
"Aneh gimana?"
"Ya aneh aja, tumben banget dia kayaknya mau ngehindarin kamu." jelas Dara.
"Ya bagus dong." jawab Rendi santai.
"Ih kamu mah gitu kalau diajak ngomong!" kesal Dara membuat Rendi hanya terkekeh.
"Trus aku harus gimana sih sayang? kan malah bagus kalau dia gitu berarty dia udah sadar sama posisinya dan nggak tertarik lagi sama aku." jelas Rendi yang hanya membuat Dara manggut manggut.
"Iya juga sih yaa."
"Dari pada dia bersikap aneh aneh trus ngebuat istri aku cemburu." imbuh Rendi lagi dan kali ini Dara tersenyum setuju dengan ucapan Rendi.
Mobil Rendi kini sudah sampai dimansion.
"Kamu yakin nggak mau turun dulu makan siang bareng aku?" tanya Rendi.
"Nggak lah, aku jam satu ada meeting sayaang! nanti aku makan siang disana aja yang penting aku udah ngajakin istri aku ini jalan jalan biar dia nggak jalan sendiri trus ketemu pria asing lagi." sindir Rendi.
"Makasih sayang. .. jangan lupa makan siang yaa?" kata Dara sambil mengecup bibir Rendi.
Saat Dara hendak keluar tangan nya ditahan oleh Rendi dan tanpa mengatakan apapun Rendi langsung ******* habis bibir Dara.
"Ugh..." Dara melengguh akibat ******* yang Rendi berikan.
"Kamu nakal banget sih, tau aku masih harus kerja main nyosor aja! kalau si otong bangun mau tangung jawab." kata Rendi yang hanya mendapatkan kekehan dari Dara.
__ADS_1
Dara keluar dari mobil dan Rendi segera melajukan mobilnya meninggalkan mansion.
....
"Gue nggak bisa ikut kerja kayak Lo." kata Siti melihat Fitri yang sudah berpakaian rapi dan akan berangkat.
"Kenapa?" tanya Fitri.
"Gue takut kalau sampai anak gue kenapa napa." kata Siti lagi yang sudah memberitahu Fitri tentang apa yang kini Ia alami.
"Trus kalau Lo nggak mau kerja kayak gini, mau kerja apa? Lo pikir gampang nyari kerja kalau tau Elo udah bunting." Kata Fitri yang membuat Siti hanya menunduk.
"Tapi itu semua ya terserah Elo, Gue sebagai temen cuma bisa kasih saran itu aja sih." kata Fitri "Gue berangkat dulu yaa, Lo disini dulu aja sama Lo pikirin dulu oke." kata Fitri berlalu pergi meninggalkan Siti.
Siti termenung sambil sesekali meyeka air matanya, Siti menangis, ya dia menangis. Siti tak tau lagi apa yang harus dia lakukan sekarang, dia sudah dibuang kekasihnya, bahkan orangtua Siti pun mengusirnya, apa yang harus Ia lakukan sekarang? dengan siapa Ia harus minta tolong kali ini.
Siti menangis sesenggukan sambil memikirkan apa yang harus Ia lakukan.
Cukup lama Siti termenung hingga Ia mendengar suara seseorang yang mendobrak rumah Fitri.
BRAKKKK....
"Duh om pelan pelan dong, bisa rusak pintu gue nanti." Suara itu terdengar seperti suara Fitri batin Siti.
Siti pun memberanikan diri mengintip dari pintu yang Ia buka sedikit.
"Apa Fitri mengajak pelanggan nya kerumah ini?" batin Siti penasaran.
Siti yang takut ketauan mengintip akhirnya Ia mengintip melalui lubang kunci untuk mengetahui apa yang terjadi diluar kamar. beruntung kamar dirumah Fitri ada 2 jadi ia bisa menggunakan satu.
Belum sempat Siti mengintip, Ia sudah mendengarkan suara Fitri lagi namun bukan suara obrolan, suara itu terdengar seperti desahan dan erangan dari suara pria yang Siti yakini bukan hanya 1 pria namun 2 pria karena suaranya berbeda.
"Astaga, apa Fitri melakukan diruang tamu?" batin Siti mendengar suara yang sangat jelas karena letak kamar yang dipakai Siti bersebelahan dengan ruang tamu.
__ADS_1
Karena penasaran sekali Siti akhirnya mengintip dilubang kunci dan betapa terkejutnya Siti melihat Fitri melayani 2 pria sekaligus.
Satu pria berada dibawah dan satu pria lagi tampak berdiri dibelakang Fitri.
Siti terlihat membegap mulutnya tak percaya, jika dilihat bukan nya merasa kesakitan karena perlakuan dua pria sekaligus namin yang terdengar hanyalah desahan kenikamatan dari Fitri.
"Apa Fitri sudah gila?" batin Siti lagi dan segera mengunci pintu kamarnya, takut jika salah satu pria itu masuk dan menyerangnya.
Siti duduk dilantai memeluk kedua kakinya, takut.. ya perasaan itu yang Siti rasakan kali ini. Siti memang tidak munafik, Ia pernah melakukan itu semua namun hanya dengan satu pria dan itu pun dengan pria yang menjadi kekasihnya tentu saja pria yang Ia cintai.
Siti masih tak bisa membayangkan jika Ia melakukan pada orang lain yang tak Ia cintai. Tidak.. Siti tidak akan pernah melakukan itu.
Lebih baik Siti mencoba meminta maaf pada Dara dan meminta bantuan Dara, tak peduli jika nanti Dara akan menertawakan nya ataupun menghina Siti seperti Siti dulu menghina Dara asal Siti tidak disini, tidak bekerja untuk melayani pria hidung belang seperti Fitri.
Pagi hari saat Siti bangun, Siti membuka pintu kamar dan terkejut melihat Fitri tergeletak di sofa dalam keadaan tubuh telanjang dan hanya ada selimut kecil yang menutupi dada hingga paha nya saja dan diatas meja ada segepok uang ratusan ribu yang Siti yakini dari pria yang dilayani Fitri semalam.
"Fit... bangun... Lo nggak apa apa?" tanya Siti terlihat menggerakan badan Fitri agar bangun.
"Ughh.. apa sih Sit.. pagi gini udah ganggu aja." kata Fitri masih memejamkan mata.
"Lo nggak apa apa kan? Lo telanjang kayak gini gimana kalau ada orang masuk." tanya Siti.
"Biarin aja napa sih, orang udah pada liat tubuh gue juga, udah ah dari pada Lo gangguin Gue ambil uang itu trus beli sarapan sana." kata Fitri menunjuk gepokan uang ratusan ribu yang ada dimeja.
"Gue takut keluar rumah sendirian." kata Siti mengingat rumah Fitri terletak dikomplek pelacuran.
"Ya udah sana makan seadanya aja yang ada dikulkas, dan berhenti ganggu gue! gue capek ." keluh Fitri.
Siti hanya menggelengkan kepalanya, gimana nggak capek Fit, Elo aja digempur sama dua pria sekaligus batin Siti bangkit lalu berjalan menuju dapur.
BERSAMBUNG....
JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN YAA...
__ADS_1