
"Jadi masih tak ada yang maju dan mengakuinya ????" tanya Rendi tersenyum menyerigai. Terlihat semua pengawal disana tampak kebinggungan . Sebenarnya siapa yang dimaksud Tuan mereka Itu.
"Baiklah... jika tak ada yang mau mengaku dan maju aku akan mencari nya sendiri" ucap Rendi tampak berjalan untuk mendekat pada seseorang.
BUGGGGGGGHHHH.....
"Aku sudah memberimu kesempatan untuk mengakui kesalahan mu dan kau malah ingin mendapatkan hukuman lagi ??? baiklah rasakan saja ini" Ucap Rendi memukuli Salah satu pengawalnya dengan beringgas membuat semua orang yang ada disana terkejut melihat Tuan nya memukuli salah satu pengawal nya yang tak lain adalah Riki pengawal termuda dan tertampan disana.
Tak ada yang berani membantu Riki saat sudah ambruk akibat pukulan dari Rendi yang brutal, tentu saja mereka takut karena yang memukul itu Tuan mereka , tak ada yang berani membela Riki meskipun Semua orang yang disana binggung kenapa Tuan nya memukuli Riki hingga begitu Brutalnya padahal jika dipikir pikir Riki adalah salah satu pengawal yang cukup diam dan tidak pernah macam macam.
Rendi terus saja memukuli hingga Tangan nya berdarah, sedangkan Itu Riki yang diperlakukan seperti itu hanya diam tak membela dirinya karena memang ia sadar jika ia telah bersalah.
Rendi berhenti memukul kala ia melihat Riki sudah babak belur dan pingsan karena nya.
"Bawa Bajingaan ini pergi dari sini dan untuk kalian semua yang berani mengkhianati ku seperti yang dilakukan ******** ini , aku akan melakukan lebih dari ini !!!!" Gertak Rendi yang langsung saja diangguki oleh para pengawalnya namun mereka juga masih penasaran sebenarnya apa yang dilakukan oleh Riki hingga Tuan nya semarah itu.
"Tuan tangan Anda terluka " ucap Salah satu pengawal melihat tangan Rendi yang berdarah akibat memukul Riki.
Rendi hanya melirik tangan nya kemudian tersenyum puas, yaa ia puas telah menghabisi Riki dengann tangan nya sendiri. Riki pengkhianat itu pantas mati namun jika ia ingat akan Adik dan ibu nya Riki yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan, Rendi mengurungkan niatnya untuk membunuh Riki. Rendi masih mempunyai hati untuk melakukan itu semua pada Riki .
FLASHBACK ON...
Seorang pengawal memasuki ruangan Rendi membawa seseorang yang tak Rendi kenal.
"Tuan..."
"Siapa Dia???" tanya Rendi melihat pria yang dibawa oleh salah satu pengawalnya.
"Dia Riki Tuan... Dia ingin bekerja kepada Tuan karena sedang membutuhkan banyak uang" ucap Pengawal itu.
"Apa yang bisa kau lakukan untuk ku ?" tanya Rendi pada Riki yang terlihat masih gugup.
"Saya akan melakukan apapun yang Tuan suruh dan saya akan menjaga kesetiaan saya untuk Tuan " ucap Riki mantap.
"wahhh ... bagus... aku suka dengan ucapanmu !!! ucap Rendi tersenyum.
"Terima kasih Tuan ..."
"Dan untuk tugas pertama mu , cari bukti tentang perselingkuhan Wanita ini " ucap Rendi melemparkan sebuah Foto seorang wanita pada Riki. Riki menerima foto itu lalu mengangguk paham.
__ADS_1
"Jika kau berhasil dengan Tugas pertama mu aku akan memberikan mu 20jt " ucap Rendi membuat Riki terkejut sekaligus tergiur.
"Baiklah tuan...saya akan melakukannya sekarang " ucap Riki dengan senang nya , ia tergiur dengan Uang 20 juta yang sangat ia butuhkan saat ini.
Tak banyak bicara, Riki keluar dari ruangan Rendi dengan membawa foto yang akan membuatnya mendapatkan uang.
Seminggu berlalu Rendi dan Riki nampak memasuki sebuah club malam, Riki menjemput Rendi dan mengatakan jika Rennata kekasih Rendi yang ada difoto yang minggu lalu diberikan oleh Rendi itu tengah berada disini dengan seorang Pria.
Rendi berjalan santai mengikuti langkah Riki hingga ia terlihat menyerigai kala melihat Rennata yang baru satu bulan ini menjadi kekasihnya tengah memeluk seorang pria . Segera Rendi menghampiri meja Rennata dan pria itu.
"Sayang ...apa yang kau lakukan disini ???" Tanya Rendi yang kini duduk disamping Rennata membuat Rennata terkejut kemudian melepaskan pelukan nya membuat pria yang ada disampingnya itu terkejut.
"Rendi... aku ...aku..."
"Kau kenapa ??? kenapa kau segugup itu melihatku.. apa kau melihat hantu ??' tanya Rendi masih santai.
"Sayang siapa pria ini" ucap Pria disamping Rennata membuat Rennata bertambah gugup.
"Wah hebat sekali dia juga memanggil mu sayang.." ucap Rendi dengan nada menyindir.
"Tentu saja karena aku kekasih nya " ucap pria yang kini merangkul Rennata .
"Sudahlah, kau sudah ketauan sekarang , tak perlu mengelak lagi ... kita putus saja. lanjutkan kegiatan mu itu " ucap Rendi yang kini meninggalkan Rennata membuat Rennata panik setengah mati.
"Tidak Rendi .. aku tak mau putus dengan mu ?!!' ucap Rennaata mengengam tangan Rendi dan menjadi bahan tontonan orang orang yang disana.
"Terserah , mau tidak mau aku akan tetap menganggap putus " ucap Rendi hendak meninggalkan Rennata.
"Aku selingkuh karena kamu yang jarang memberikan perhatian padaku .. maafkan aku tapi jangn tinggalkan aku " ucap Rennata terlihat menangis .
"Karena aku sibuk dan aku harus mendapatkan banyak uang untuk membiayai hidup wanita matre sepertimu" ucap Rendi kemudian melepaskan tangan nya dari genggaman Rendi dan pergi menjauh sedangkan Rennata tak menahan lagi ia menangis di tengah kerumunan yang melihat kearahnya.
"Kerja mu bagus jugaa..." ucap Rendi pada Riki yang tengah mengemudikan mobilnya .
"Terimakasih pak... Anda jadi kan membayar 20 juta ???" tanya Riki sedikit tak enak.
"Tentu...aku akan mentransfer uang nya ke rekeningmu sekarang" ucap Rendi nampak mengeluarkan ponselnya dan meminta nomer rekening Riki.
"Lihat... aku sudah mentransfernya " ucap Rendi memperlihatkan hasil bukti Transfer.
__ADS_1
"Terimakasih pak...terima kasih banyak.." ucap Riki dengan raut senang nya.
"Pak bolehkan jika saya mampir kerumah sakit sebentar ??" tanya Riki membuat Rendi binggung.
"Kau sakit ???' tanya Rendi.
"Tidak pak, bukan saya .. saya hanya ingin membayar biaya rumah sakit agar Ibu saya segera di operasi " ucap Riki.
"Ohh jadi uangnya kau gunakan untuk biaya ibumu.. apakah masih kurang ?"tanya Rendi.
"Tidak Tuan... lebih dari cukup karena biaya rumah sakit hanya 15 juta saja " ucap Riki yang hanya diangguki oleh Rendi.
Riki berhenti disalah satu rumah sakit dan memarkirkan mobilnya.
"Hanya sebentar pak..saya janji akan segera kembali.." ucap Riki.
"Biarkan aku ikut dengan mu " ucap Rendi yang membuat Riki terkejut namun Rendi membiarkan nya.
Selesai membayar biaya administrasi , Segera Riki bergegas untuk kembali ke mobil hingga Riki dan Rendi dikejutkan oleh seseorang yang memanggilnya.
"Kak Riki. " seorang wanita berumur 12 tahun menghampiri Riki dan Rendi.
"Kakak nggak liat ibu ??' tanya gadis kecil itu.
"Kakak masih kerja... kamu jagain ibu dulu yaa besok pagi kakak kesini dan ini buat beli jajanan" ucap Riki memberikan 2 lembar uang ratusan.
"Kakak sudah dapat uang banyak yaa ??" tanya adik Riki.
"Ya ... sekarang kamu harus fokus merawat Ibu.. kakak masih harus kerja " ucap Riki mencium kening adiknya dan terlihat adik kecil Riki mengangguk paham.
"Kau begitu menyanyanggi mereka yaa ??!" tanya Rendi saat berjalan keluar rumah sakit.
"Tentu pak.. hanya mereka lah yang saya punya didunia ini" ucap Riki dan Rendi mengangguk paham.
FLASHBACK OFFF..
Mengingat bagaimana awal ia memperkerjakan Riki dulu, Rendi masih tak menyangka Riki bisa mengkhianatinya seperti itu.
BERSAMBUNG...
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen...